7 Manfaat Beeswax (Lilin Lebah) untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Lebah tidak hanya menghasilkan madu, tetapi juga menghasilkan bee pollen dan lilin lebah alias beeswax. Sama halnya dengan madu, beeswax juga memiliki manfaat kesehatan untuk tubuh manusia. Namun, berbeda seperti madu, lilin lebah tidak dikonsumsi dengan cara dimakan atau diminum. Biasanya, beeswax diaplikasikan pada kulit, misalnya sebagai pelembap kulit dan bibir. Bisa  juga digunakan sebagai pengolahan, pengemasan, dan pengawetan beberapa makanan. Lalu, apa manfaat beeswax yang bisa kita dapatkan?

BACA JUGA: 4 Kebiasaan Buruk yang Membuat Kulit Berminyak Makin Parah

Apa saja manfaat beeswax?

Beeswax sering kali dikaitkan dengan manfaat kesehatan kulit. Tapi tunggu dulu, bagi yang tidak memiliki masalah kulit, jangan langsung skeptis, sebab Anda bisa mendapatkan manfaat lainnya. Berikut ini di antaranya beberapa manfaatnya:

1. Mengatasi peradangan kulit

Psoriasis dan eksim merupakan penyakit kulit yang membuat kulit menjadi gatal. Peradangan kulit kronis dapat terjadi ketika Anda mendapat penyakit ini. Beeswax merupakan pilihan yang tepat untuk beberapa kondisi kulit ini. Sama seperti madu, lilin lebah juga mengandung komponen antiperadangan, sehingga sangat baik digunakan untuk peradangan pada kulit. Sebuah penelitian yang dikutip oleh situs Draxe mengungkapkan madu dan campuran madu dapat digunakan untuk mencegah perkembangan bakteri yang dapat menyebabkan masalah pada kulit.

2. Melembapkan kulit

Lilin lebah merupakan bahan yang bagus untuk melembapkan kulit. Inilah kenapa beeswax sering dijadikan sebagai salah satu bahan dan komposisi pada beberapa produk perawatan kulit. Antioksidan yang terkandung di dalamnya mampu menangkal radikal bebas, serta memperbaiki kulit yang kering, kasar dan pecah-pecah. Berdasarkan buku yang berjudul How to Use Beeswax and Honey to Cure Skin Problems karya Gene Ashburner, yang dikutip Draxe, lilin lebah kaya akan vitamin A dan emolien yang dapat melembutkan dan menghidrasi kulit.

Salah satu keuntungan menggunakan pelembap yang mengandung beeswax adalah produk ini tidak memberikan efek penyumbatan pada pori-pori. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa menggunakannya dengan menambahkan minyak jojoba, serta beberapa tetes minyak vitamin E dan lidah buaya (aloe vera).

BACA JUGA: 4 Manfaat Vitamin E untuk Rambut

3. Melindungi hati

Korean Journal of Internal Medicine, dipublikasikan pada tahun 2013, mengungkapkan bahwa antioksidan yang terkandung di dalam beeswax dapat membantu melindungi hati. Tidak hanya itu saja, kandungan alkohol pun ditemukan pada sarang lebah. Para peneliti memimpin sebuah studi yang menggunakan alkohol lilin lebah untuk mengevaluasi tingkat aman atau tidaknya jika digunakan oleh orang dengan penyakit hati. Setelah 24 pekan dapat disimpulkan bahwa lilin lebah dapat membantu fungsi hati berjalan normal dan menurunkan gejala lemak hati.

BACA JUGA: Berbagai Pilihan Mengobati Penyakit Hati

4. Meredakan nyeri

Robekan kecil pada anus (fissura ani) memang sebuah kondisi yang tidak menyenangkan. Penelitian awal-awal merekomendasikan untuk menggunakan beeswax, madu, dan minyak zaitun untuk diberikan pada sekitar robekan selama 12 jam. Ternyata pengobatan tersebut dapat mengurangi sakit, berdarah, dan gatal akibat fissura ani. Memang diperlukan bukti lebih lanjut untuk melihat efektivitasnya.

Masih berdasarkan Korean Journal of Internal Medicine yang dipublikasikan pada 2014, antiperadangan pada lilin lebah mampu meredakan nyeri pada osteoarthritis. Sekitar 23 partisipan dalam penelitian tersebut mengalami pengurangan nyeri, kaku sendi, dan fungsi fisik.

5. Menghilangkan jerawat

Antibakteri, antiperadangan, dan antioksidan pada lilin lebah dikenal sebagai bahan alami yang baik untuk kulit berjerawat. Emolien dapat membantu kulit Anda menjadi lembut setelah penyembuhan jerawat. Namun, tentunya bahan ini akan berfungsi kalau Anda menyeimbanginya dengan diet yang sehat dan olahraga yang teratur.

6. Melembutkan bibir yang kasar

Bibir juga termasuk ke dalam kulit, hanya saja kulit bibir lebih tebal dibandingkan dengan kulit di bagian wajah. Jadi, beeswax juga bisa dijadikan untuk pelempap bibir. Tidak menyenangkan bukan, memiliki bibir kering dan pecah-pecah? Madu sendiri bisa dijadikan untuk sebagai bahan scrub bibir, maka untuk membuat pelembap bibir, Anda bisa mencampurkan madu dan lilin lebah.

BACA JUGA: Cara Membuat Scrub Bibir Alami Agar Bibir Lebih Lembut

7. Sebagai lilin relaksasi alami

Bagaimana ceritanya lilin lebah bisa dijadikan untuk mengurangi stres? Tentu kita tidak boleh lupa, nama dari bahan ini adalah ‘lilin lebah’, pastinya bisa dibuat dijadikan lilin relaksasi. Apa bedanya dengan lilin lain? Jelas beda, lilin yang dibuat dari parafin jika terhirup terlalu sering dapat membahayakan kesehatan Anda. Sedangkan beeswaxmerupakan bahan alami dan bebas dari racun ketika asapnya terhirup. Jika Anda membeli lilin relaksasi, pastikan yang mengandung lilin lebah. Selain mengurangi stres, kesehatan Anda pun tetap aman.

Adakah bahaya dari beeswax?

Meskipun lilin lebah tidak beracun, tapi tetap ada efek sampingnya pada kesehatan. Jangan khawatir, efek samping ini berbahaya hanya untuk penggunaan dalam skala besar dan lama. Berikut ini efek samping yang mungkin terjadi:

  • Penghambat usus ketika tertelan dalam jumlah yang banyak
  • Dapat menimbulkan reaksi alergi, apalagi bagi Anda yang alergi terhadap madu dan berbagai produk lainnya. Alergi ini ditimbulkan karena komponen yang disebut propolis dan lem lebah (bee glue). Propolis berasal dari pohon resin yang diketahui mengandung alergen (zat menyebabkan alergi)

Jika Anda sedang hamil dan menyusui, sebaiknya tidak menggunakan bahan lilin lebah ini. Belum cukup informasi yang menunjukkan apakah beeswax aman untuk digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

Propolis disebut-sebut berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengatasi gejala herpes, mengobati luka kulit, dan meredakan maag. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Minuman campuran lemon dan madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain membantu meningkatkan imun tubuh, apa saja manfaat campuran lemon dan madu?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit