home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Manfaat Kesehatan Buah Kersen, Termasuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

5 Manfaat Kesehatan Buah Kersen, Termasuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Pernahkah Anda mendengar tentang buah kersen? Buah ini sangat mirip dengan buah ceri karena pohonnya rindang dan ukuran buahnya yang juga kecil mungil. Dibandingkan dengan buah kersen, Anda mungkin lebih sering mengonsumsi buah ceri. Padahal, buah kersen memiliki kandungan nutrisi yang dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Apa saja sih? Nah, simak yuk penjelasan berikut!

Kandungan nutrisi pada buah kersen

Nama latin dari buah kersen adalah Muntingia calabura. Namun, orang Amerika lebih mengenalnya sebagai Jamaica cherry atau strawberry tree. Dalam 100 gram buah kersen, terdapat kandungan gizi sebagai berikut:

  • Air: 77.8 gram
  • Protein: 0.324 gram
  • Lemak: 1.56 gram
  • Serat: 4.6 gram
  • Kalsium: 124.6 miligram (mg)
  • Fosfor: 84 mg
  • Zat besi: 1.18 mg
  • Karoten: 0.019 mg
  • Thiamin (Vitamin B1): 0.065 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0.037 mg
  • Niasin: 0.554 mg
  • Asam askorbat (Vitamin C): 80.5 mg

Berbagai manfaat kesehatan dari buah kersen

Dari berbagai kandungan nutrisi tersebut, Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan sebagai berikut:

1. Membantu mengatasi rasa nyeri

Saat Anda merasakan nyeri, baik yang berasal dari sakit kronis, radang sendi (arthritis), atau asam urat, mengonsumsi buah kersen memiliki manfaat untuk membantu meredakannya. Buah kersen memang tidak bisa mengobati penyakit atau mengatasi penyebab dari kondisi tersebut.

Namun, Anda bisa mengelola sekaligus meredakan rasa nyeri yang timbul saat mengalami masalah kesehatan tersebut. Pasalnya, buah kersen memiliki kandungan antioksidan, salah satunya vitamin C, yang dapat berfungsi untuk menghambat rasa nyeri.

Sebuah penelitian pada Journal of Translational Medicine menyatakan bahwa vitamin C memiliki efek analgesik yang dapat meredakan rasa nyeri.

2. Membantu menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) bisa terjadi karena kebiasaan merokok, mengonsumsi garam dan lemak jenuh terlalu banyak, hingga faktor keturunan. Jika Anda tidak segera mengatasi kondisi ini, risiko mengalami berbagai masalah kesehatan yang lebih serius, seperti stroke dan serangan jantung, akan semakin meningkat.

Nah, ternyata buah kersen memiliki manfaat dalam menurunkan tekanan darah. Pasalnya, buah kersen memiliki kandungan oksida nitrat, salah satu zat kimia alami dalam tubuh yang membantu pembuluh darah untuk lebih rileks. Dengan begitu, darah bisa lebih mudah mengalir dan mengurangi tekanannya.

Bahkan, para ahli telah berhasil membuktikan manfaat kandungan buah kersen yang satu ini. Ya, sebuah penelitian tahun 2018 menyatakan bahwa oksida nitrat memiliki peranan penting untuk menurunkan tekanan darah.

3. Meningkatkan sistem imunitas tubuh dan mencegah infeksi

Buah kersen memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Jika mengonsumsi buah ini, Anda bisa mengurangi terjadinya kerusakan sel, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi berbagai risiko penyakit, hingga mempercepat proses pemulihan.

Selain itu, mengonsumsi buah kersen juga dapat membantu Anda mengatasi berbagai peradangan, termasuk pembengkakan pada sendi hingga meredakan demam. Tak hanya itu, sifatnya yang antibakteri dan antijamur juga membantu Anda mencegah berbagai infeksi, termasuk mengatasi flu.

Bahkan, percaya atau tidak, mengonsumsi buah ini sembari minum teh yang terbuat dari daun buah kersen dapat mengatasi sakit kepala, salah satu gejala awal dari flu dan pilek.

4. Menjaga kesehatan saluran pencernaan

Pola hidup tak sehat dapat memicu timbulnya berbagai penyakit, tak terkecuali masalah kesehatan yang menyerang saluran pencernaan. Biasanya, timbulnya perut kembung, heartburn, buang angin terus-menerus, mual, dan muntah menjadi pertanda adanya masalah pada saluran pencernaan.

Untungnya, buah kersen memiliki manfaat dalam mengatasi kondisi ini. Ya, buah yang memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri ini dapat membantu Anda mencegah sekaligus mengatasi masalah pada saluran pencernaan, salah satunya tukak lambung.

Bahkan, sebuah penelitian tahun 2015 berhasil membuktikan khasiat buah kersen dalam mengatasi masalah kesehatan pada saluran pencernaan tersebut. Meski demikian, para ahli masih harus melakukan penelitian lebih lanjut, mengingat penelitian tersebut masih baru dilakukan pada hewan.

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

5. Membantu mengelola kadar gula darah

Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat menjadi penyebab penyakit diabetes atau kencing manis. Bahkan, penderita diabetes tetap harus bisa mengontrol kadar gula darah dalam tubuh agar tidak menyebabkan berbagai komplikasi. Salah satu cara mengelola kadar gula darah agar tetap pada batas normal adalah mengatur pola makan.

Nah, buah kersen adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin memasukkannya ke dalam menu makanan harian. Mengapa? Buah kersen ternyata memiliki manfaat untuk membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga dapat mencegah penyakit diabetes.

Kandungan pada buah kersen, seperti vitamin C, serat, beta karoten, dan vitamin B kompleks ternyata memiliki manfaat dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Para penderita diabetes mengonsumsi daun kersen dan buahnya untuk membantu mengelola kadar gula darah agar tetap normal, sehingga mengurangi konsumsi obat-obatan kimia.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Carr, A. C., & McCall, C. (2017). The role of vitamin C in the treatment of pain: new insights. Journal of translational medicine15(1), 77. https://doi.org/10.1186/s12967-017-1179-7

Jamaica Cherry. Retrieved 5 March 2021, from https://hort.purdue.edu/newcrop/morton/jamaica_cherry.html

Ahmad, A., Dempsey, S. K., Daneva, Z., Azam, M., Li, N., Li, P. L., & Ritter, J. K. (2018). Role of Nitric Oxide in the Cardiovascular and Renal Systems. International journal of molecular sciences19(9), 2605. https://doi.org/10.3390/ijms19092605

Balan, T., Sani, M. H., Mumtaz Ahmad, S. H., Suppaiah, V., Mohtarrudin, N., & Zakaria, Z. A. (2015). Antioxidant and anti-inflammatory activities contribute to the prophylactic effect of semi-purified fractions obtained from the crude methanol extract of Muntingia calabura leaves against gastric ulceration in rats. Journal of ethnopharmacology164, 1–15. https://doi.org/10.1016/j.jep.2014.12.017
Zakaria, Z. A., Mohamed, A. M., Jamil, N. S., Rofiee, M. S., Hussain, M. K., Sulaiman, M. R., Teh, L. K., & Salleh, M. Z. (2011). In vitro antiproliferative and antioxidant activities of the extracts of Muntingia calabura leaves. The American journal of Chinese medicine39(1), 183–200. https://doi.org/10.1142/S0192415X11008749
Campbell, R., Fisher, J. P., Sharman, J. E., McDonnell, B. J., & Frenneaux, M. P. (2011). Contribution of nitric oxide to the blood pressure and arterial responses to exercise in humans. Journal of human hypertension25(4), 262–270. https://doi.org/10.1038/jhh.2010.53

Valdés-Ramos, R., Guadarrama-López, A. L., Martínez-Carrillo, B. E., & Benítez-Arciniega, A. D. (2015). Vitamins and type 2 diabetes mellitus. Endocrine, metabolic & immune disorders drug targets15(1), 54–63. https://doi.org/10.2174/1871530314666141111103217

Jayabalan, B., & Low, L. L. (2016). Vitamin B supplementation for diabetic peripheral neuropathy. Singapore medical journal57(2), 55–59. https://doi.org/10.11622/smedj.2016027
Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 08/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x