home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan, Tak Terduga dan Jarang Diketahui!

7 Manfaat Buah Kesemek untuk Kesehatan, Tak Terduga dan Jarang Diketahui!

Apakah Anda pernah makan atau sekadar mendengar nama buah kesemek? Memang, buah dengan rasa manis segar dan berair ini kurang populer di Indonesia. Namun jangan salah, buah kesemek ternyata memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Lantas, seperti apa kandungan nutrisi dalam buah kesemek? Simak ulasannya di bawah ini.

Kandungan nutrisi dalam buah kesemek

kandungan nutrisi buah kesemek
Sumber: DoveMed

Kesemek adalah jenis buah-buahan asli Tiongkok yang menyebar ke Jepang dan bagian Asia lainnya. Buah ini sekiranya telah ditanam dan dimanfaatkan sejak ribuan tahun lalu.

Kesemek memiliki nama Latin Diospyros kaki dan dikenal sebagai buah kaki dalam bahasa Jepang, yang diambil dari nama zat tanin yang dihasilkan oleh buah ini. Dalam bahasa Inggris, kesemek umum disebut sebagai oriental persimmon.

Untuk Anda yang belum pernah memakan kesemek, buah ini terasa manis seperti madu. Kandungan zat tanin di dalamnya, mungkin akan menimbulkan sensasi sepat. Meski berukuran kecil, kesemek memiliki banyak sekali kandungan gizi yang bermanfaat untuk kesehatan.

Nah, berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia (DKPI), per 100 gram buah kesemek Anda bisa menikmati berbagai nutrisi, seperti:

  • Air: 78,2 gram
  • Kalori: 78 kkal
  • Protein: 0,8 gram
  • Lemak: 0,4 gram
  • Karbohidrat: 20,0 gram
  • Serat: 0,6 gram
  • Kalsium: 6 miligram
  • Fosfor: 26 milligram
  • Zat besi: 0,3 miligram
  • Natrium: 0 miligram
  • Kalium: 34,5 miligram
  • Tembaga: 0,13 miligram
  • Zinc: 0,1 miligram
  • Beta karoten: 109 mikrogram
  • Karoten total: 2.710 mikrogram
  • Thiamin (Vit. B1): 0,05 miligram
  • Riboflavin (Vit B2): 0,00 miligram
  • Niacin (Vit. B3): 0,1 miligram
  • Vitamin C: 11 miligram

Manfaat buah kesemek bagi kesehatan tubuh

Jangan sekadar tahu namanya, buah kesemek memiliki berbagai macam kebaikan berkat kandungan vitamin dan mineral di dalamnya. Jenis vitamin, seperti vitamin A dan vitamin C yang banyak terkandung dalam kesemek sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda.

Kandungan tanin pada buah kesemek bukan hanya menimbulkan efek warna dan rasa sepat saja, melainkan juga bersifat sebagai antioksidan. Buah kesemek juga mengandung senyawa antioksidan lain, seperti flavonoid dan karotenoid.

Berikut adalah berbagai manfaat buah kesemek bagi kesehatan yang dapat Anda rasakan.

1. Mencegah pertumbuhan sel kanker

mitos yang salah tentang kanker serviks

Buah kesemek kaya akan antioksidan. Senyawa antioksidan dapat membantu mencegah atau memperlambat kerusakan sel dengan menangkal radikal bebas. Radikal bebas dikenal bisa merusak sel sehat yang bisa berkembang menjadi sel kanker dan merusak sistem organ.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Experimental and Clinical Sciences Journal, senyawa antioksidan, seperti karotenoid dan katekin pada buah kesemek berperan sebagai agen antikanker yang cukup kuat. Selain itu, kesemek juga mengandung antioksidan lainnya, seperti vitamin C, vitamin A, beta karoten, dan flavonoid.

Flavonoid termasuk antioksidan kuat yang terdapat dalam kulit dan daging buah kesemek. Penelitian membuktikan bahwa pola makan atau diet yang mengandung flavonoid tinggi dapat membantu menurunkan risiko kanker paru akibat penuaan.

Selain itu, sebuah studi juga menyatakan diet tinggi beta karoten berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung, kanker paru, kanker usus, dan penyakit metabolik, seperti diabetes melitus tipe 2.

2. Mengurangi peradangan

gejala radang sendi lutut

Kesemek memiliki kandungan senyawa antiradang yang bisa membantu memulihkan peradangan dalam tubuh. Lagi-lagi, hal ini karena manfaat kandungan berbagai macam antioksidan pada buah kesemek.

Saat mengalami peradangan, tubuh biasanya memproduksi protein C-reaktif dan interleukin-6. Untuk menetralkannya, tubuh memerlukan asupan vitamin C.

Vitamin C mampu mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dengan menyumbangkan elektron ke molekul yang tidak stabil. Dengan begitu, tubuh akan terhindar dari kerusakan lanjutan.

Selain itu, kandungan karotenoid, flavonoid, dan vitamin E di dalam buah kesemek juga membantu melawan peradangan di dalam tubuh.

3. Menjaga kesehatan mata

merawat kesehatan mata

Kandungan vitamin A dan antioksidan di dalam buah kesemek memiliki manfaat lain yang tak kalah menakjubkan. Kesemek mengandung sekitar 55 persen asupan vitamin A dari kebutuhan harian yang direkomendasikan.

Vitamin A adalah salah satu komponen penting untuk pembentukan rhodopsin, yaitu protein yang dibutuhkan tubuh agar mata dapat berfungsi dan melihat secara normal. Selain itu, vitamin A juga membantu mendukung fungsi selaput konjungtiva dan kornea.

Lutein dan zeaxanthin dalam kesemek juga bisa mengurangi risiko penyakit mata tertentu, termasuk degenerasi makula. Degenerasi makula adalah penyakit mata yang menyerang retina dan bisa menyebabkan kebutaan.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

cara menjaga kesehatan otot

Kesemek adalah salah satu jenis buah-buahan yang memiliki manfaat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan asam askorbat pada buah kesemek mampu memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan harian vitamin C harian Anda.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Quality menemukan bukti bahwa vitamin C merangsang sistem kekebalan tubuh. Caranya dengan meningkatkan produksi sel darah putih yang menjadi tameng tubuh dari infeksi mikroba, virus, jamur, dan racun.

Alhasil, vitamin C yang Anda dapatkan dengan mengonsumsi buah kesemek secara teratur bermanfaat untuk menghindari berbagai masalah kesehatan umum, seperti batuk, pilek, dan flu.

5. Menjaga kesehatan pencernaan

enzim pada pencernaan

Seperti buah-buahan pada umumnya, kesemek merupakan sumber serat alami yang sangat baik untuk tubuh. Serat memiliki banyak manfaat untuk tubuh, seperti:

  • Merangsang gerakan peristaltik usus untuk memindahkan makanan saat melewati saluran pencernaan.
  • Membantu memadatkan tinja.
  • Meningkatkan sekresi cairan lambung dan pencernaan.
  • Menghilangkan gejala sembelit dan diare.

Anda bisa menjaga sistem pencernaan tetap sehat dengan rutin mengonsumsi makanan tinggi serat. Serat juga melindungi Anda dari berbagai risiko gangguan pencernaan, termasuk kanker kolorektal alias kanker usus besar.

Serat juga menjadi salah nutrisi penting untuk Anda yang berniat menurunkan berat badan.

6. Menjaga kesehatan jantung

kesehatan jantung

Kombinasi berbagai kandungan nutrisi pada buah kesemek sangat membantu dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan jantung. Buah ini mengandung antioksidan flavonoid, termasuk quercetin dan kaempferol.

Dalam penelitian yang diterbitkan pada American Journal Clinical of Nutrition, ditemukan fakta menakjubkan. Lebih dari 98.000 orang yang makan makanan tinggi flavonoid, memiliki risiko 18 persen lebih rendah untuk mengalami kematian akibat masalah jantung.

Bukti lain juga menyatakan bahwa makanan kaya flavonoid membantu menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), dan mengurangi peradangan. Bahkan, kandungan tanin dalam buah kesemek memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah.

7. Melawan penuaan dini

merokok sebabkan penuaan

Buah kesemek mengandung sejumlah vitamin dan antioksidan yang memiliki manfaat untuk mengurangi radikal bebas dan melawan penuaan dini. Vitamin A, beta karoten, lutein, likopen, dan cryptoxanthin merupakan senyawa penting yang berperan dalam hal ini.

Penelitian yang diterbitkan Biological And Pharmaceutical Bulletin membuktikan bahwa jenis polifenol tertentu dalam kesemek berperan memberi perlindungan mencegah kerusakan oksidatif yang bisa menyebabkan penuaan.

Untuk itu, makan kesemek bisa membantu memperlambat penuaan dini, seperti menunda melemahnya otot, munculnya keriput, hingga bintik cokelat di wajah.

Tips aman mengonsumsi buah kesemek

Anda dapat mengonsumsi langsung buah kesemek dalam kondisi segar dan matang. Buah ini memiliki cita rasa manis, sedikit sepat, dan berair. Buah ini juga dapat Anda temukan dalam bentuk olahan, misal sebagai manisan atau selai.

Mungkin Anda menemukan beberapa buah kesemek dalam kondisi mentah atau belum terlalu matang. Anda mempercepat proses pematangan buah kesemek dengan merendam air kapur atau memeramnya selama beberapa hari.

Studi oleh sekelompok peneliti Turki menunjukkan efek kandungan buah kesemek yang dapat menurunkan tekanan darah pada objek tikus. Berlebihan makan buah kesemek berpotensi menurunkan tekanan darah secara signifikan, di mana kondisi ini berisiko pada penderita tekanan darah rendah (hipotensi).

Anda mungkin merasakan efek alergi setelah makan buah kesemek, seperti ruam merah, gatal, bengkak, hingga kesulitan bernapas. Apabila mengalami kondisi tersebut, hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan segera.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Kubala, J. (2018). Top 7 Health and Nutrition Benefits of Persimmon. Healthline. Retrieved 18 April 2019, from https://www.healthline.com/nutrition/persimmon-nutrition-benefits.

Staughton, J., & Voltolina, V. (2018). 8 Amazing Benefits of Persimmons | Organic Facts. Organic Facts. Retrieved 18 April 2019, from https://www.organicfacts.net/health-benefits/fruit/persimmons.html

Turgut Coşan, D., Saydam, F., Özbayer, C., Doğaner, F., Soyocak, A., Güneş, H. V., Değirmenci, İ., Kurt, H., Üstüner, M. C., & Bal, C. (2015). Impact of tannic acid on blood pressure, oxidative stress and urinary parameters in L-NNA-induced hypertensive rats. Cytotechnology, 67(1), 97–105. https://doi.org/10.1007/s10616-013-9661-4 

Butt, M. S., Sultan, M. T., Aziz, M., Naz, A., Ahmed, W., Kumar, N., & Imran, M. (2015). Persimmon (Diospyros kaki) fruit: hidden phytochemicals and health claims. EXCLI journal, 14, 542–561. https://doi.org/10.17179/excli2015-159 

Kozłowska, A., & Szostak-Węgierek, D. (2014). Flavonoids–food sources and health benefits. Roczniki Państwowego Zakładu Higieny, 65(2), 79–85.  

McCullough, M. L., Peterson, J. J., Patel, R., Jacques, P. F., Shah, R., & Dwyer, J. T. (2012). Flavonoid intake and cardiovascular disease mortality in a prospective cohort of US adults. The American journal of clinical nutrition, 95(2), 454–464. https://doi.org/10.3945/ajcn.111.016634 

Lee, Y., Cho, E., & Yokozawa, T. (2008). Protective Effect of Persimmon (Diospyros kaki) Peel Proanthocyanidin against Oxidative Damage under H2O2-Induced Cellular Senescence. Biological And Pharmaceutical Bulletin, 31(6), 1265-1269. https://doi.org/10.1248/bpb.31.1265 

HOMNAVA, A., PAYNE, J., KOEHLER, P., & EITENMILLER, R. (1990). PROVITAMIN A (ALPHA-CAROTENE, BETA-CAROTENE AND BETA-CRYPTOXANTHIN) AND ASCORBIC ACID CONTENT OF JAPANESE AND AMERICAN PERSIMMONS. Journal Of Food Quality, 13(2), 85-95. https://doi.org/10.1111/j.1745-4557.1990.tb00009.x 

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Hukor.kemkes.go.id. (2019). Retrieved 26 February 2021, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda. Panganku.org. (2021). Retrieved 26 February 2021, from http://www.panganku.org/.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 25/04/2019
x