10 Motivasi Diet agar Terus Semangat Turunkan Berat Badan

    10 Motivasi Diet agar Terus Semangat Turunkan Berat Badan

    Menjalani program menurunkan berat badan tidak mudah. Tak jarang, Anda mudah kehilangan motivasi untuk diet.

    Menjaga motivasi menurunkan berat badan sangat penting untuk mencapai target yang Anda tentukan. Simak tips memotivasi diri saat diet dalam penjelasan berikut!

    Tips jaga motivasi menurunkan berat badan

    Diet sehat bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan karena menurunkan berat badan membutuhkan komitmen dan konsistensi.

    Berikut sederet cara menyemangati diri saat Anda mulai goyah dan tidak konsisten untuk menjalani aturan diet.

    1. Mulailah dengan perlahan

    motivasi diet

    Untuk menurunkan berat badan, Anda harus mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

    Namun, mengubah gaya hidup memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

    Tak perlu muluk-muluk, nyalakan semangat untuk diet dengan memulai hal yang sederhana.

    Cobalah untuk jalan kaki atau joging beberapa menit setiap harinya.

    Centers for Disease Control and Prevention menyarankan olahraga selama 75 – 150 menit dalam seminggu untuk menurunkan berat badan.

    Jumlah waktu tersebut bisa Anda bagi dalam beberapa hari, misalnya joging tiga kali sehari dengan durasi 50 menit.

    2. Buat target yang realistis

    Tidak sedikit orang yang membuat target yang terlalu muluk, seperti berat badan turun 10 kg dalam seminggu.

    Padahal tanpa Anda sadari, target yang tidak realistis justru cepat membuat Anda putus asa karena tidak kunjung tercapai.

    Buatlah target yang realistis sehingga membuat Anda tetap termotivasi dalam menurunkan berat badan, misalnya turun 1 kg dalam satu minggu.

    Saat berhasil mencapainya, motivasi diet Anda akan semakin besar untuk melanjutkan penurunan berat badan yang baik.

    3. Catat target dan kemajuan Anda

    Hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk memupuk motivasi diet adalah dengan menuliskan apa yang akan Anda lakukan dalam sebuah daftar panjang.

    Tulisan tersebut dapat menjadi pengingat Anda dan menjadi bahan evaluasi.

    Anda juga dapat menuliskan setiap kemajuan yang Anda peroleh setiap harinya.

    Motivasi untuk kurus tak hanya didapat dari hasil yang terlihat berubah pesat, tapi dari kemajuan-kemajuan kecil yang berhasil Anda capai.

    4. Cari teman untuk diet atau olahraga bersama

    menyemangati pasangan ketika diet

    Meski terkesan sepele, tapi menemukan partner atau teman untuk olahraga bersama dapat membuat motivasi menurunkan berat badan semakin meningkat.

    Sebuah penelitian dalam jurnal JAMA Internal Medicine (2015) mengungkap ketika satu orang melakukan kebiasaan sehat, pasangannya akan cenderung mengikuti kebiasaan tersebut.

    Partner diet Anda bisa mengingatkan dan menyemangati ketika motivasi Anda untuk kurus semakin meredup.

    Anda bisa membuat janji waktu untuk olahraga bersama atau bertukar resep, agar menu diet lebih bervariasi.

    5. Ikut kelas olahraga

    Salah satu cara untuk mendapatkan teman saat melakukan diet adalah dengan ikut kelas olahraga, misalnya aerobik, yoga, gym, atau zumba.

    Kelebihan dari ikut kelas olahraga adalah Anda akan mendapatkan teman dan pelatih yang memang ahli dalam bidangnya.

    Anda juga bisa bisa olahraga lebih rutin sesuai dengan jadwal kelas yang ditentukan.

    Mengingat Anda bisa merogoh kocek cukup besar untuk mengikuti kelas olahraga, tentunya Anda tidak ingin upaya ini sia-sia.

    Dengan demikian, motivasi diet akan terjaga dan Anda akan berpikir ulang setiap kali ingin bolos kelas.

    6. Kendalikan keinginan untuk cheating day

    Sering kali, Anda tergiur dengan makanan atau minuman yang bikin gagal diet, biasanya yang tinggi gula atau garam.

    Motivasi diet yang sudah Anda bangun selama ini bisa runtuh karena tidak dapat mengendalikan diri saat cheating day.

    Sebenarnya, memiliki waktu tertentu untuk bolos diet tidak masalah asalkan Anda tidak terlena.

    Terlalu sering melakukan cheating day bisa membuat Anda malas melanjutkan program penurunan berat badan.

    Cobalah untuk menentukan hari libur diet sehari setiap seminggu pada hari yang sama untuk agar bisa menjaga komitmen.

    7. Kelola stres

    dampak gangguan pencernaan radang usus

    Untuk menjaga motivasi diet menurunkan berat badan, Anda juga perlu belajar mengelola stres.

    Pasalnya, menurut jurnal Current Obesity Report (2018), tingkat stres yang tinggi dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan setelah berhasil turun atau berat badan susah turun.

    Hormon kortisol yang diproduksi berlebih saat stres dapat meningkatkan nafsu makan yang mengakibatkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

    Jika ini terjadi, Anda akan cenderung berpikir bahwa diet ternyata sia-sia dan menurunkan motivasi Anda.

    Ini artinya, memperhatikan kondisi mental saat diet penting dilakukan untuk menjaga motivasi Anda.

    8. Ubah cara pandang Anda tentang diet

    Banyak yang salah kaprah bahwa diet menurunkan berat badan berarti tidak bisa lagi mengonsumsi makanan favorit atau harus stop ngemil.

    Padahal, selama Anda tetap bisa makan makanan dan camilan sehat untuk diet, asal mengatur jumlah asupannya dengan baik.

    Oleh karena itu, cobalah ubah cara pandang Anda tentang diet agar selalu termotivasi untuk menurunkan berat badan.

    Cara menyamangati diri ini membantu Anda terhindar dari perasaan tersiksa selama menjalani program diet.

    9. Berikan hadiah untuk diri Anda

    Anda pasti sudah memahami bahwa mengubah kebiasaan makan memang membutuhkan waktu serta komitmen kuat.

    Demi meningkatkan motivasi menurunkan berat bada dari waktu ke waktu, Anda bisa memberikan self-reward atau hadiah pada diri sendiri.

    Ini bisa Anda lakukan saat mencapai target sebulan atau berat badan turun pada angka tertentu.

    Hadiah tersebut tak harus muluk-muluk, sesederhana membeli baju yang Anda impikan atau menonton konser idola Anda bisa jadi penyemangat.

    10. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

    Mungkin Anda akan merasa tidak sabar jika berat badan Anda tidak kunjung turun.

    Tak jarang Anda membandingkan diri dengan orang lain yang mengalami penurunan berat badan secara drastis.

    Tak perlu khawatir karena kondisi tubuh dan kesehatan setiap orang berbeda-beda, sehingga waktu dan usaha yang dibutuhkan pun tidak sama.

    Fokuslah pada perubahan berat badan dan pola makan Anda dari waktu ke waktu.

    Ingatlah bahwa Anda tidak sedang bersaing dengan siapa pun, tetapi sedang berproses menuju gaya hidup yang lebih sehat.

    Dengan demikian, motivasi diet Anda akan lebih kuat dan lebih mudah untuk terus konsisten mencapai hasil diet yang diinginkan.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Jackson, S., Steptoe, A., & Wardle, J. (2015). The Influence of Partner’s Behavior on Health Behavior Change. JAMA Internal Medicine, 175(3), 385. doi: 10.1001/jamainternmed.2014.7554

    Physical Activity for a Healthy Weight – Centers for Disease Control and Prevention. Retrieved 9 November 2022, from https://www.cdc.gov/healthyweight/physical_activity/index.html

    Flore, G., Preti, A., Carta, M., Deledda, A., Fosci, M., & Nardi, A. et al. (2022). Weight Maintenance after Dietary Weight Loss: Systematic Review and Meta-Analysis on the Effectiveness of Behavioural Intensive Intervention. Nutrients, 14(6), 1259. doi: 10.3390/nu14061259

    Ducrot, P., Méjean, C., Aroumougame, V., Ibanez, G., Allès, B., & Kesse-Guyot, E. et al. (2017). Meal planning is associated with food variety, diet quality and body weight status in a large sample of French adults. International Journal Of Behavioral Nutrition And Physical Activity, 14(1). doi: 10.1186/s12966-017-0461-7

    Davy, B., Dennis, E., Dengo, A., Wilson, K., & Davy, K. (2008). Water Consumption Reduces Energy Intake at a Breakfast Meal in Obese Older Adults. Journal Of The American Dietetic Association, 108(7), 1236-1239. doi: 10.1016/j.jada.2008.04.013

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany Diperbarui 3 weeks ago
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro