7 Makanan yang Wajib Ada Dalam Menu Diet Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Makanan untuk diet tak hanya harus dapat membuat timbangan berat badan turun, tetapi juga bisa bikin tubuh tetap sehat. Bagi penderita diabetes, diet yang tepat juga penting untuk menjaga gula darah agar tetap stabil. Penasaran apa saja jenis makanan untuk diet yang harus Anda konsumsi? Simak penjelasan berikut ini.

Berbagai makanan untuk diet yang sehat

1. Apel

Banyak orang yang mengandalkan apel sebagai buah untuk diet. Buah berwarna merah atau hijau ini memang memiliki kandungan zat gizi yang baik dan mampu membantu usaha Anda dalam menurunkan timbangan berat badan. Dalam satu buah apel ukuran kecil atau sekitar 85 gram, hanya terkandung 50 kalori dengan 12 gram karbohidrat.

Sementara serat yang terkandung di dalamnya adalah serat larut air yang ampuh membuat Anda tahan lapar lebih lama. Sehingga, Anda bisa jadikan apel sebagai selingan di sela-sela waktu makan, supaya mencegah Anda mengonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebihan. Apel juga punya tingkat indeks glikemik yang rendah sehingga aman bagi Anda yang memiliki diabetes, namun ingin mengendalikan berat badan.

2. Brokoli

Brokoli bisa Anda andalkan sebagai salah satu makanan untuk diet. Pasalnya makanan ini memiliki kalori yang rendah, tetapi kaya akan vitamin, serat, serta mineral. Satu gelas yang penuh dengan brokoli mengandung 30 kalori. Sementara itu, brokoli mengandung vitamin C, vitamin K, vdan vitamin A yang tinggi. Untuk kandungan serat, brokoli memiliki serat sebanyak 5 gram yang dapat membantu Anda kenyang seharian.

Sedangkan, pada orang dengan diabetes, sayur jenis ini mampu membantu mengendalikan kadar gula darah. Jadi, makan brokoli sebanyak-banyaknya juga tidak akan bikin gula darah Anda naik.

3. Oatmeal

Oatmeal bisa dibilang makanan untuk diet yang wajib ada setiap hari dalam menu Anda. pasalnya, megonsumsi outmeal telah terbukti dapat membantu menurunkan berat badan. Sebuah studi yang berasal dari University of California yang dilakukan selama 6 tahun ini telah membuktikannya.

Dalam penelitian ini, diketahui kalau orang yang selalu sarapan dengan oatmeal, memiliki indeks massa tubuhnya lebih rendah ketimbang orang yang tidak sarapan sama sekali dan kelompok orang yang sarapan dengan menu lain.

Oatmeal termasuk makanan pokok yang mengandung serat tinggi dan nilai indeks glikemik yang rendah. Jadi, Anda bisa mengandalkannya sebagai pengganti nasi atau mie, dan membuat kadar gula darah serta berat badan terkendali dengan baik.

makanan pengganti telur

4. Putih telur

Putih telur adalah lauk yang tinggi protein tapi rendah lemak, sehingga cocok dijadikan sebagai makanan untuk diet Anda. Ya, dalam 100 gram putih telur saja terdapat protein sebanyak 10,9 gram. Sementara, untuk lemaknya hanya ada sekitar 0,17 gram. Karena rendah lemak, Anda tak perlu khawatir makanan ini akan menambah tumpukan lemak di dalam tubuh.

Ditambah lagi, makanan untuk diet ini tidak punya nilai indeks glikemik, karena tak memiliki kandungan karbohidrat, sehingga penderita diabetes bisa dengan aman mengonsumsi putih telur. Tapi, tetap saja Anda harus mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup dan sesuai kebutuhan ya.

5. Ikan

Bila Anda ingin menurunkan berat badan, cobalah untuk mengonsumsi ikan lebih banyak. Ikan cenderung mengandung lemak baik yang bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Tidak seperti daging, ikan punya jenis lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan otak. Biasanya, lemak ini ada di dalam ikan perairan laut dalam seperti, salmon, tuna, makarel.

Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan di Swedia mengungkapkan bahwa orang yang menu makan malamnya adalah ikan, cenderung memiliki asupan 11% lebih rendah ketimbang orang yang makan daging. Mengonsumsi asupan yang cukup dan tak berlebihan juga adalah cara bagi diabetesi untuk mengelola penyakitnya.

6. Sup

Tak hanya hangat di perut, sup juga bisa bikin Anda kenyang lebih lama. Faktanya, hal ini telah dibuktikan dalam sebuah studi yang dilaporkan dalam jurnal Obesity of Research. Pada studi ini, diketahui jika mengonsumsi sekitar 300 ml sup kaldu dalam dua kali sehari, bisa bikin berat badan lebih mudah turun.

Sup semakin baik dijadikan makanan untuk diet jika ditambahkan berbagai jenis sayuran di dalamnya. Tentu, makanan tersebut jadi sangat cocok untuk dikonsumsi saat Anda sedang diet ketat dan tentu tidak bikin diabetes tak terkendali.

7. Camilan yang rendah kalori

Tak perlu meninggalkan kebiasaan untuk ngemil. Meski Anda memiliki diabetes dan sedang berdiet, Anda sebenarnya tak dilarang kok untuk makan camilan. Tapi, camilan yang Anda konsumsi memang harus rendah kalori dan tak mengandung gula. Saat ini telah banyak camilan yang lebih banyak serat.

Jika Anda ingin minum kopi atau teh, sebenarnya juga tidak ada masalah. Namun, sekali lagi perhatikan konsumsi gula Anda. Sebaiknya hindari penggunaan gula yang terlalu banyak. Atau Anda juga bisa menggunakan pemanis rendah kalori sehingga tak khawatir bikin berat badan naik atau pun membuat kadar gula darah melonjak.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit


Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit