home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Diet yang Salah Menyebabkan Massa Otot Menghilang. Apa Dampaknya Bagi Tubuh?

Cara Diet yang Salah Menyebabkan Massa Otot Menghilang. Apa Dampaknya Bagi Tubuh?

Banyak orang mendambakan punya tubuh kurus. Tapi, kebanyakan dari mereka menjalankan diet yang salah. Diet yang dilakukan biasanya hanya berupa mengurangi porsi makan, yang terkadang membuat mereka kelaparan. Cara diet keliru ini bukannya menyebabkan lemak berkurang, tapi justru massa ototlah yang berkurang. Nyatanya massa otot dan metabolisme saling berhubungan, yang kemudian akan memengaruhi berat badan Anda.

Apa hubungan antara massa otot dan metabolisme?

Tingkat metabolisme memengaruhi seberapa cepat tubuh Anda membakar kalori yang didapat dari makanan. Jika metabolisme Anda berjalan lambat, tubuh akan menggunakan kalori dari makanan lebih lambat. Hal ini cenderung membuat tubuh lebih banyak menyimpan kalori sehingga nantinya akan menyebabkan berat badan Anda naik.

Tingkat metabolisme ini salah satunya ditentukan oleh massa otot yang Anda miliki. Semakin besar massa otot yang Anda punya, semakin tinggi juga tingkat metabolisme Anda. Artinya, semakin besar jumlah kalori yang bisa dibakar tubuh Anda.

Sebaliknya, semakin kecil massa otot Anda, semakin rendah tingkat metabolisme Anda. Sehingga, semakin sedikit kalori yang dibakar tubuh. Ini mengapa orang yang sudah berusia lanjut cenderung memiliki metabolisme yang lebih rendah daripada anak muda –mereka mempunyai massa otot yang lebih kecil daripada anak muda.

Menguruskan badan jangan cuma membatasi porsi makan. Harus olahraga juga!

Banyak orang melakukan diet dengan hanya membatasi asupan makannya. Padahal, asupan kalori yang sangat rendah dapat membuat tubuh kehilangan banyak massa otot. Massa otot yang sedikit membuat tubuh hanya membakar sedikit kalori yang masuk. Akibatnya, tubuh akan menyimpan kelebihan kalori yang masuk dalam bentuk lemak.

Jadi, orang yang diet hanya membatasi asupan makannya, sebenarnya ia kehilangan massa otot bukan massa lemak dalam tubuh. Padahal, yang sebaiknya dikurangi saat diet penurunan berat badan adalah massa lemak. Ini bisa terjadi karena pembatasan asupan makan tidak dibarengi dengan olahraga.

Olahraga sangat penting dilakukan jika ingin menurunkan berat badan. Dengan berolahraga, Anda bisa mempertahankan bahkan meningkatkan massa otot sehingga metabolisme tubuh juga ikut meningkat. Artinya, tubuh akan mampu membakar lebih banyak kalori. Yang, kemudian bisa disusul dengan penurunan berat badan.

Olahraga yang sebaiknya dilakukan saat diet

Latihan beban yang bertujuan untuk memperkuat otot sangat disarankan untuk dilakukan saat Anda sedang menjalankan program diet. Latihan kekuatan dapat meningkatkan massa otot dan metabolisme tubuh. Hal ini membuat tubuh lebih bisa menggunakan kalori sebagai energi dan meningkatkan pembakaran lemak. Sehingga, penurunan berat badan yang sehat bisa terjadi.

Beberapa contoh latihan kekuatan adalah yoga, pilates, push-up, sit-up, angkat beban, dan lainnya. Anda disarankan untuk melakukan latihan kekuatan ini sebanyak dua kali per minggu.

Tak hanya itu, Anda juga disarankan untuk melakukan olahraga kardio yang melatih otot jantung. Seperti lari, bersepeda, aerobik, atau dancing. Setidaknya, lakukan olahraga ini sebanyak 4-5 kali per minggu selama 30-40 menit.

Dengan berolahraga, kalori yang dibakar tubuh akan lebih banyak daripada kalori yang masuk, sehingga penurunan berat badan bisa terjadi. Tentunya karena kehilangan massa lemak, bukan massa otot.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mayo Clinic. (2014). Can you boost your metabolism?. [online] Available at: http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/metabolism/art-20046508 [Accessed 4 Aug. 2017].

Web MD. (2003). Boosting Metabolism to Get More From Your Workout, Lose More Weight. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/fitness-exercise/features/get-more-burn-from-your-workout#1 [Accessed 4 Aug. 2017].

Kellow, J. Dieting and Metabolism. [online] Available at: http://www.weightlossresources.co.uk/calories/burning_calories/starvation.htm [Accessed 4 Aug. 2017].

Westcott, W. L. Why the confusion on muscle and metabolism?. [online] Available at: http://www.sdsm.k12.wi.us/cms_files/resources/Why_The_Confusion.pdf [Accessed 4 Aug. 2017].

Whey Protein Institute. Muscle mass and metabolism. [online] Available at: http://www.wheyoflife.com/sites/default/files/Muscle-Mass-and-Metabolism.pdf [Accessed 4 Aug. 2017].

Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala pada 18/08/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x