home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Manfaat Ubi Ungu bagi Kesehatan, Selain Ampuh Menurunkan Berat Badan

8 Manfaat Ubi Ungu bagi Kesehatan, Selain Ampuh Menurunkan Berat Badan

Jika Anda penggemar ubi, jangan lewatkan untuk mencicipi kelezatan ubi ungu dan siap-siap ketagihan ya. Pasalnya, ubi ungu memiliki tekstur lembut, legit, dan rasanya manis. Ubi ungu juga kaya akan kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Apabila Anda sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, ubi ungu wajib dimasukkan ke dalam daftar menu diet. Yuk, simak manfaat ubi ungu selengkapnya di bawah ini.

Kandungan nutrisi dalam ubi ungu

kandungan ubi ungu

Ubi ungu adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Ipomoea batatas L. di mana bagian akarnya umum dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat alternatif sebagai pengganti nasi.

Dalam bahasa inggris, ubi ungu dikenal dengan sebutan purple sweet potato atau sweet potato saja. Sesuai dengan namanya tersebut, ubi ungu secara alami memiliki cita rasa manis dan akan meningkat setelah dimasak melebihi kentang.

Varietas ubi jalar memiliki warna bervariasi, mulai dari ungu, merah, kuning, atau putih pucat yang lebih umum ditemui. Hal ini dapat dipengaruhi oleh jenis varietas, tanah, iklim, dan mineral tanah yang tersedia pada tempat ubi jalar tumbuh.

Beberapa penelitian menyebutkan, warna pada ubi jalar memengaruhi kandungan gizi di dalamnya. Misalnya pada varietas ubi jalar merah dan kuning yang lebih kaya kandungan beta karoten, serta ubi jalar ungu yang kaya akan kandungan antosianin.

Dikutip dari FoodData Central U.S. Department of Agriculture, kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram ubi ungu, antara lain

  • Air: 77,28 gram
  • Kalori: 86 kkal
  • Protein: 1,57 gram
  • Lemak: 0,05 gram
  • Karbohidrat: 20,12 gram
  • Serat: 3 gram
  • Kalsium: 30 miligram
  • Fosfor: 47 milligram
  • Zat besi: 0,61 miligram
  • Natrium: 55 miligram
  • Kalium: 26,9 miligram
  • Magnesium: 25 miligram
  • Seng (Zinc): 0,3 miligram
  • Beta karoten: 8509 mikrogram
  • Thiamin: 0,078 miligram
  • Riboflavin: 0,061 miligram
  • Niacin: 0,557 miligram
  • Vitamin C: 2,4 miligram

Manfaat ubi ungu selain untuk menurunkan berat badan

Salah satu studi yang diterbitkan Journal of Medicinal Food menemukan bahwa ekstrak ubi ungu mampu menyusutkan sel-sel lemak pada penelitian yang dilakukan pada tikus.

Namun, masih belum diketahui apakah ubi ungu menawarkan manfaat menurunkan berat badan yang sama bagi manusia atau tidak. Itu sebabnya, dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut untuk memastikan khasiat ubi ungu untuk menurunkan berat badan.

Meski penelitian tentang manfaat ubi ungu untuk menurunkan berat badan masih dalam tahap awal, tapi ada beberapa hal yang membuat makanan ini layak untuk dikonsumsi jika Anda sedang dalam program penurunan berat badan.

Bukan hanya itu saja, ubi ungu juga memiliki berbagai manfaat kesehatan lain yang tentunya tidak boleh untuk Anda lewatkan. Apa sajakah itu?

1. Melancarkan sistem pencernaan

masalah pencernaan

Ubi ungu yang masih lengkap dengan kulitnya merupakan salah satu makanan yang tinggi serat. Bahkan dibanding dengan kentang, ubi ungu lebih tinggi kandungan serat dan memiliki rasa yang jauh lebih enak.

Tingginya kandungan serat dalam ubi ungu dapat membantu menurunkan berat badan. Serat bersama mineral lain, seperti magnesium baik untuk melancarkan pencernaan. Hal ini juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan menjaga nafsu makan.

Ubi ungu juga mengandung jenis serat tertentu yang disebut pati resisten. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Biomedical and Enviromental Science, diet yang kaya akan pati resisten membantu mengurangi risiko obesitas.

Selain itu, asupan serat yang cukup juga dapat menjaga kadar kolesterol Anda tetap rendah, sehingga melindungi Anda dari penyakit kardiovaskuler.

2. Membantu pembakaran kalori

Dalam 100 gram ubi ungu mengandung sekitar 20 gram karbohidrat kompleks. Sekilas hal tersebut mungkin tidak terdengar terlalu bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Namun,karena rendah kalori dibarengi dengan kandungan nutrisi lainnya yang cukup tinggi, ubi ungu dapat memberikan Anda asupan energi tambahan yang menyebabkan Anda membakar lebih banyak kalori di antara waktu makan.

Selain itu, kandungan karbohidrat sehat ini juga membantu otak Anda memproduksi glukosa, yang mana dapat menjaga konsentrasi dan membuat Anda fokus. Tentu, hal ini penting bagi Anda supaya bisa tetap fokus menjalani diet.

3. Mengontrol kadar gula darah

Warna ungu pada ubi ungu berasal dari senyawa yang disebut antosianin, yakni senyawa alami yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan yang diketahui memiliki sifat antioksidan kuat.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Biochemistry menemukan bahwa kandungan antosianin dalam ubi ungu membantu menekan lonjakan gula darah setelah makan akibat resistensi insulin.

Hal ini membuat ubi ungu memiliki manfaat untuk membantu mengelola kadar glukosa darah. Selain itu, ubi ungu juga memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga berpotensi aman dikonsumsi penderita diabetes.

4. Meningkatkan imunitas tubuh

daya tahan tubuh lemah

Ubi ungu kaya akan kandungan antioksidan dan vitamin yang membantu meningkatkan daya tahan, sekaligus melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.

Kandungan vitamin C, beta karoten, dan antosianin dalam ubi ungu juga bekerja sebagai senyawa aktif yang memberikan efek antioksidan saat Anda konsumsi. Hal ini membantu melawan radikal bebas berlebih dan peradangan di dalam tubuh.

Bukan hanya itu saja, terdapat kandungan mineral pada umbi-umbian ini, seperti magnesium, fosfor, dan mangan untuk menjaga kondisi tubuh Anda tetap optimal.

5. Mengurangi gejala arthritis

Radang sendi atau arthritis adalah masalah kesehatan yang terjadi saat timbulnya peradangan atau inflamasi di sekitar persendian tubuh. Kondisi ini bisa dirasakan oleh siapa saja, namun lebih umum terjadi pada lansia di atas usia 65 tahun.

Ubi jalar bisa jadi sumber makanan yang mengandung nutrisi kompleks, seperti beta karoten, magnesium, seng (zinc), dan vitamin B yang membantu mencegah dan meredakan gejala radang sendi, serta penyakit lain yang berkaitan dengan peradangan.

Selain dapat dikonsumsi, air rebusan ubi ungu bisa diaplikasikan pada area kulit di sekitar persendian yang sakit untuk meredakan rasa nyeri akibat radang sendi.

6. Mengurangi risiko tukak lambung

Selain memperlancar sistem pencernaan, diet tinggi serat yang dapat Anda peroleh melalui konsumsi ubi ungu juga bermanfaat mengurangi risiko penyakit maag. Ubi ungu juga memiliki kandungan vitamin B kompleks, kalium, dan kalsium yang juga berkhasiat mengatasi berbagai gangguan pencernaan.

Dikutip dari MedlinePlus, kandungan serat pada ubi ungu yang Anda konsumsi bersama kulitnya dapat mencegah sembelit dan produksi asam. Hal ini dapat mencegah kondisi tukak lambung, yakni kondisi timbulnya luka pada dinding lambung atau usus halus.

Senyawa anti-inflamasi dan efek menenangkan yang terdapat pada ubi jalar, juga dapat mengurangi peradangan dan rasa nyeri akibat tukak lambung.

7. Mencegah kanker

kanker payudara

Paparan radikal bebas dari lingkungan sekitar juga dapat memicu perkembangan sel kanker dalam tubuh. Ubi jalar berwarna, salah satunya ubi ungu menjadi sayuran yang serbaguna dan lezat dengan nilai gizi yang tinggi.

Ubi ungu mengandung senyawa antioksidan aktif, seperti beta karoten dan antosianin yang berperan sebagai zat antikanker dan anti-inflamasi yang berpotensi mengurangi risiko kanker, seperti kanker payudara, kanker ovarium, dan kanker prostat.

Walaupun begitu, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas reaksi antioksidan dengan pertumbuhan sel kanker pada tubuh manusia.

8. Menaikkan berat badan

Sebagian kalangan juga ingin meningkatkan berat badannya. Bukan dengan makan sembarangan, hal dapat dicapai secara aman dan sehat apabila Anda mengonsumsi jenis nutrisi yang menambah berat badan dengan cepat.

Salah satunya adalah karbohidrat kompleks, yang juga dikenal sebagai pati, minimal tiga kali sehari. Jenis makanan ini dapat membantu Anda menambah berat badan karena mengandung kalori tinggi.

Nah, manfaat ini salah satunya bisa Anda dapatkan melalui ubi ungu. Selain mengenyangkan, ubi ungu juga tergolong enak dan mudah untuk dicerna tubuh. Terlebih ubi ungu juga tidak memiliki efek samping, berbeda halnya jika Anda menggunakan suplemen makanan tambahan.

Cara sehat mengonsumsi ubi ungu

Ubi ungu adalah salah satu sumber karbohidrat kompleks, sehingga cocok dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi yang umum Anda konsumsi.

Anda sebaiknya mengonsumsi ubi ungu dalam kondisi segar agar kandungan gizi di dalamnya tetap terjaga. Jika hendak digunakan dalam waktu lama, ubi ungu sebaiknya Anda simpan di tempat kering dan jauh dari sinar matahari agar bisa bertahan kurang lebih satu minggu.

Menurut sebagian kalangan, jangan membuang kulit ubi ungu untuk mendapatkan manfaat penuhnya. Untuk itu, cuci bersih ubi ungu terlebih dulu dan buang bagian yang rusak sebelum Anda mengolahnya, baik itu direbus atau dijadikan aneka jenis olahan lainnya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Nagdeve, M., & Kartika, S. (2020). 9 Health Benefits of Sweet Potatoes | Organic Facts. Organic Facts. Retrieved 11 February 2021, from https://www.organicfacts.net/health-benefits/vegetable/health-benefits-of-sweet-potatoes.html.

Sweet potato Facts, Health Benefits and Nutritional Value. Health Benefits | Health Benefits of foods and drinks. (2019). Retrieved 11 February 2021, from https://www.healthbenefitstimes.com/sweet-potato/.

Boldt, A., & Renee, J. (2019). Sweet Potatoes and Weight Loss | Livestrong.com. Livestrong.com. Retrieved 11 February 2021, from https://www.livestrong.com/article/424496-sweet-potato-and-weight-loss/.

Appleby, M. (2018). Sweet Potato and Weight Loss. Healthy Eating | SF Gate. Retrieved 11 February 2021, from https://healthyeating.sfgate.com/sweet-potato-weight-loss-2793.html.

High-fiber foods: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Medlineplus.gov. (2020). Retrieved 11 February 2021, from https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000193.htm

Lei Zhang, Hua Ting Li, Li Shen, Qi Chen Fang, Ling Ling Qian, Wei Ping Jia. (2015). Effect of Dietary Resistant Starch on Prevention and Treatment of Obesity-related Diseases and Its Possible Mechanisms. Biomedical and Environmental Sciences. volume 28, issue 4, pages 291-297. https://doi.org/10.3967/bes2015.040

Mohanraj, R., & Sivasankar, S. (2014). Sweet potato (Ipomoea batatas [L.] Lam)–a valuable medicinal food: a review. Journal of medicinal food, 17(7), 733–741. https://doi.org/10.1089/jmf.2013.2818 

Belwal, T., Nabavi, S. F., Nabavi, S. M., & Habtemariam, S. (2017). Dietary Anthocyanins and Insulin Resistance: When Food Becomes a Medicine. Nutrients, 9(10), 1111. https://doi.org/10.3390/nu9101111 

Ju, R., Zheng, S., Luo, H., Wang, C., Duan, L., Sheng, Y., Zhao, C., Xu, W., & Huang, K. (2017). Purple Sweet Potato Attenuate Weight Gain in High Fat Diet Induced Obese Mice. Journal of food science, 82(3), 787–793. https://doi.org/10.1111/1750-3841.13617 

Sweet potato, raw, unprepared (Includes foods for USDA’s Food Distribution Program). FoodData Central – U.S. Department of Agriculture. (2019). Retrieved 11 February 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/168482/nutrients.

Foto Penulis
Ditulis oleh Risky Candra Swari pada 06/06/2018
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x