5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Semua anjuran makanan sehat selalu menyebut sayur sebagai bahan makanan penting yang harus dikonsumsi setiap hari. Tapi bagaimana dengan orang yang tidak suka sayur? Adakah cara mengatur pola makan atau diet tanpa sayur yang masih tetap menyehatkan?

Tips makan sehat tanpa sayur

Pada dasarnya, masih ada kemungkinan untuk menjalani pola makan sehat jika Anda tak suka sayur. Ya, Anda bisa melakukan diet tanpa sayur disertai olahraga rutin harian. Berikut ini, merupakan beberapa cara diet tanpa sayur yang bisa Anda ikuti:

1. Penuhi asupan protein dan serat dari bahan makanan lain

Setiap hari, tubuh Anda membutuhkan asupan serat yang banyak terdapat pada kandungan sayur. Anda bisa memperoleh serat dari bahan-bahan makanan lainnya seperti kacang atau biji-bijian.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan protein harian yang biasanya terdapat pada sayuran hijau seperti brokoli atau bayam, Anda bisa mengakalinya dengan makanan seperti tempe, tahu, ataupun kentang. Penuhi juga asupan protein hewani Anda dengan makan telur, daging ayam, daging ikan, dan makanan laut lainnya.

2. Cari bahan makanan rendah lemak

Memang kebanyakan sayuran tidak mengandung lemak dalam jumlah tinggi. Meski begitu, Anda juga tetap harus memerhatikan asupan rendah lemak pada proses melakukan diet tanpa sayur ini. Mencontek dari resep diet rendah karbohidrat, Anda bisa menggunakan bahan makanan rendah lemak seperti minyak kelapa ataupun minyak zaitun. Keduanya merupakan jenis minyak yang mengandung kandungan lemak jenuh yang sedikit.

Dengan mengonsumsi asupan rendah lemak ini, Anda juga bisa mencegah naiknya kolesterol tubuh sambil mengurangi porsi lemak berlebih pada tubuh.

3. Konsumsi buah

Dengan meminimalisir kehadiran sayur dalam asupan diet, nyatanya Anda masih bisa mengonsumsi buah-buahan. Banyak buah yang mengandung gizi hampir sama setara dengan gizi sayuran. Meskipun tidak terlalu banyak jenis buah yang bisa Anda gunakan bersama dengan masakan, tetapi biasanya buah-buahan seperti nanas, mangga, lemon, bahkan alpukat bisa menjadi bahan dasar saus atau sekedar sebagai pelengkap asupan diet tanpa sayur Anda.

4. Buat smoothies dengan campuran buah

Salah satu cara mudah untuk mengonsumsi sayur dan buah adalah dengan mengubah bentuknya menjadi smoothies atau jus. Kini sudah semakin banyak gerai smoothies dan jus, Anda bisa dengan mudah menemukan produk-produk ini. Tetapi jika Anda ingin mencoba membuat jus sendiri, Anda bisa mencoba mencampur sayur dan buah favorit Anda. Cobalah membuat jus buah terlebih dahulu, baru kemudian dicampur dengan sayur-sayuran. Usahakan tidak menggunakan tambahan gula yang berlebihan.

5. Konsumsi vitamin dan suplemen

Sayuran diperlukan tubuh karena mengandung banyak manfaat dari gizi, vitamin, dan mineral yang terkandung. Bagi Anda yang tidak suka sayur, Anda masih bisa mendapatkan sejumlah vitamin sayuran tersebut lewat vitamin serta suplemen tertentu. Pastikan juga untuk berkonsultasi pada dokter Anda mengenai suplemen dan vitamin yang akan dikonsumsi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit