home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Suplemen Magnesium untuk Kesehatan Tulang Lansia

Manfaat Suplemen Magnesium untuk Kesehatan Tulang Lansia

Magnesium memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat mineral magnesium yang belum diketahui adalah untuk kesehatan tulang. Beberapa penelitian yang menyebutkan magnesium bermanfaat menjaga kesehatan tulang, khususnya pada orang dewasa dan lanjut usia atau lansia. Lalu, apakah lansia boleh mengonsumsi suplemen magnesium untuk memenuhi kebutuhannya akan nutrisi ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Manfaat magnesium untuk kesehatan tulang

patah tulang spiral

Magnesium memang penting untuk membantu menjaga kesehatan tulang lansia. Semakin tinggi kadar magnesium dalam tubuh, semakin tinggi pula tingkat kepadatan tulang Anda. Hal ini tentu penting untuk mengurangi risiko patah tulang dan osteoporosis pada lansia.

Pasalnya, kedua gangguan muskuloskeletal tersebut memang sangat rentan terjadi pada lansia. Apalagi, patah tulang adalah salah satu penyebab kecacatan fisik pada lansia yang bisa Anda cegah sejak dini. Oleh sebab itu, mengonsumsi magnesium, baik dari makanan maupun dari suplemen untuk lansia dapat mencukupi kebutuhannya.

Hal ini khususnya sangat bermanfaat bagi wanita lansia dengan risiko yang lebih tinggi. Ya, saat Anda mengonsumsi nutrisi yang satu ini, sebagian besar asupan magnesium akan tersimpan dalam jaringan tulang. Sementara itu, sisanya akan tersimpan pada otot.

Magnesium berperan mengatur banyak kalsium yang masuk dan keluar dari selaput sel tulang dan otot. Jika kadar magnesium dalam tubuh terlalu sedikit, proses pengangkutan kalsium dari dan menuju sel tidak dapat berjalan dengan baik. Akibatnya, lansia berisiko lebih tinggi memiliki tulang rapuh yang meningkatkan potensi osteoporosis.

Meski begitu, para ahli masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat mengonsumsi suplemen jenis ini untuk lansia.

Mencukupi kebutuhan magnesium untuk lansia

suplemen untuk diabetes

Mengingat magnesium adalah salah satu mineral yang cukup penting untuk kesehatan tulang lansia, Anda perlu memenuhi kebutuhan nutrisi lansia ini. Anda bisa mendapatkan asupan magnesium baik dari makanan langsung atau dengan mengonsumsi suplemen magnesium untuk lansia.

Namun, sebelum itu, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu kebutuhan magnesium harian Anda, seperti berikut:

  • Orang dewasa laki-laki usia 19-51 tahun ke atas: 400-420 miligram (mg).
  • Orang dewasa perempuan usia 19-51 tahun ke atas: 310-320 mg.
  • Wanita hamil: 350-360 mg.
  • Wanita menyusui: 310-320 mg.

Mendapatkan asupan magnesium dari makanan

Seperti yang telah disebutkan, Anda bisa mendapatkan asupan magnesium dari makanan dan suplemen untuk lansia. Nah, jika Anda ingin mengonsumsinya dari makanan, berikut adalah beberapa daftar makanan yang tinggi kandungan magnesiumnya:

Mendapatkan asupan magnesium dari suplemen

Nah, biasanya, lansia yang memutuskan untuk mengonsumsi suplemen magnesium adalah mereka yang tidak bisa mencukupi kebutuhan mineral ini hanya dari makanan. Para ahli memang menekankan bahwa orang lanjut usia lebih baik mencukupi kebutuhan magnesium dari suplemen obat.

Pasalnya, meningkatkan asupan magnesium dari makanan saja tidak otomatis meningkatkan kadarnya dalam darah. Hal ini khususnya pada lansia yang memiliki kondisi kesehatan tertentu sehingga harus mengonsumsi obat-obatan atau memiliki gangguan pencernaan. Oleh sebab itu, lansia boleh mengonsumsi suplemen ini untuk mencukupi kebutuhannya.

Suplemen magnesium untuk lansia yang bisa Anda beli di apotek ini biasanya memiliki dua jenis, yaitu suplemen cair dan tablet. Menurut Harvard School of Public Health, suplemen magnesium untuk lansia berbentuk cair umumnya mengandung magnesium sitrat atau klorida. Jenis suplemen ini biasanya lebih mudah terserap tubuh daripada suplemen berbentuk tablet yang mengandung magnesium oksida dan sulfat.

Meski begitu, Anda tetap perlu berhati-hati, karena magnesium memiliki efek laksatif yang dapat membuat perut terasa sakit. Biasanya, efek ini terdapat pada suplemen magnesium untuk lansia berbentuk tablet yang mengandung magnesium hidroksida. Oleh sebab itu, Anda perlu berhati-hati saat memilih suplemen untuk lansia.

Sebaiknya, minta bantuan anggota keluarga atau perawat lansia saat hendak membeli suplemen magnesium agar tidak terjadi kesalahan dalam memilih. Tak hanya itu, selalu diskusikan dengan dokter terlebih dahulu mengenai penggunaan suplemen magnesium untuk lansia, ya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Minerals for Bone Health. Retrieved 29 March 2021, from https://americanbonehealth.org/nutrition/minerals-for-bone-health/

The Nutrition Source – Magnesiu,. Retrieved 29 March 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/magnesium/

Bone Health in Brief. Retrieved 29 March 2021, from https://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/bone-health-in-brief

Magnesium. Retrieved 29 March 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Magnesium-HealthProfessional/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x