Telinga Berdenging (Tinnitus)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Definisi

Apa itu telinga berdenging (tinnitus)?

Tinnitus atau yang lebih dikenal dengan telinga berdenging adalah persepsi dering di telinga yang diakibatkan oleh suatu kondisi, seperti yang berkaitan dengan kehilangan pendengaran saat usia menua, cedera telinga, atau gangguan sistem sirkulasi.

Tinnitus adalah kondisi yang dapat terjadi pada salah satu atau kedua telinga Anda. Dikutip dari Healthline, telinga berdenging dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Tinnitus objektif

Tinnitus objektif adalah kondisi ketika Anda dan orang lain dapat mendengar kebisingan pada telinga Anda. Kondisi ini terjadi karena pembuluh darah abnormal di dalam dan sekitar telinga Anda. Tinnitus objektif adalah kondisi yang langka. 

  1. Tinnitus subjektif

Tinnitus subjektif adalah kondisi telinga berdenging yang lebih umum daripada jenis yang lainnya. Dalam kondisi ini, hanya Anda yang dapat mendengar raungan, dering, dan suara lainnya. 

Ini juga dapat disebabkan oleh masalah pada saraf pendengaran Anda dan bagian otak yang menafsirkan sinyal sebagai suara.

Meskipun mengganggu, tinnitus adalah kondisi yang bukan pertanda serius. Meskipun tinnitus adalah kondisi yang dapat memburuk seiring bertambahnya usia, untuk beberapa orang, telinga berdering dapat membaik dengan perawatan.

Seberapa umumkah tinnitus?

Telinga berdenging relatif umum terjadi. Mempengaruhi sekitar 1 dari 5 orang. Hal ini dapat mempengaruhi pasien pada usia berapa pun. 

Biasanya lebih sering mempengaruhi pria daripada wanita. Telinga berdering dapat dihindari dengan mengurangi faktor risiko Anda dan diatasi dengan mengobati penyebab. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja gejala tinnitus?

Gejala umum dari tinnitus adalah Anda mendengar suara tanpa sumber yang jelas, yang dapat berupa:

  • Dering
  • Dengung
  • Deru
  • Decak
  • Mendesis

Dilansir dari Harvard Health Publishing, tinnitus adalah suatu gejala dari kondisi pendengaran. Beberapa orang yang mengidap telinga berdenging mungkin juga mengalami gejala:

  • Insomnia 
  • Kesulitan berkomunikasi
  • Depresi
  • Frustasi
  • Mudah tersinggung

Sebagai tambahan, tergantung dari penyebab telinga berdenging, Anda mungkin juga mengalami:

  • Kehilangan pendengaran
  • Pusing atau vertigo
  • Sakit pada telinga
  • Muntah

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala telinga berdenging di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kondisi ini?

Pada sebagian orang, telinga berdenging disebabkan oleh kondisi di bawah ini:

  • Kehilangan pendengaran berkaitan dengan usia

Bagi kebanyakan orang, biasanya sekitar usia usia 60 tahun. Hilangnya pendengaran dapat menyebabkan tinnitus. Istilah medis untuk jenis gangguan pendengaran ini adalah presbikusis.

  • Paparan terhadap suara keras untuk jangka waktu panjang atau pendek

Suara keras, seperti yang berasal dari alat berat, gergaji mesin, dan senjata api, dapat menyebabkan pendengaran yang berhubungan dengan kebisingan. Perangkat musik, seperti pemutar MP3 atau iPod, juga dapat menyebabkan telinga berdenging jika didengarkan dengan suara keras dalam waktu yang lama. 

Tinnitus adalah kondisi yang dapat hilang dengan sendirinya jika paparan termasuk berjangka pendek, seperti menghadiri konser musik. Namun, baik paparan jangka pendek dan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan permanen. 

  • Penyumbatan kotoran telinga

Kotoran telinga melindungi saluran telinga Anda dengan menjebak kotoran dan memperlambat pertumbuhan bakteri. Ketika memiliki terlalu banyak kotoran telinga, akan menjadi sulit untuk menghilangkannya secara alami. 

Akibatnya, gangguan pendengaran atau iritasi pada gendang telinga dapat terjadi, yang dapat menyebabkan tinnitus.

  • Perubahan tulang telinga

Kekakuan dari tulang-tulang di telinga tengah (otosklerosis) dapat mempengaruhi pendengaran Anda dan menyebabkan tinnitus. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan tulang yang tidak normal, dan cenderung diwariskan dalam keluarga.

Penyebab lain tinnitus

Beberapa penyebab tinnitus adalah kondisi yang tidak umum, termasuk:

  • Penyakit Meniere

Tinnitus adalah kondisi yang dapat menjadi indikasi awal penyakit Meniere, sebuah gangguan telinga bagian dalam yang mungkin disebabkan oleh tekanan cairan telinga bagian dalam yang abnormal. 

  • Gangguan TMJ

Masalah dengan sendi temporomandibular, yaitu sendi di setiap sisi kepala bagian depan telinga, di mana tulang rahang bawah Anda bertemu tengkorak, dapat menyebabkan tinitus.  

  • Cedera kepala atau cedera leher

Cedera kepala atau leher dapat mempengaruhi telinga bagian dalam, saraf pendengaran, atau fungsi otak yang berhubungan dengan pendengaran. Beberapa kecelakaan biasanya menyebabkan tinnitus pada satu telinga saja. 

  • Neuroma akustik

Kondisi ini adalah tumor jinak non-kanker yang berkembang pada saraf kranial yang membentang dari otak ke telinga bagian dalam Anda. Saraf tersebut mengendalikan keseimbangan dan pendengaran. 

Kondisi ini juga disebut sebagai schwannoma vestibular, yaitu kondisi yang menyebabkan tinnitus hanya pada satu telinga. 

  • Disfungsi tuba eustachius

Dalam kondisi ini, tabung di telinga yang menghubungkan telinga tengah ke tenggorokan bagian atas Anda terus membesar sepanjang waktu. Ini membuat telinga Anda terasa penuh. 

Kehilangan sejumlah besar berat badan, kehamilan, dan terapi radiasi adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gangguan ini. 

  • Kejang otot di telinga bagian dalam

Otot-otot di telinga bagian dalam bisa tegang (kejang), yang dapat menyebabkan tinnitus, gangguan pendengaran, dan perasaan penuh di telinga. Ini terjadi tanpa alasan yang jelas, tetapi bisa juga disebabkan oleh penyakit saraf, termasuk multiple sclerosis

Gangguan pembuluh darah terkait dengan tinnitus

Pada kasus-kasus langka, tinnitus adalah kondisi yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah. Jenis tinnitus ini disebut pulsatile tinnitus. Penyebabnya termasuk:

  • Aterosklerosis

Dengan bertambahnya usia dan penumpukan kolesterol dan endapan lainnya, pembuluh darah besar yang dekat dengan telinga bagian tengah dan dalam Anda kehilangan elastisitasnya. Itu menyebabkan aliran darah menjadi lebih kuat, sehingga telinga Anda lebih mudah mendeteksi ketukan. 

  • Tumor kepala dan leher

Tumor yang menekan pembuluh darah di kepala atau leher Anda (vaskular neoplasma) dapat menyebabkan telinga berdenging dan gejala lainnya. 

  • Tekanan darah tinggi

Hipertensi dan faktor-faktor yang meningkatkan tekanan darah, seperti stres, alkohol dan kafein, membuat telinga berdenging lebih mudah dirasakan. 

  • Aliran darah bergolak

Penyempitan atau kerutan pada arteri leher (arteri karotis) atau vena di leher (vena jugularis) dapat menyebabkan turbulen, aliran darah yang tidak teratur, yang menyebabkan telinga berdenging. 

  • Malformasi kapiler

Suatu kondisi yang  disebut arteriovenous malformation (AVM), koneksi abnormal antara arteri dan vena, dapat menyebabkan telinga berdenging.

Pengobatan yang menyebabkan tinnitus

Sejumlah obat adalah penyebab tinnitus dan dapat memperburuk kondisinya. Secara umum, semakin tinggi dosis obat-obatan ini, tinnitus semakin buruk. 

Seringkali kebisingan yang tidak diinginkan menghilang ketika Anda berhenti menggunakan obat-obatan ini. Telinga berdenging dapat terjadi karena efek samping dari penggunaan obat-obatan, yang mengandung:

  • Dosis tinggi dari aspirin, atau lebih dari 12 dosis harian dalam waktu lama
  • Obat diuretik, seperti bumetanide
  • Obat antimalaria, seperti klorokuin
  • Antibiotik dengan akhiran “-mysin,” seperti eritromisin dan gentamisin
  • Obat kanker tertentu, seperti vincristine.

Sebagai tambahan, beberapa suplemen herbal, seperti nikotin dan kafein adalah penyebab tinnitus yang lain. 

Telinga berdenging dapat memburuk pada beberapa orang jika mereka minum alkohol, merokok, minum minuman berkafein, atau makan makanan tertentu. Untuk alasan yang belum sepenuhnya jelas, stres dan kelelahan juga mungkin dapat memperburuk telinga berdenging.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mengalami telinga berdenging?

Faktor risiko untuk tinnitus adalah:

  • Paparan bunyi keras. Mendengarkan suara keras dalam waktu yang lama dapat merusak sel-sel rambut sensorik dalam telinga Anda. 
  • Usia. Lanjut usia memiliki risiko lebih tinggi terkena telinga berdenging daripada mereka yang masih muda.
  • Jenis kelamin. Ini biasanya mempengaruhi lebih banyak pria dibandingkan wanita.
  • Merokok. Perokok punya risiko yang lebih besar terkena telinga berdenging
  • Masalah kardiovaskular. Kondisi yang berhubungan dengan aliran darah Anda, seperti tekanan darah tinggi atau penyempitan arteri (aterosklerosis), dapat meningkatkan risiko telinga berdenging.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana tinnitus didiagnosis?

Cara tinnitus didiagnosis adalah:

  • Uji pendengaran (audiologi). Anda akan duduk di ruang kedap suara dengan menggunakan earphone yang akan memainkan suara spesifik.  
  • Gerakan. Dokter akan meminta Anda menggerakkan mata, mengepalkan rahang, atau menggerakkan leher, lengan dan kaki.
  • Tes Pencitraan. Pemeriksaan ini dapat berupa CT atau MRI scan.
  • Suara yang Anda dengar. Suara itu berupa decakan/keramaian/senandung/detak jantung/dering.

Bagaimana telinga berdenging diobati?

Pengobatan tinnitus adalah tergantung pada penyebabnya. Orang yang mengalami tinnitus karena efek samping pengobatan akan menyesuaikan konsumsi obat, dengan berhenti atau mengurangi dosis. 

Membersihkan kotoran telinga juga dapat mengobati telinga berdenging. Sementara itu, jika telinga berdenging disebabkan oleh penyakit Meniere, kondisi tersebut biasanya akan tetap ada meski telah diobati. 

Terapi perilaku kognitif juga disebut dapat mengurangi efek tinnitus dan mengurangi keparahan gejalanya. Secara umum, pilihan pengobatan tinnitus adalah:

  • Menghilangkan kotoran telinga.
  • Mengobati kondisi pembuluh darah yang menyebabkan tinnitus.
  • Mengubah obat Anda yang menjadi penyebab tinnitus.
  • Menggunakan alat bantu dengar.
  • Menggunakan perangkat pelindung.
  • Obat-obatan, misalnya antidepresan trisiklik, seperti amitriptyline dan nortriptyline serta alprazolam (niravam, xanax).

Terapi lain yang dapat mengobati telinga berdenging adalah:

  1. Biofeedback, suatu bentuk terapi yang mengajarkan Anda untuk mengontrol fungsi tubuh, seperti detak jantung, pernapasan, dan keringat. 
  2. Penggunaan masker tinnitus, yang merupakan alat bantu dengar yang mengeluarkan suara dan dapat membatalkan suaratelinga berdenging . 

Terapi pelatihan tinnitus, yaitu dengan menggunakan alat kecil penghasil white noise yang dikenakan di belakang atau di dalam saluran telinga untuk membantu orang belajar mengabaikan telinga berdenging.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi telinga berdenging?

Gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi tinnitus adalah:

  • Hindari atau kurangi paparan terhadap hal-hal yang dapat membuat telinga berdenging Anda memburuk, seperti, suara keras, kafein dan nikotin. 
  • Lindungi dari kebisingan. Awasi terus level volume televisi, radio, dan pemutar musik pribadi Anda. Kenakan perlindungan telinga.
  • Mengelola stres. Anda dapat mengambil langkah untuk mengelola telinga berdenging Anda dengan mengurangi stres. Stres tidak menyebabkan telinga berdenging, tetapi dapat memburuk kondisinya. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Februari 11, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca