Telinga Berdenging (Tinnitus)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/04/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu telinga berdenging (tinnitus)?

Telinga berdenging, atau dalam bahasa medis disebut dengan tinnitus, adalah sensasi munculnya dering atau denging di telinga akibat suatu kondisi. Tinnitus biasanya berkaitan dengan kondisi kehilangan pendengaran saat usia menua, cedera telinga, atau gangguan sistem sirkulasi.

Tinnitus bisa terjadi pada salah satu atau kedua telinga Anda. Umumnya, telinga berdenging terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Tinnitus objektif

Tinnitus objektif adalah kondisi ketika Anda dan orang lain dapat mendengar kebisingan pada telinga Anda. Kondisi ini terjadi karena pembuluh darah abnormal di dalam dan sekitar telinga. Tinnitus objektif adalah kondisi yang langka.

2. Tinnitus subjektif

Tinnitus subjektif adalah kondisi telinga berdenging yang lebih umum daripada jenis yang lainnya. Dalam kondisi ini, hanya Anda yang dapat mendengar raungan, dering, dan suara lainnya. 

Ini juga dapat disebabkan oleh masalah pada saraf pendengaran Anda dan bagian otak yang menafsirkan sinyal tertentu sebagai suara.

Meskipun mengganggu, tinnitus bukanlah pertanda serius. Kondisi telinga berdenging ini dapat memburuk seiring bertambahnya usia. Namun, bagi beberapa orang, kondisi ini bisa membaik dengan pengobatan.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Telinga berdenging relatif umum terjadi pada orang usia berapa pun. Sekitar 1 dari 5 orang mengalami hal ini.  

Wanita biasanya lebih sering mengalami dibandingkan lelaki. Anda bisa mencegah telinga berdenging dengan mengurangi faktor risiko Anda atau mengobatinya sesuai penyebab. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja gejala tinnitus?

Gejala umum dari tinnitus adalah Anda mendengar suara tanpa sumber yang jelas, yang dapat berupa:

  • Dering
  • Dengung
  • Deru
  • Decak
  • Mendesis

Dilansir dari Harvard Health Publishing, tinnitus adalah suatu gejala dari kondisi pendengaran. Beberapa orang yang mengidap telinga berdenging mungkin juga mengalami gejala:

  • Insomnia 
  • Kesulitan berkomunikasi
  • Depresi
  • Frustrasi
  • Mudah tersinggung

Sebagai tambahan, tergantung dari penyebab telinga berdenging, Anda mungkin juga mengalami:

  • Kehilangan pendengaran
  • Pusing atau vertigo
  • Sakit pada telinga
  • Muntah

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala telinga berdenging di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kondisi ini?

Pada sebagian orang, telinga berdenging disebabkan oleh kondisi di bawah ini:

Kehilangan pendengaran berkaitan dengan usia

Bagi kebanyakan orang, kondisi ini terjadi sekitar usia 60 tahun. Hilangnya pendengaran dapat menyebabkan tinnitus. Istilah medis untuk jenis gangguan pendengaran ini adalah presbikusis.

Mendengar suara keras untuk jangka waktu panjang atau pendek

Suara keras, seperti yang berasal dari alat berat, gergaji mesin, dan senjata api, dapat menyebabkan pendengaran yang berhubungan dengan kebisingan. Mendengarkan musik menggunakan headset juga bisa menyebabkan telinga berdenging jika didengarkan dengan suara keras dalam waktu yang lama. 

Tinnitus adalah kondisi yang bisa hilang dengan sendirinya jika terjadi akibat mendengar suara keras dalam jangka pendek, seperti menghadiri konser musik. Namun, baik paparan jangka pendek dan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan permanen. 

Penyumbatan kotoran telinga

Kotoran atau cairan telinga melindungi saluran telinga Anda dengan menjebak kotoran dan memperlambat pertumbuhan bakteri. Ketika memiliki terlalu banyak kotoran telinga, akan menjadi sulit untuk menghilangkannya secara alami. 

Akibatnya, gangguan pendengaran atau iritasi pada gendang telinga dapat terjadi, yang dapat menyebabkan tinnitus.

Perubahan tulang telinga

Kekakuan dari tulang-tulang di telinga tengah (otosklerosis) dapat memengaruhi pendengaran Anda dan menyebabkan tinnitus. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan tulang yang tidak normal, dan cenderung diwariskan dalam keluarga.

Penyebab lain tinnitus

Beberapa kondisi yang kurang umum lainnya yang bisa jadi penyebab tinnitus adalah:

1. Penyakit Meniere

Tinnitus bisa menjadi salah satu indikasi awal penyakit Meniere, sebuah gangguan telinga bagian dalam yang mungkin disebabkan oleh tekanan cairan telinga bagian dalam yang abnormal. 

2. Gangguan TMJ

Masalah dengan sendi temporomandibular, yaitu sendi di setiap sisi kepala bagian depan telinga, di mana tulang rahang bawah Anda bertemu tengkorak, dapat menyebabkan tinitus.  

3. Cedera kepala atau leher

Cedera kepala atau leher dapat memengaruhi telinga bagian dalam, saraf pendengaran, atau fungsi otak yang berhubungan dengan pendengaran. Beberapa kecelakaan biasanya menyebabkan tinnitus pada salah satu telinga saja. 

4. Neuroma akustik

Kondisi ini adalah tumor jinak non-kanker pada saraf yang membentang dari otak ke telinga bagian dalam Anda. Saraf tersebut mengendalikan keseimbangan dan pendengaran. 

Kondisi ini juga disebut sebagai schwannoma vestibular, yaitu kondisi yang menyebabkan tinnitus hanya pada satu telinga. 

5. Disfungsi tuba eustachius

Dalam kondisi ini, tabung di telinga yang menghubungkan telinga tengah ke tenggorokan bagian atas Anda terus membesar sepanjang waktu. Ini membuat telinga Anda terasa penuh. 

Kehilangan sejumlah besar berat badan, kehamilan, dan terapi radiasi adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gangguan ini. 

6. Kejang otot di telinga bagian dalam

Otot-otot di telinga bagian dalam bisa menegang (kejang) dan menyebabkan tinnitus, gangguan pendengaran, dan perasaan penuh di telinga. Ini terjadi tanpa alasan yang jelas, tetapi bisa juga disebabkan oleh penyakit saraf, termasuk multiple sclerosis

7. Pengobatan

Secara umum, semakin tinggi dosis obat-obatan ini, tinnitus semakin buruk. 

Telinga berdenging dapat terjadi karena efek samping dari penggunaan obat-obatan, yang mengandung:

  • Dosis tinggi dari aspirin, atau lebih dari 12 dosis harian dalam waktu lama
  • Obat diuretik, seperti bumetanide
  • Obat antimalaria, seperti klorokuin
  • Antibiotik dengan akhiran “-mysin”, seperti eritromisin dan gentamisin
  • Obat kanker tertentu, seperti vincristine

Sebagai tambahan, beberapa suplemen herbal, seperti nikotin dan kafein adalah penyebab tinnitus yang lain. 

8. Gangguan pembuluh darah terkait tinnitus

Pada kasus-kasus langka, tinnitus adalah kondisi yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah. Jenis ini disebut pulsatile tinnitus. Beberapa penyebab tinnitus akibat gangguan pembuluh darah adalah:

  • Aterosklerosis: pertambahan usia dan penumpukan kolesterol serta endapan lain membuat telinga tengah kehilangan elastisitas. Akibatnya aliran darah lebih kuat, dan Anda lebih peka terhadap ketukan/bunyi.
  • Tumor kepala dan leher: telinga berdenging ketika tumor menekan pembuluh darah pada kepala atau leher.
  • Tekanan darah tinggi: hipertensi dan faktor yang meningkatkan tekanan darah dapat membuat telinga berdenging lebih mudah dirasakan.
  • Aliran darah bergolak: penyempitan pada arteri atau vena di leher dapat menyebabkan aliran darah tidak teratur, yang menyebabkan telinga berdenging.
  • Malformasi kapiler (arteriovenous malformation/AVM) (AVM): adanya koneksi abnormal antara arteri dan vena yang menyebabkan telinga berdenging.

Faktor risiko

Apa yang membuat saya berisiko mengalami telinga berdenging?

Beberapa faktor risiko untuk tinnitus adalah:

  • Paparan bunyi keras. Mendengarkan suara keras dalam waktu yang lama dapat merusak sel-sel rambut sensorik dalam telinga Anda. 
  • Usia. Lansia memiliki risiko lebih tinggi terkena telinga berdenging daripada mereka yang masih muda.
  • Jenis kelamin. Kondisi ini lebih sering terjadi kepada pria dibandingkan wanita.
  • Merokok. Perokok punya risiko yang lebih besar terkena telinga berdenging
  • Masalah kardiovaskular. Kondisi yang berhubungan dengan aliran darah Anda, seperti tekanan darah tinggi atau penyempitan arteri (aterosklerosis), dapat meningkatkan risiko telinga berdenging.

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Cara tinnitus (telinga berdenging) didiagnosis adalah:

  • Uji pendengaran (audiologi). Anda akan duduk di ruang kedap suara dengan menggunakan earphone yang akan memainkan suara spesifik.  
  • Gerakan. Dokter akan meminta Anda menggerakkan mata, mengepalkan rahang, atau menggerakkan leher, lengan, dan kaki.
  • Tes Pencitraan. Pemeriksaan ini dapat berupa CT atau MRI scan.
  • Suara yang Anda dengar. Suara itu berupa decakan/keramaian/senandung/detak jantung/dering.

Bagaimana cara mengobati telinga berdenging (tinnitus)?

Pengobatan tinnitus biasanya akan tergantung pada penyebabnya. Orang yang mengalami tinnitus karena efek samping pengobatan akan menyesuaikan konsumsi obat, dengan berhenti atau mengurangi dosis. 

Membersihkan kotoran telinga juga dapat mengobati kondisi ini. Namun, jika telinga berdenging disebabkan oleh penyakit Meniere, kondisi tersebut biasanya akan tetap ada meski telah diobati. 

Terapi perilaku kognitif juga disebut dapat mengurangi efek tinnitus dan mengurangi keparahan gejalanya. Secara umum, pilihan pengobatan tinnitus adalah:

  • Menghilangkan kotoran telinga.
  • Mengobati kondisi pembuluh darah yang menyebabkan tinnitus.
  • Mengubah obat Anda yang menjadi penyebab tinnitus.
  • Menggunakan alat bantu dengar.
  • Menggunakan perangkat pelindung.
  • Obat-obatan, misalnya antidepresan trisiklik, seperti amitriptyline dan nortriptyline serta alprazolam (Niravam, Xanax).

Pengobatan lain yang dapat membantu mengobati telinga berdenging adalah:

  1. Biofeedback: suatu bentuk terapi yang mengajarkan Anda untuk mengontrol fungsi tubuh, seperti detak jantung, pernapasan, dan keringat. 
  2. Penggunaan masker tinnitus: merupakan alat bantu dengar yang mengeluarkan suara dan dapat membatalkan suara telinga berdenging. 

Terapi pelatihan tinnitus, yaitu dengan menggunakan alat kecil penghasil white noise yang dikenakan di belakang atau di dalam saluran telinga untuk membantu orang belajar mengabaikan telinga berdenging.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi telinga berdenging?

Gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi tinnitus adalah:

  • Hindari atau kurangi paparan terhadap hal-hal yang dapat membuat telinga berdenging Anda memburuk, seperti, suara keras, kafein dan nikotin. 
  • Lindungi dari kebisingan. Awasi terus level volume televisi, radio, dan pemutar musik pribadi Anda. Kenakan perlindungan telinga.
  • Mengelola stres. Anda dapat mengambil langkah untuk mengelola telinga berdenging Anda dengan mengurangi stres. Stres tidak menyebabkan telinga berdenging, tetapi dapat memburuk kondisinya. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Memilih Alat Bantu Dengar yang Tepat Agar Tak Salah Pilih

Memilih alat bantu dengar tidak bisa asal. Tak hanya kenaymanan, Anda wajib mengetahui alat yang sesuai dengan masalah pendengaran yang dimiliki.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

3 Macam Gangguan Pendengaran yang Paling Sering Terjadi

Berdasarkan penyebabnya, gangguan pendengan dibagi menjadi beberapa jenis. Apa saja jenis gangguan pendengaran yang perlu Anda ketahui?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Normalkah Jika Telinga Berdenging? Ketahui Berbagai Penyebabnya Di Sini

Pernahkah Anda mendengar suara denging, desis, atau suara bising lainnya, namun orang lain tidak mendengarnya? Sebenarnya, apa penyebab telinga berdenging?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Bahaya Tidak, Sih, Kalau Gendang Telinga Pecah?

Gendang telinga pecah bisa terjadi kapanpun karena berbagai hal. Sebenarnya, bahaya tidak, sih? Apakah akan mengganggu proses pendengaran?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
anak dengan gangguan pendengaran di sekolah

Cara Membantu Anak dengan Gangguan Pendengaran di Sekolah

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020
gangguan pendengaran karena cacar air

Benarkah Cacar Air Bisa Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/10/2019
mendengar detak jantung

Detak Jantung Terdengar Jelas di Telinga, Apakah Ini Normal?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28/02/2019