6 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Kondisi saluran telinga bagian dalam yang gatal merupakan masalah yang umum. Hal ini mungkin memicu Anda untuk menggaruk sembari mencungkil ke bagian dalam telinga. Hal itu sangat tidak disarankan untuk dilakukan, karena bisa menyebabkan lecet dan trauma pada saluran telinga. Lalu, kondisi apa yang menjadi penyebab telinga gatal? Bagaimana cara menanganinya?

Apa saja penyebab telinga gatal?

Penyebab yang paling umum adalah adanya infeksi jamur dan beberapa penyakit kulit seperti psoriasis atau dermatitis kontak . Kadang orang yang punya alergi gatal juga mengeluhkan bagian telinganya ikut gatal.

Rasa gatal tiba-tiba pada telinga, sebetulnya bisa diatasi sendiri dengan menggunakan obat minum antihistamin secara sementara. Meski demikian, kondisi ini bisa menjadi satu indikasi yang mengarah pada adanya infeksi dalam telinga.

Berikut merupakan beberapa hal yang menjadi penyebab telinga gatal, termasuk juga dengan infeksi:

1. Telinga kotor

cara membersihkan telinga

Telinga Anda gatal mungkin karena jarang dibersihkan. Namun, membersihkan telinga juga tidak boleh sembarangan. Jangan gunakan cotton bud untuk mengorek kotoran telinga, apalagi pakai kuku tangan.

Pakai obat tetes telinga mengandung hidrogen peroksida atau sodium bikarbonat yang bisa dibeli di apotek untuk membersihkan telinga. Anda juga bisa teteskan sedikit baby oil atau minyak zaitun ke dalam telinga, dan tunggu 5 menit. Cara ini bisa melunakkan dan kemudian meluruhkan kotoran telinga.

Jika gatalnya sudah sangat mengganggu, pergi ke dokter untuk membersihkan telinga Anda.

2. Telinga Anda kering

kena infeksi telinga dewasa

Ternyata saluran telinga bagian dalam membutuhkan kelembapan tersendiri. Jika telinga Anda kering, akibat produksi lilin atau kelembaban yang tidak cukup, alhasil efeknya pun bisa jadi gatal. Saat telinga tidak memiliki kelembapan yang cukup, terkadang telinga akan mengeluarkan kulit mengelupas sebagai tanda bahwa telinga Anda kurang lembap.

Telinga kering dapat disebabkan oleh aktivitas membersihkan telinga yang berlebihan. Dikutip dari Cleveland Clinic, kotoran telinga memiliki sifat antijamur dan antibakteri untuk membantu mencegah infeksi. Pembersihan yang berlebihan dapat menghilangkan manfaat tersebut, sehingga Anda lebih berisiko mengalami telinga gatal. 

Meskipun begitu, rasa gatal pada telinga juga sering kali menjadi pertanda penumpukan kotoran telinga. Namun, ketika Anda mengalami penumpukan kotoran telinga (cerumen prop), Anda mungkin akan mengalami gejala lain, seperti sakit atau bau pada telinga Anda

3. Radang di saluran telinga

Jerawat di telinga

Radang saluran telinga merupakan kondisi yang terjadi saat kulit di dalam dan sekitar saluran telinga menjadi meradang. Kondisi ini bisa disebabkan akibat reaksi alergi terhadap produk yang Anda gunakan di telinga maupun di area sekitarnya. 

Contoh produk yang dapat menyebabkan kondisi ini adalah sampo, gel rambut, semprotan rambut, pewarna rambut dan parfum. Reaksi alergi mungkin muncul akibat reaksi tubuh terhadap zat tertentu. 

4. Infeksi saluran telinga bagian luar

infeksi telinga perenang

Otitis eksterna atau infeksi telinga bagian luar dapat menimbulkan gejala berupa gatal. Rasa tidak nyaman tersebut dapat bervariasi hingga sakit luar biasa. Hal ini biasa dialami oleh atlet renang. 

Otitis eksterna yang menimbulkan gejala berupa telinga gatal disebabkan oleh dermatitis atopik. Ketika mengalami kondisi ini, Anda mungkin akan merasakan gatal pada telinga yang bersifat intens. Selain itu, kulit di sekitar telinga mungkin menjadi merah, menebal, dan semakin gatal jika digaruk.  

5. Anda pakai alat bantu dengar

memilih alat bantu dengar

Alat bantu dengar dapat menyebabkan air terperangkap dalam telinga. Kondisi telinga dalam yang lembap mengundang bakteri dan virus untuk berkembang biak sehingga telinga mudah gatal. Selain itu, alat bantu dengar yang tidak pas dapat memberikan tekanan pada area tertentu di telinga yang bisa menyebabkan gejala ini.

6. Psoriasis

bahaya sering mengorek telinga

Psoriasis adalah kondisi kulit yang menyebabkan seseorang mengalami ruam merah dan gatal di area yang terkena karena proses autoimun. Psoriasis kadang dapat terjadi di bagian tubuh yang terlihat, seperti lengan atau bahkan di dalam telinga. Tak jarang, telinga yang tiba-tiba gatal bisa menjadi salah satu gejala psoriasis di telinga.

Bagaimana cara mengatasi telinga gatal?

Berikut ini berbagai cara mengatasi telinga gatal sesuai dengan penyebabnya.

1. Pakai minyak untuk melembapkan telinga

menumbuhkan rambut

Gejala yang mungul akibat telinga kering bisa diatasi dengan meneteskan satu atau dua tetes minyak sayur atau baby oil. Hal ini dilakukan untuk membantu melembapkannya. Namun, jangan sembarangan! Anda tidak diperbolehkan meneteskan minyak ke telinga jika sedang infeksi atau dalam kondisi gendang telinga yang pecah.

2. Membersihkan telinga

cara menghilangkan keloid

Telinga yang terlalu kotor terkadang membuatnya mengalami gejala ini. Jika ini terjadi, usahakan untuk membersihkannya baik dengan minyak, gliserin, atau obat tetes telinga khusus yang biasanya mengandung hidrogen peroksida. Biasanya kotoran yang mulai melunak akan keluar dengan sendirinya.

Jangan menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga Anda, alih-alih bukannya kotoran akan keluar namun bisa mengakibatkan terdorong lebih ke dalam telinga sehingga kotoran makin sulit dikeluarkan. Jika Anda merasa takut untuk membersihkannya sendiri datanglah ke dokter THT untuk meminta bantuan.

3. Menghentikan penggunaan produk tertentu

telinga sakit saat flu

Terkadang telinga akan terasa gatal sebagai reaksi alergi. Entah produk sampo, anting-anting, atau yang lainnya. Dengan begitu, segera hentikan pemakaiannya agar rasa gatal yang muncul tidak semakin parah. Jika tidak juga mereda, segera konsultasikan ke dokter. Biasanya, dokter akan meresepkan obat antihistamin atau suntikan alergi jika dibutuhkan.

4. Menggunakan obat dokter

tetes telinga

Gatal yang disebabkan oleh infeksi atau kondisi kesehatan lainnya perlu diobati dengan obat dan perawatan dari dokter. Dengan mengobati penyakit pembawanya, kondisi telinga Anda juga akan berangsur membaik. 

Obat antihistamin, antibiotik, dan juga antijamur bisa diberikan sebagai cara mengatasi telinga gatal, sesuai dengan penyebabnya. Sementara itu, tetes telinga kortikosteroid juga cukup efektif untuk mengatasi gejala ini dan mengurangi peradangan.

Selalu konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat untuk mengatasi kondisi ini. Jangan asal pakai salep atau obat tetes telinga tanpa tahu kandungan dan fungsinya. Selain itu, jadwalkan pertemuan rutin dengan dokter THT untuk membantu menjaga kebersihan dan kesehatan telinga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit