Gangguan Pendengaran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu gangguan pendengaran?

Gangguan pendengaran adalah gangguan kesehatan di mana Anda kehilangan kemampuan untuk mendengar suara secara bertahap. Mayo Clinic menyebut kondisi ini bisa terjadi akibat penuaan dan sejumlah faktor lainnya, termasuk mendengarkan suara yang terlalu bising. 

Telinga terdiri dari tiga area utama, yaitu telinga bagian luar, tengah, dan dalam. Ketika bagian-bagian telinga rusak, proses mendengar yang Anda lakukan akan terganggu.

Seberapa umum kondisi ini?

Pendengaran berkurang adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Kondisi ini biasanya terjadi pada lansia. Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gangguan pendengaran?

Gejala umum dari gangguan pendengaran adalah:

  • Kesulitan dalam mendengarkan dan mengerti kata-kata terutama pada tempat yang berisik
  • Kesulitan mendengarkan konsonan
  • Sering meminta lawan bicara untuk mengulangi kata-kata
  • Tidak dapat mendeteksi arah suara
  • Kesulitan mengikuti pembicaraan.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Anda menyadari kehilangan kemampuan mendengarkan secara tiba-tiba
  • Anda tidak dapat mengerti keseluruhan cerita dalam pembicaraan
  • Anda merasa suara seperti teredam
  • Anda perlu untuk menaikkan volume saat menonton TV atau mendengarkan musik

Hubungi dokter Anda ketika merasakan kesulitan mendengar hingga mengganggu kegiatan sehari-hari Anda. Hal ini bisa saja terjadi karena pengaruh umur, jadi Anda mungkin tak menyadarinya dengan cepat. 

Penyebab

Apa penyebab gangguan pendengaran?

Sesuai dengan penyebabnya, gangguan pendengaran dibagi menjadi tiga jenis. Berikut penjelasannya. 

1. Konduktif

Gangguan pendengaran ini biasanya terjadi ketika getaran suara tidak dapat masuk ke dalam bagian telinga dalam. Kondisi ini bisa diakibatkan adanya gangguan pada bagian ossicles (stapes, malleus, dan incus) atau bagian telinga lainnya yang menghambat aliran suara mencapai koklea.

Masalah telinga yang tidak bisa menggetarkan gelombang suara dengan benar juga bisa jadi penyebab tuli konduktif ini.

2. Sensorineural

Gangguan pendengaran ini paling umum terjadi. Jika Anda memiliki kondisi ini, suara jadi sulit untuk didengar dan tidak jelas. Masalah pada telinga ini terjadi pada bagian telinga dalam, saraf koklea, atau gangguan pada silia (rambut kecil di dalam telinga).

Jenis ini biasanya disebabkan oleh berbagai hal dan masalah medis tertentu, seperti:

3. Kombinasi

Gangguan pendengaran kombinasi adalah gabungan dari jenis konduktif dan sensorineural. Orang dengan kondisi ini biasanya mengalami jenis sensorineural lebih dulu.

Seiring waktu tanpa perawatan, gangguan pendengar jadi bertambah buruk dan menimbulkan gangguan konduktif.

Faktor-faktor risiko

Apa saja faktor yang dapat meningkatkan risiko saya mengalami gangguan pendengaran?

Ada banyak faktor risiko untuk gangguan pendengaran, yaitu:

  • Usia
  • Suara kencang
  • Keturunan
  • Suara di tempat kerja
  • Suara rekreasi
  • Beberapa pengobatan, seperti antibiotik, sildenafil (Viagra) dan obat kemoterapi tertentu

Komplikasi 

Pendengaran berkurang bisa menyebabkan efek signifikan pada kualitas hidup Anda. Kondisi ini bisa menumbuhkan rasa depresi pada lansia karena kehilangan pendengaran bisa menyulitkan percakapan dan membuat Anda merasa terisolasi. Kondisi itu juga bisa mengakibatkan penurunan kognitif. 

Diagnosis

Bagaimana gangguan pendengaran didiagnosis?

Beberapa tes di bawah ini dapat dilakukan untuk mendiagnosis gangguan pendengaran supaya Anda penanganan yang tepat.

  • Pemeriksaan fisik
  • Tes skrining
  • Pemeriksaan pendengaran berbasis aplikasi
  • Tes garpu tala
  • Tes audiometri

Pengobatan

Bagaimana mengobati gangguan pendengaran?

Tergantung pada penyebab kehilangan pendengaran Anda, dokter akan menyarankan perawatan yang tepat untuk Anda. Perawatan dapat bervariasi dari hanya mengeluarkan kotoran telinga untuk mencegah penyumbatan.

Berikut pilihan pengobatan yang mungkin direkomendasikan dokter:

1. Menyingkirkan penyumbatan kotoran telinga

Penyumbatan kotoran telinga bisa jadi penyebab dari gangguan pendengaran. Dokter Anda akan menyingkirkan penyumbatan kotoran telinga dengan alat kecil. 

2. Prosedur operasi

Beberapa jenis gangguan pendengaran bisa diatasi dengan operasi, termasuk kelainan gendang telinga atau tulang pendengaran (ossicles). Jika Anda mengalami infeksi berulang karena cairan persisten, dokter mungkin akan memasukkan tabung kecil ke telinga Anda. 

3. Alat bantu dengar

Jika gangguan pendengaran Anda merusak telinga bagian dalam, alat bantu dengar tentu bisa membantu. Audiolog akan berdiskusi dengan Anda soal keuntungan menggunakan alat bantu dengar dan memberikan alatnya kepada Anda. 

4. Implan koklea

Jika Anda mengidap gangguan pendengaran yang lebih parah dan kurang mendapatkan manfaat dari alat bantu dengar konvensional, implan koklea bisa jadi pilihan. 

Implan koklea memintas bagian yang rusak atau tidak berfungsi dari telinga bagian dalam Anda secara langsung dan merangsang saraf pendengaran. Seorang audiolog bersama dokter spesialis THT bisa mendiskusikan risiko dan keuntungan tindakan tersebut. 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan pendengaran?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini:

  • Posisikan diri Anda selama pembicaraan, menghadap lawan bicara atau matikan suara lain yang dapat mengganggu pembicaraan
  • Beri tahu teman dan keluarga Anda tentang kondisi pendengaran berkurang yang Anda alami
  • Jika Anda tidak mendengar kata-kata dengan jelas, minta lawan bicara Anda untuk mengulanginya dengan jelas
  • Gunakan alat pendukung untuk membantu Anda mendengar
  • Cari tempat yang jauh dari kebisingan untuk berbicara

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah gangguan pendengaran?

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa mencegah dan mengurangi resiko kehilangan pendengaran akibat usia:

1. Lindungi telinga Anda

Batasi durasi dan intensitas paparan telinga Anda terhadap suara merupakan cara terbaik. Saat bekerja, penutup telinga plastik atau penutup telinga yang diisi gliserin dapat melindungi Anda dari gangguan pendengaran. 

Ketika Anda berada di tempat bising, seperti menonton konser musik, cobalah menjauh setiap 15 menit. Selain itu, beristirahatlah dari kebisingan selama 18 jam sebagai pemulihan setelah mendengarkan suara keras. 

2. Lakukan pemeriksaan pada telinga Anda

Lakukan pemeriksaan telinga rutin, khususnya ketika Anda bekerja di lingkungan yang bising. Jika Anda mulai kehilangan pendengaran, Anda bisa mengambil langkah untuk menghindari kemungkinan buruk yang lain. 

Lakukan pemeriksaan pendengaran, misalnya satu tahun sekali, jika Anda punya risiko tinggi mengidap gangguan pendengaran, seperti musisi atau pekerja di lingkungan bising. 

3. Hindari risiko rekresional

Aktivitas, seperti mengendarai mobil salju, berburu, atau menonton konser musik rock bisa merusak telinga Anda seiring dengan berjalannya waktu. Kenakan pelindung pendengaran, seperti earplug, atau beristirahatlah dari kebisingan untuk melindungi telinga Anda. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Otitis Eksterna

    Otitis eksterna atau swimmer's ear adalah infeksi kulit tipis yang membungkus saluran telinga luar dan disebabkan oleh bakteri atau jamur. Apa obatnya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Kesehatan THT, Gangguan Telinga 2 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

    Penyakit Meniere

    Penyakit meniere adalah salah satu penyebab gangguan pendengaran. Cari tahu informasi penyakit, penyebab penyakit dan gejala penyakitnya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Kesehatan THT, Gangguan Telinga 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Laringoskopi

    Laringoskopi direk merupakan pemeriksaan yang dilakukan pada tenggorokan bagian belakang, laring, dan pita suara. Ketahui lebih lanjut di sini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan THT 1 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

    Mengenal Tes BERA, Pemeriksaan untuk Deteksi Gangguan Pendengaran

    BERA (brainstem evoked response audiometry) merupakan salah satu tes untuk mendeteksi gangguan pendengaran, khususnya pada bayi baru lahir.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Kesehatan THT, Gangguan Telinga 23 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bahaya pakai earphone saat tidur

    Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Thendy Foraldy
    Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    Labirinitis adalah

    Labirinitis

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    COVID-19 gangguan pendengaran

    Telinga Berdenging (Tinnitus)

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
    Tuli Akibat Kebisingan

    Tuli Akibat Kebisingan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit