Sindrom Hemolitik Uremik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sindrom hemolitik uremik?

Sindrom hemolitik uremik  atau Hemolytic Uremic Syndrome (HUS) adalah gangguan yang biasanya terjadi ketika infeksi pada sistem pencernaan. Infeksi ini menghasilkan zat beracun yang merusak sel-sel darah merah. Setelah proses ini dimulai, sel-sel darah merah yang rusak mulai menyumbat sistem penyaringan pada ginjal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal yang mengancam jiwa.

Meskipun sindrom hemolitik uremik adalah kondisi yang serius, mendapatkan pengobatan tepat waktu dan sesuai dapat memulihkan kebanyakan penderita secara total, terutama bagi anak-anak.

Seberapa umumkah penyakit ini?

Semua orang bisa mengalami sindrom hemolitik uremik ini, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak berusia lebih kecil dari 4 tahun. Anda dapat mencegah terjadinya penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-­tanda dan gejala sindrom hemolitik uremik?

Gejala umum dari sindrom ini termasuk demam, mual, muntah, nyeri di perut, dan tekanan darah tinggi. Jarang atau sama sekali tidak buang air kecil atau urine kemerahan mungkin terjadi.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter Anda segera jika Anda atau anak Anda mengalami gejala yang telah dijelaskan, diare berdarah, perdarahan yang tidak biasa, kaki bengkak, kelelahan yang ekstrem, atau penurunan jumlah urine setelah beberapa hari diare. Carilah perawatan darurat jika Anda atau anak Anda tidak buang air kecil selama 12 jam atau lebih.

Penyebab

Apa penyebab kondisi ini?

Penyebab yang biasa adalah jenis bakteri yang disebut VTEC (Eschericia coli yang memproduksi verositotoksin). Namun, infeksi saluran pencernaan lain kadang-kadang juga dapat menyebabkan hal itu.

Selain itu, beberapa orang yang mendapatkan perawatan medis tertentu atau obat-obatan seperti quinine sulfat, obat imunosupresan siklosporin dan beberapa obat kemoterapi juga dapat menyebabkan sindrom ini terjadi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya kena sindrom hemolitik uremik?

Mereka yang paling berisiko terkena sindrom hemolitik uremik adalah:

  • Balita
  • Orang yang memiliki perubahan genetik tertentu yang membuat mereka lebih rentan terkena.

Anak-anak dan orang-orang lanjut usia adalah yang paling rentan untuk mengalami sakit parah akibat sindrom ini.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan sindrom hemolitik uremik?

Pengobatan untuk kondisi ini berupa:

  • Dialisis
  • Minum obat-obatan seperti kortikosteroid
  • Transfusi sel darah merah dan trombosit
  • Transfusi trombosit
  • Pertukaran plasma darah
  • Dialisis ginjal

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sindrom hemolitik uremik?

Nantinya dokter akan mendiagnosis dari pemeriksaan dan riwayat kesehatan secara teliti. Tes darah dan urine, dan mungkin feses, dapat dilakukan. Dokter bisa memeriksa dengan USG untuk melihat kerusakan ginjal. Tes ini menggunakan gelombang suara untuk melihat kondisi organ. Tes ginjal lainnya juga dapat dilakukan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi sindrom uremik hemolitik?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi sindrom uremik hemolitik:

  • Cuci tangan Anda, peralatan dan permukaan makanan secara teratur.
  • Jangan makan daging yang belum matang, terutama daging sapi. Daging harus dimasak dengan suhu setidaknya 70 derajat Celsius atau lebih tinggi
  • Cucilah buah-buahan dan sayuran di bawah air yang mengalir (bukan cuma direndam)
  • Hindari susu, jus, dan sari buah yang tidak dipasteurisasi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

    Mengobati pasien ginjal tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti vaksin. Ini penjelasan vaksin untuk pasien ginjal.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih, Health Centers 01/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

    Infeksi di kulit sering terjadi pada anak. Salah satunya adalah selulitis. Apa itu selulitis dan bagaimana mencegahnya terjadi pada anak?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Kesehatan Anak, Parenting 18/04/2020 . Waktu baca 4 menit

    Gastritis

    Gastritis adalah istilah medis untuk radang lambung, berbeda dari maag. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13/04/2020 . Waktu baca 12 menit

    Apakah Kucing dan Hewan Lainnya Dapat Tertular COVID-19 dari Manusia?

    Coronavirus terbukti menular dari manusia ke manusia. Tapi belakangan ada kasus kucing positif COVID-19 karena tertular pemiliknya. Benarkah?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 09/04/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    batu kandung kemih

    Batu Kandung Kemih

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    infeksi kandung kemih cystitis adalah

    Infeksi Kandung Kemih

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 10 menit
    albuminuria

    Albuminuria (Proteinuria)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 9 menit
    arti kedutan

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit