Sakit Kepala Sebelah (Sakit Kepala Cluster)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu sakit kepala sebelah?

Sakit kepala sebelah atau biasa juga disebut sebagai sakit kepala cluster adalah salah satu dari beberapa jenis nyeri kepala. Rasa sakit biasanya tetap, intensif, dan tidak berdenyut, yang terasa jauh di dalam kepala atau di sekitar mata pada satu sisi kepala.

Rasa sakit yang disebut sakit kepala cluster ini sering pindah ke bagian dahi, pelipis, dan pipi. Dikutip dari Mayo Clinic, sakit kepala sebelah menjadi salah satu jenis sakit kepala yang paling menyakitkan.

Hal ini dikarenakan rasa sakit yang terjadi bisa membangunkan Anda di tengah malam dengan sakit yang cukup parah pada satu sisi kepala juga area mata.

Sakit kepala jenis ini pun tidak bisa ditebak. Beberapa bulan bisa bebas tanpa sakit kepala, tapi kemudian penyakit ini dapat kambuh lagi. Rasa nyeri yang ditimbulkan juga dapat hilang dengan cepat atau secara perlahan.

Ada pula jenis-jenis sakit kepala kluster yang dapat dikategorikan berdasarkan periode. Periode yang paling umum terjadi biasanya berlangsung 1 sampai 12 minggu. Periode lain terjadinya sakit tersebut, seperti:

  • Sakit kepala kluster episodik

Merupakan serangkaian sakit kepala yang terasa membakar. Biasanya, terjadi dan berlangsung satu minggu sampai tiga bulan. Perlu diingat jika rasa sakit bisa bertahan selama satu tahun namun merupakan hal yang jarang terjadi.

  • Sakit kepala kluster kronis

Periode yang satu ini dapat bertahan selama beberapa bulan, satu tahun, bahkan lebih. Masa remisi yang terjadi pun relatif singkat yaitu sekitar sebulan.

Seberapa umumkah sakit kepala sebelah?

Sakit kepala sebelah adalah penyakit yang jarang terjadi apabila Anda tidak memiliki faktor risiko. Diperkirakan tidak lebih dari 1 persen orang yang mengalami kondisi ini dan yang paling umum biasanya terjadi di antara usia remaja dan usia pertengahan.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sakit kepala sebelah?

Gejala paling khas dari sakit kepala cluster adalah nyeri di kepala umumnya terjadi pada malam hari dan dapat membuat orang terjaga satu sampai dua jam setelah mereka tidur. Setiap serangan berlangsung sebentar atau bahkan hampir selama 30 menit sampai 1 jam.

Tak hanya itu saja, gejala lainnya dari sakit kepala jenis ini adalah keluarnya air dan kemerahan pada mata, kelopak mata terkulai, dan masalah penglihatan di bagian kepala yang sakit.

Orang mungkin mengalami gejala seperti hidung tersumbat atau meler pada bagian kepala yang sakit. Banyak orang juga mengalami wajah yang memerah atau berkeringat.

Penyakit ini sering memiliki pola, terjadi pada waktu yang sama setiap hari selama 6 sampai 12 minggu, diikuti dengan hilangnya sakit kepala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Seiring usia Anda, periode antara hilangnya rasa sakit kepala dan terjadinya sakit kepala cluster lagi akan menjadi lebih lama.

Macam-macam gejala sakit kepala sebelah yang biasanya terjadi, di antaranya:

  • Rasa sakit atau nyeri yang luar biasa yang menjalar ke area lain seperti wajah, kepala, serta leher.
  • Merasa gelisah.
  • Dahi atau wajah berkeringat di bagian yang terasa sakit.
  • Warna kulit menjadi pucat serta berubah kemerahan.
  • Ada pembengkakan di sekitar area mata.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari gejala berikut:

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab sakit kepala sebelah?

1. Kelainan pada hipotalamus

Pada kasus penyebab sakit kepala sebelah pastinya belum diketahui, meskipun beberapa ahli berpendapat bahwa penyakit ini disebabkan oleh kelainan pada hipotalamus.

Daerah pada otak ini memiliki dua fungsi yaitu menghubungkan otak ke sistem saraf dan bertindak sebagai jam biologis tubuh. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa sakit kepala cluster sering terjadi pada waktu yang sama.

2. Pelebaran pembuluh darah

Penyebab lain sakit kepala sebelah adalah karena adanya pelebaran pembuluh darah yang memasok darah ke otak juga wajah Anda. Adanya pelebaran ini memberikan tekanan pada saraf trigeminal yang memberikan sensasi dari wajah ke otak. Namun, tidak diketahui mengapa pelebaran ini terjadi.

3. Pelepasan histamin

Sakit kepala jenis ini pun juga dapat disebabkan oleh pelepasan histamin yang terjadi secara tiba-tiba. Histamin merupakan suatu senyawa amina nitrogen organik yang berfungsi sebagai neurotransmiter dalam otak, sumsum tulang belakang, juga rahim Anda.

Senyawa ini pun juga berfungsi untuk melawar alergen atau serotonin yang mengatur suasana hati.

4. Konsumsi alkohol berlebihan

Penyebab sakit kepala sebelah lainnya adalah mengonsumsi alkohol secara berlebih. Hal ini dikarenakan kenaikan suhu tubuh secara tiba-tiba. Para peneliti telah menemukan bahwa orang yang pernah mengalami sakit kepala sebelah memiliki kadar melatonin dan kortisol yang tidak biasa.

Tidak seperti sakit kepala migrain dan sakit kepala ketegangan, sakit kepala kluster umumnya tidak berhubungan dengan penyebab lain seperti makanan, perubahan hormon, dan juga stres.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko sakit kepala sebelah?

Faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko Anda mengalami sakit kepala cluster adalah:

  • Kebanyakan orang usia 20 dan 50 tahun menderita sakit kepala cluster, meskipun kondisi dapat berkembang pada usia berapa pun
  • Jenis kelamin. Dibandingkan perempuan, laki-laki mempunyai risiko yang lebih besar mengalami sakit kepala kluster.
  • Merokok dan mengonsumsi alkohol. Hindari terlebih dahulu minuman beralkohol saat berlangsungnya sakit kepala. Namun, berhenti merokok juga tidak memberikan efek yang berarti untuk meredakan rasa sakit.
  • Riwayat keluarga. Apabila orang tua serta saudara kandung pernah mengalami sakit kepala jenis ini, maka hal ini bisa menambah risiko pada Anda.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sakit kepala sebelah?

Meskipun tidak ada obat untuk sakit kepala sebelah atau cluster, namun penyakit ini dapat dicegah. Obat-obatan tertentu dapat mencegah terjadinya sakit kepala. Berikut ini beberapa pilihan pengobatan untuk sakit kepala cluster adalah:

  • Untuk sakit kepala membandel (yang terjadi bahkan dengan obat pencegahan), menghirup oksigen murni dapat meringankan gejala. Dokter dapat meresepkan terapi oksigen untuk digunakan di rumah jika sakit kepala yang membandel sering terjadi.
  • Jika sakit kepala terjadi kadang-kadang, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan seperti obat triptan, verapamil, atau ethylprednisolone steroid.
  • Obat lain seperti verapamil, methysergide, lithium, kortikosteroid, dan topiramate harus memiliki anjuran dari dokter bila ingin digunakan.

Tidak hanya mengonsumsi obat secara langsung, Anda juga bisa melakukan cara lain yang lebih cepat untuk meredakan rasa sakit yang terjadi di area kepala, seperti:

1. Menghirup oksigen

Anda bisa membantu meredakan sakit kepala kluster dengan menghirup oksigen dengan kadar 100 persen. Melalui bantuin masker khusus dengan kecepatan 7 sampai 10 liter per menit dapat membuat Anda merasa lega.

Namun, cara ini tidak dapat meredakan rasa sakit sampai tuntas, hanya menunda gejala datang kembali.

2. Injeksi sumatriptan

Tidak hanya untuk sakit kepala migrain, kandungan sumatriptan juga diklaim dapat membantu meredakan sakit kepala kluster. Dosis injeksi untuk orang dewasa adalah 6 mg dengan maksimal dua suntikan dalam rentang waktu satu jam secara terpisah.

Namun, apabila Anda mempunyai kondisi hipertensi juga penyakit jantung sebaiknya tidak menggunakan obat ini.

3. Dihydroergotamine

Bagi sebagian orang, ini merupakan pereda rasa sakit yang cukup efektif. Anda dapat menggunakannya dengan cara dihirup atau pun intravena yang harus diberikan oleh petugas medis. Terdapat jenis inhaler namun efeknya tidak begitu cepat.

4. Octreotide

Suntikan jenis ini merupakan versi sintetis dari somatostatin yang merupakan hormon untuk otak. Diklaim sebagai pengobatan yang cukup efektif untuk meredakan sakit kepala sebalah.

Tidak hanya itu saja, obat jenis ini pun dianggap aman bagi penderita hipertensi atau penyakit jantung.

5. Melakukan operasi atau pembedahan

Apabila dengan pengobatan apapun masih belum berhasil meredakan sakit yang Anda rasakan, pembedahan adalah merupakan pilihan terakhir. Namun, kasus ini merupakan hal yang jarang terjadi dan hanya dapat dilakukan sekali.

  • Pembedahan konvensional. Tindakan ini dilakukan dengan cara ahli bedah akan memotong bagian dari saraf trigeminal. Yaitu, area di belakang dan sekitar mata. Risiko yang bisa terjadi adalah kerusakan mata.
  • Suntikan gliserol. Suntikan yang dilakukan pada saraf wajah ini diklaim sebagai perawatan efektif dan lebih aman daripada prosedur bedah lainnya.

Apa saja tes yang biasa dilakukan?

Dokter dapat mendiagnosis berdasarkan riwayat dan pemeriksaan medis. Tes-tes lain umumnya tidak diperlukan. Jika pola gejala mengalami perubahan, dokter akan melakukan tes tambahan seperti magnetic resonance imaging (MRI) pada bagian kepala untuk mencari gangguan lain yang dapat menyerupai sakit kepala cluster.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasinya?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi sakit kepala sebelah atau cluster adalah:

  • Jagalah jadwal tidur Anda agar tetap cukup dan teratur
  • Gunakanlah obat yang telah diresepkan dokter
  • Periksakan selalu diri Anda ke dokter untuk mengetahui perkembangan kesehatan Anda

Pencegahan

Apa saja tindakan pencegahan yang bisa dilakukan?

Sama seperti penyakit lainnya, Anda pun bisa melakukan tindakan pencegahan untuk kondisi sakit kepala sebelah. Hal ini dilakukan agar sakit kepala tidak terus kembali dan mengganggu segala kegiatan Anda.

Beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan, di antaranya adalah:

  • Menguragi konsumsi alkohol serta berhenti merokok.
  • Hindari pula beraktivitas di suhu yang terlalu panas.
  • Kurangi penggunaan air panas saat akan mandi.
  • Hindari tempat yang terlalu tinggi.

Sakit kepala sebelah atau sakit kepala cluster bukanlah kondisi yang dapat mengancam jiwa Anda. Namun, sampai sekarang belum ada obat yang bisa menyembuhkan.

Apabila Anda melakukan tindakan pencegahan atau mengatasi dengan hal-hal di atas, setidaknya mengurangi rasa sakit, sakit kepala jadi lebih jarang terjadi, atau bahkan sampai benar-benar hilang sepenuhnya.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: April 7, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca