Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Keramas Setelah Melahirkan, Boleh atau Tidak?

Keramas Setelah Melahirkan, Boleh atau Tidak?

Kekhawatiran pada rambut juga terjadi pada wanita saat kehamilan maupun setelah persalinan, sehingga mereka cenderung mempercayai berbagai kabar yang muncul. Salah satunya yaitu larangan keramas setelah melahirkan hingga masa nifas usai.

Kacamata kesehatan tentang larangan keramas setelah melahirkan

Keramas atau mencuci rambut merupakan rutinitas yang sangat penting untuk menjaga kebersihan rambut Anda.

Dengan rutin keramas, minyak, keringat, dan sel-sel mati yang ada pada kulit kepala menjadi bersih, sehingga terhindar dari berbagai masalah pada rambut, seperti ketombe hingga infeksi pada kulit.

Meski penting, banyak orang mengira bahwa keramas merupakan pantangan setelah melahirkan. Menurutnya, keramas dan mandi setelah melahirkan bisa membuat Anda mudah masuk angin hingga rambut rontok.

Benarkah keramas setelah melahirkan itu dilarang? Jawabannya tidak benar. Faktanya, wanita tetap perlu menjaga kebersihan rambut dan tubuh sebelum dan saat hamil serta setelah persalinan, baik itu melahirkan normal maupun secara operasi caesar.

Dari sisi medis, tidak ada efek negatif apa pun dari keramas setelah proses persalinan. Bahkan, mandi dan keramas bisa membantu meredakan kelelahan dan ketegangan akibat proses yang panjang saat mulai mengurus bayi baru lahir.

Tak hanya itu, membersihkan tubuh setelah melahirkan pun penting untuk penyembuhan luka setelah persalinan. Membersihkan tubuh setelah melahirkan dapat membantu mencegah infeksi di area jahitan pada vagina (luka perineum).

Yang juga penting, kebersihan tubuh dan rambut juga merupakan kunci untuk menjadi ibu yang sehat dan siap memasuki masa menyusui. Ibu yang kotor saat menyusui dapat menularkan bakteri yang ada di tubuh kepada bayinya.

Kapan boleh keramas setelah melahirkan?

keramas saat haid

Sebenarnya tidak ada ketentuan pasti mengenai kapan ibu yang melahirkan boleh keramas, terutama pada ibu yang sehat dan tidak mengalami komplikasi persalinan tertentu.

Menurut Pregnancy Birth & Baby, ibu yang melahirkan normal boleh mandi sebelum meninggalkan ruang bersalin dan dipindahkan ke ruang rawat inap biasa. Biasanya, ibu akan tetap berada di ruang bersalin bersama bayi selama sekitar 2 jam setelah melahirkan.

Jika boleh langsung pulang pada hari yang sama pun, ibu boleh mandi dan keramas terlebih dahulu sebelum meninggalkan ruang bersalin dan pulang ke rumah.

Namun, beda cerita dengan ibu yang melahirkan secara caesar. Umumnya, masa pemulihan setelah operasi caesar lebih lama, dan ibu perlu bergerak secara bertahap setelah proses melahirkan ini.

Setelah anestesi hilang, Anda dapat mulai memiringkan badan ke kanan dan kiri, duduk, berdiri, dan kemudian berjalan. Perawat pun biasanya akan melepas kateter urine pada 12 – 24 jam setelah operasi.

Nah, pada saat Anda bisa berjalan dan kateter dilepas, Anda sudah bisa pergi ke kamar mandi. Pada saat inilah, mandi dan keramas setelah melahirkan sudah boleh Anda lakukan.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hal yang perlu ibu perhatikan jika ingin keramas setelah melahirkan

Mencuci rambut atau keramas memang boleh ibu lakukan setelah proses persalinan. Meski demikian, ibu juga perlu memperhatikan kondisi dirinya sebelum melakukan keramas.

Pada beberapa ibu yang mengalami gangguan komplikasi, seperti perdarahan setelah persalinan, mungkin perlu menunggu kondisinya benar-benar pulih untuk bisa pergi ke kamar mandi dan keramas.

Pada kondisi ini, sebaiknya ibu tanyakan pada dokter dan perawat kapan sudah boleh mandi dan keramas.

Selain itu, ibu pun perlu tetap menjaga luka bekas jahitan tetap kering setelah mandi dan keramas. Jika lembab karena basah akibat mandi, segera minta tolong pada perawat untuk menggantinya dengan yang baru.

Ibu pun sebaiknya jangan keramas sendiri di kamar mandi. Mintalah bantuan perawat, bidan, suami, atau anggota keluarga lain untuk membantu mandi dan keramas.

Sebab, setelah melahirkan, ibu mungkin masih merasa goyah untuk berdiri atau bahkan berjalan sendiri ke kamar mandi. Kuncinya adalah Anda sendiri yang tahu kondisi tubuh Anda pascamelahirkan dan apa yang Anda butuhkan.

Bagaimana jika rambut rontok setelah melahirkan?

rambut rontok saat keramas

Jika ini terjadi pada Anda, jangan khawatir. Sebab, rambut rontok setelah melahirkan merupakan hal yang wajar terjadi pada ibu.

Hal ini terjadi karena penurunan kadar hormon estrogen yang terjadi pada ibu setelah persalinan. Jadi, keramas bukanlah penyebab dari kerontokan rambut setelah melahirkan.

Kerontokan rambut ini pun hanya bersifat sementara. Biasanya, kondisi rambut akan kembali normal begitu kadar hormon estrogen meningkat.

Adapun American Academy of Dermatology Association menyebutkan bahwa kebanyakan wanita akan kembali ke kondisi rambut yang normal setahun setelah melahirkan. Namun, ada pula yang bisa pulih lebih awal.

[embed-health-tool-ovulation]

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

After a C-Section. The Women’s Center at Southwest Health. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.womens-health-center.org/obstetrics/labor-delivery/going-home-after-a-c-section/

Caesarean section – Recovery. nhs.uk. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/caesarean-section/recovery/

Hair hygiene (hair care). www.open.edu. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.open.edu/openlearncreate/mod/oucontent/view.php?id=189&section=1.6.7

Hair loss in new moms. Aad.org. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.aad.org/public/diseases/hair-loss/insider/new-moms

How breastfeeding and WASH are linked. Wvi.org. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.wvi.org/water-sanitation-and-hygiene-wash/article/how-breastfeeding-and-wash-are-linked

Recovering From Delivery – Postpartum Recovery | familydoctor.org. familydoctor.org. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://familydoctor.org/recovering-from-delivery/

Resources for New Mothers. Northwestern Medicine. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.nm.org/conditions-and-care-areas/womens-health/obgyn/obstetrics/postnatal-care/resources-for-new-mothers

What happens after a c-section?. Tommy’s. Together, for every baby. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.tommys.org/pregnancy-information/giving-birth/caesarean-section/what-happens-after-c-section

When can I take a bath or a hot tub again after delivery? | BabyCenter. BabyCenter. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.babycenter.com/baby/postpartum-health/when-can-i-take-a-bath-or-a-hot-tub-again-after-delivery_1156145

Your body after the birth. nhs.uk. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/after-the-birth/your-body/

Mum’s first 24 hours after birth. Pregnancybirthbaby.org.au. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/mums-first-24-hours-after-birth.

default – Stanford Children’s Health. Stanfordchildrens.org. (2021). Retrieved 15 September 2021, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=postpartum-hemorrhage-90-P02486.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui kemarin
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x