home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Setelah Melahirkan, Bolehkah Ibu Pijat Rileksasi?

Setelah Melahirkan, Bolehkah Ibu Pijat Rileksasi?

Melahirkan adalah proses yang panjang dan melelahkan bagi para wanita. Itulah mengapa para ibu baru sering minta dipijat untuk mengusir rasa lelahnya. Namun yang jadi pertanyaan, apakah ibu boleh melakukan pijat setelah melahirkan? Aman atau justru berbahaya, ya? Simak informasinya berikut ini, yuk.

Apakah boleh melakukan pijat setelah melahirkan?

terapi pijat terapi hipertensi

Pijat diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya untuk rileksasi tubuh dan pikiran hingga menyembuhkan nyeri tubuh. Nah, kabar baik bagi para ibu yang baru melahirkan, Anda boleh melakukan pijat setelah melahirkan, lho.

Manfaat pijat setelah melahirkan sebetulnya tidak jauh berbeda dengan jenis pijat lainnya, yaitu:

  1. Meregangkan otot-otot tubuh, terutama di bagian perut, punggung bagian bawah, dan pinggul.
  2. Melancarkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.
  3. Merangsang produksi hormon endorfin yang bermanfaat untuk meredakan nyeri tubuh.
  4. Memicu produksi hormon oksitosin untuk melancarkan ASI saat menyusui.
  5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  6. Mengatasi sindrom baby blues dan depresi setelah melahirkan.

Selain aman untuk wanita yang melahirkan normal, pijat ini juga aman untuk Anda yang baru saja melahirkan secara caesar. Justru jenis pijat ini dapat mempercepat pemulihan. Ini karena tekanan lembut yang diberikan dapat melancarkan aliran darah sehingga proses penyembuhannya jadi lebih cepat.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan pijat setelah melahirkan

pijat kaki

Meskipun manfaat pijat setelah melahirkan ini sangat menggoda, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pijat ini pada dasarnya aman selama dilakukan oleh terapis yang bersertifikat dan berpengalaman.

Jika Anda baru saja melahirkan secara caesar, sebaiknya tunggu dulu sampai bekas luka Anda kering dan sembuh sebelum mulai melakukan pijat. Ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 minggu, tapi tanyakan lagi pada dokter kapan Anda benar-benar pulih.

Hindari memijat area di sekitar bekas luka pada perut untuk mencegah infeksi atau demam. Sebaiknya, arahkan saja pada kaki, kepala, lengan, dan punggung Anda yang juga rentan mengalami pegal-pegal setelah melahirkan.

Yang tak kalah penting, pastikan si kecil masih dalam jangkauan Anda selama pijat. Mintalah bantuan orangtua atau mertua untuk mengasuh si kecil sementara waktu setidaknya sampai Anda selesai dipijat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Postpartum Massage. http://americanpregnancy.org/first-year-of-life/postpartum-massage/. Accessed 27/9/2018.

Benefits of Postnatal Massage. https://www.babycenter.in/a1047929/benefits-of-postnatal-massage. Accessed 27/9/2018.

Is It Safe to Get Massage After a Caesarean Section? https://www.babycenter.in/x1049941/is-it-safe-to-get-massages-after-a-caesarean-section. Accessed 27/9/2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal diperbarui 09/10/2018
x