Saat Bercinta Pakai Kondom, Kapan Harus Menarik Penis Keluar?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Saat Anda tidak sedang mengusahakan kehamilan, biasanya akan muncul kekhawatiran bahwa Anda akan “kebobolan” meski telah menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom. Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan teknik yang tepat saat seks pakai kondom untuk mencegah kehamilan secara efektif.

Kapan perlu menarik penis keluar saat berhubungan seks pakai kondom?

seks

Pembuahan terjadi ketika sel telur dan sperma bertemu yang sebagian besar berujung pada kehamilan. Kondom menjadi salah satu alat untuk mencegah pembuahan terjadi. Saat berhubungan seks pakai kondom, sperma yang keluar ketika ejakulasi akan terkumpul di dalam kondom, tepatnya di bagian ujung. Sehingga pembuahan pun akan terhindarkan, kecuali jika kondom bocor karena kualitasnya yang buruk.

Tanpa kondom, Anda perlu menarik penis keluar segera sebelum ejakulasi. Hal ini dilakukan agar cairan sperma tidak keluar di dalam leher rahim dan berenang menemui sel telur.

Namun, saat memakai kondom, Anda tidak perlu buru-buru menariknya saat akan ejakulasi. Anda bisa menariknya sebelum atau setelah ejakulasi. Semuanya tergantung pada keinginan Anda dan pasangan.

Pasalnya, meskipun Anda mengeluarkan sperma saat penis masih berada di dalam vagina, pembuahan tetap tidak akan terjadi karena terhalang oleh kondom. Yang penting, segera setelah ejakulasi sebaiknya segera tarik penis keluar. Ini penting untuk menghindari kondom yang sudah penuh oleh sperma tidak bocor atau sobek ketika masih berada di dalam.

Namun, Anda bisa melakukan pencegahan kehamilan secara total dengan menarik penis keluar sebelum ejakulasi. Dengan begitu, tingkat kegagalan hampir tidak ada sehingga sangat efektif mencegah kehamilan. Seks pakai kondom dan menarik penis keluar sebelum ejakulasi sama-sama bisa dikategorikan sebagai cara untuk mengendalikan kehamilan. Oleh sebab itu, mengombinasikan keduanya bisa menjadi cara mencegah kehamilan yang sangat efektif.

Pastikan untuk menggunakan kondom dengan benar

Dikutip dari Planned Parenthood,  kondom 98 persen efektif untuk mencegah kehamilan. Namun pada kenyataanya, jika kondom tidak digunakan dengan benar, efektifitasnya hanya 85 persen. Itu artinya sekitar 15 dari 100 orang pengguna kondom tetap hamil. Untuk itu, cara terbaik agar kondom bekerja sebaik mungkin yaitu dengan menggunakannya dengan benar setiap kali Anda melakukan seks. Artinya, Anda perlu menggunakannya dari awal hingga akhir. Pastikan kondom juga terpasang dengan benar sebelum kontak antar alat kelamin.

Selain itu, gunakan pelumas ekstra pada kondom untuk memberikan perlindungan tambahan. Gunakan kondom berkualitas baik dan belum melewati tanggal kedaluwarsa. Selain itu, hal lain yang penting dilakukan untuk memaksimalkan fungsi kondom ialah memegang pangkal kondom saat menarik penis keluar. Hal ini dilakukan agar  kondom tidak terlepas dari penis.

Sebagian dari Anda mungkin tidak menyadari bahwa cara menyimpan kondom dapat memengaruhi kualitasnya. Menaruhnya di tempat yang terlalu panas atau terlalu dingin juga dapat merusak material kondom. Sinar matahari langsung dan kelembapan berlebih juga dapat memecah lateks sehingga membuat kondom menjadi lebih mudah robek.

Oleh karena itu, pastikan untuk tidak menyepelekan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan. Simpan kondom yang belum digunakan pada suhu kamar dan di tempat yang kering. Jangan lupa untuk menjauhkannya dari sinar matahari langsung atau suhu yang panas.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca