Siklus Menstruasi Tidak Teratur, Apakah Tidak Subur?

Oleh

Saat mencoba hamil dengan siklus menstruasi tidak teratur, Anda akan berhadapan dengan banyak ketidakpastian. Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur per 28 hari, hari ovulasinya akan selalu terjamin datang di hari ke-14, tepat di pertengahan siklus. Empat belas hari kemudian, hari pertama menstruasinya tiba. Wanita dengan menstruasi teratur akan memiliki antara 11-13 periode menstruasi dalam satu tahun kalender, yang berarti bahwa mereka akan memiliki hingga 13 peluang untuk hamil setiap tahun.

Sebaliknya, wanita dengan menstruasi tidak teratur mungkin memiliki kesempatan hamil yang jauh lebih sedikit untuk hamil setiap tahun karena masa ovulasinya tidak pasti. Ovulasi yang tidak beraturan atau abnormal menyumbang 30-40 persen dari semua kasus ketidaksuburan. Memiliki siklus yang tidak teratur, tidak menstruasi sama sekali, atau perdarahan abnormal sering menunjukkan bahwa Anda tidak berovulasi, sebuah kondisi yang dikenal secara klinis dengan anovulasi.

Siklus menstruasi tidak teratur bisa membuat merencanakan kehamilan jauh lebih sulit. Tapi, tidak berarti Anda tidak akan mampu untuk sukses hamil.

Apa yang dimaksud dengan siklus menstruasi tidak teratur?

Seorang wanita dengan siklus menstruasi teratur memiliki siklus per 23-35 hari yang terprediksi. Artinya, Anda dapat dianggap memiliki siklus haid teratur jika menstruasi datang setiap 23 hari atau setiap 35 hari atau di mana saja di antara rentang waktu ini.

Di sisi lain, siklus mentruasi tidak teratur diartikan sebagai siklus haid yang lebih pendek dari 21 hari, atau lebih panjang dari 36 hari. Siklus Anda juga dapat dikatakan tidak beraturan jika jarak antar siklus bervariasi dari bulan ke bulan. Misalnya, jika pada bulan ini siklus menstruasi Anda 23 hari, bulan lalu 35 hari, dan bulan sebelumnya lagi 30 hari, artinya Anda memiliki siklus mentruasi yang tidak teratur.

Normal untuk sesekali memiliki siklus haid yang tidak teratur. Stres atau penyakit dapat menyebabkan keterlambatan ovulasi atau menstruasi, sehingga siklus Anda jadi lebih lama, atau terkadang lebih cepat, dari biasanya. Jadi, jika hanya hanya memiliki 1-2 siklus menstruasi yang tidak teratur dalam setahun, jangan terlalu dikhawatirkan.

Namun, jika siklus Anda memang tidak beraturan secara alami, lebih dari sering mengalaminya, atau jarak antar menstruasi Anda cukup lama, Anda harus menemui dokter untuk memeriksakan diri.

Mengapa memiliki siklus menstruasi tidak teratur memengaruhi peluang saya untuk memiliki anak?

Untuk kehamilan dapat terjadi, diperlukan adanya sel telur dalam rahim Anda. Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat menunjukkan bahwa Anda tidak berovulasi secara konsisten atau, di beberapa kasus tertentu, tidak berovulasi sama sekali. Jadi, semakin jarang Anda berovulasi, semakin sedikit kesempatan Anda untuk hamil.

Apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang hamil dengan siklus menstruasi tidak teratur?

Melengkapi menu makan Anda dengan suplemen peningkat kesuburan yang diperkaya vitamin prenatal dan agen penyeimbang hormon mungkin menjadi apa yang Anda butuhkan untuk mendapatkan siklus Anda kembali ke jalan yang benar. Setiap wanita yang sedang mencoba untuk hamil wajib hukumnya mengonsumsi vitamin prenatal sebagai penjamin bahwa Anda menyerap segala nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung kesuksesan kehamilan dan tumbuh kembang janin yang sehat.

Pada banyak kasus, siklus mentruasi tidak teratur bisa “disiasati” dengan perubahan gaya hidup (wanita obesitas yang sedikit saja menurunkan berat badan dan makan lebih sehat terbukti memiliki siklus yang lebih teratur) atau obat kesuburan seperti Clomid atau letrozole. Akan tetapi, tetap penting menjalankan evaluasi untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi lain yang menyebabkan masalah ovulasi Anda, seperti gangguan tiroid atau kelainan adrenal atau kelenjar hipofisis.

Langkah berikutnya yang juga penting adalah menentukan masa kesuburan Anda di setiap siklus. Ingat bahwa dalam rangka untuk hamil, sperma harus menunggu di saluran telur Anda pada saat sel telur dilepaskan dari ovarium. Dan karena sperma hanya dapat bertahan hidup hingga 5 hari di dalam saluran reproduksi wanita, penting bagi Anda untuk dapat memprediksi kapan Anda akan berovulasi sehingga Anda dapat waktu hubungan seksual dengan tepat.

Bagaimana cara mengetahui masa ovulasi untuk siklus menstruasi tidak teratur?

Jika Anda sedang berovulasi, tapi tidak teratur, Anda harus menggali lebih dalam lagi untuk mendeteksi waktu paling subur Anda. Anda dapat melacak ovulasi dengan menstruasi yang tidak teratur dengan:

  • Menandai di kalender. Gunakan kalender untuk merekam data siklus mentruasi Anda, dan semakin lama Anda melakukan ini, semakin jelas pula seperti apa pola mentruasi Anda sebenarnya. Misalnya, dengan menandai kalender Anda jadi tahu bahwa siklus menstruasi Anda adalah setiap 45 hari atau setiap dua bulan sekali. Hal ini tidak hanya membantu Anda untuk memuaskan rasa ingin tahu soal hari-H ovulasi Anda, tapi juga sebagai jejak rekam untuk dibawa ke dokter di kemudian hari, jika diperlukan.
  • Cek lendir rahim. Lendir leher rahim adalah sekresi vagina yang umum, dan dapat dijadikan penunjuk yang baik untuk ovulasi. Setelah siklus menstruasi usai, Anda akan mengalami ketiadaan lendir, dan akan muncul dalam jumlah yang cukup banyak menjelang masa ovulasi. Selama ovulasi, lendir ini akan berwarna jelas transparan, kental, dan elastis — tekstur mirip putih telur. Hari paling subur Anda ditandai dengan kondisi lendir yang paling berwarna terang, licin, dan paling melar.
  • Cek suhu basal tubuh. Untuk melakukan ini, Anda akan memerlukan termometer khusus yaitu termometer basal digital. Termometer ini mampu menghitung suhu tubuh sangat terinci, hingga sepersepuluh deratajat bahkan lebih. Anda harus cek suhu basal tubuh di pahi hari segera setelah bagun tidur tapi sebelum melakukan apapun, termasuk beranjak dari tempat tidur. Aktivitas fisik sedikit saja dapat mengubah suhu tubuh Anda. Rekam suhu tubuh setiap hari dan lihat adanya lonjakan, yang menunjukkan masa ovulasi.
  • Tes urin. Alat periksa ovulasi yang tersedia di pasaran berfungsi untuk memeriksa kelebihan hormon dalam urin yang menandakan Anda sedang berada dalam masa ovulasi. Anda juga dapat membeli monitor kesuburan, yang merupakan mesin kecil untuk mengumpulkan urin secara teratur guna menentukan kapan Anda sedang berovulasi berdasarkan tingkat hormon Anda.
  • Tes darah di lab. Rutin cek darah di lab untuk Anda dapat mengetahui dengan pasti kapan Anda berovulasi. Dokter dapat merekomendasikan tes darah yang menentukan kadar dan fungsi hormon di hari-hari yang berbeda selama siklus Anda. Tes-tes ini dapat membantu menentukan apakah Anda sedang berovulasi atau tidak, dan akan sangat berguna untuk wanita yang sedang mencoba hamil. Dokter Anda mungkin juga dapat melakukan tes pada rahim Anda dan sistem reproduksi lainnya untuk membantu menentukan ovulasi.

Kapan dan berapa kali perlu berhubungan seks untuk hamil jika saya memiliki siklus mentruasi tidak teratur?

Untuk meningkatkan peluang Anda untuk hamil, Anda tidak hanya perlu untuk  memahami kapan Anda paling subur, tapi Anda juga perlu tahu berapa lama masa subur Anda, dan seberapa sering Anda harus berhubungan seks. Studi telah menemukan bahwa masa subur seorang wanita dimulai sekitar lima hari sebelum ovulasi dan berakhir pada hari ia berovulasi, dengan peluang terbesar untuk hamil adalah 2 hari sebelum ovulasi.

Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur, Anda masih bisa mencari tahu kapan kiranya jendela kesuburan Anda terbuka lebar dengan melacak siklus Anda selama beberapa bulan. Untuk menemukan masa subur rata-rata, kurangi 17 dari siklus terpendek dan 11 dari siklus terpanjang Anda. Misalnya, jika siklus Anda adalah 28 hari di bulan ini, 21 hari untuk bulan berikutnya, dan 32 hari di bulan setelah itu, maka kurangi 17 dari siklus terpendek Anda (21) dan 11 dari siklus terpanjang (32). Artinya, hari paling subur Anda terletak di antara hari 4 dan 21 dari siklus menstruasi Anda.

Dilansir dari Baby Med, sejumlah studi menunjukkan bahwa Anda dapat meningkatkan peluang Anda sukses hamil jika Anda berhubungan seks satu kali setiap 2 hari dalam sebulan jika Anda tidak tahu persis kapan ovulasi Anda, atau selama masa subur: satu kali sehari, di 3-4 hari sebelum dan saat hari ovulasi — selama spermanya sehat, tanpa faktor masalah kesuburan pria lainnya. Telur seorang wanita hanya bisa bertahan hidup kira-kira 24 jam setelah dilepaskan dari folikel rahim, sedangkan sperma dapat hidup di saluran reproduksi Anda selama tiga sampai lima hari, tergantung pada kualitas dan kuantitas lendir serviks Anda. Jadi, penting untuk berhubungan seks satu atau dua hari sebelum Anda berovulasi sehingga pasokan segar sperma sehat masih menempel di tuba fallopi, menunggu telur untuk dilepaskan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa dibutuhkan sekitar 48 jam untuk volume sperma untuk memaksimalkan dalam tubuh manusia, sehingga penting untuk tidak berhubungan seks terlalu sering, misalnya sehari dua kali. Kebanyakan ahli setuju bahwa, untuk sebagian besar pasangan, berhubungan seks dua atau tiga kali setiap minggu, dan sekali sehari sekitar ovulasi, adalah cara yang paling efektif untuk memaksimalkan peluang Anda untuk hamil.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca