Alat Tes Kesuburan Dapat Membantu Anda Cepat Hamil

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/04/2020
Bagikan sekarang

Alat tes kesuburan atau ovulation test pack mungkin belum dikenal sebagaimana test pack untuk mengetahui kehamilan. Sebagaimana namanya, alat ini digunakan untuk mengetahui masa subur seorang wanita.

Alat tes kesuburan akan membantu Anda untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual dengan pasangan, sehingga dapat membantu Anda saat merencanakan kehamilan. Namun, bagaimana cara menggunakannya? Apa saja manfaat dan risikonya? Simak penjelasan mengenai alat tes kesuburan berikut ini.

Apa yang dimaksud dengan alat tes kesuburan?

Anda mungkin salah satu dari sekian banyak orang yang belum pernah mendengar mengenai alat tes kesuburan. Alat tes kesuburan yang paling banyak digunakan adalah ovulation test pack atau biasa juga dikenal sebagai ovulation test strips. 

Penggunaan alat ini dengan menggunakan urine, sama dengan test pack yang digunakan untuk mengecek kehamilan. Bedanya, alat ini digunakan untuk mendeteksi ovulasi. Alat tes kesuburan ini bekerja dengan cara mendeteksi luteinizing hormone (LH).

Hormon ini adalah hormon reproduksi yang memicu wanita untuk berovulasi dan melepaskan sel telur. Saat seorang wanita memasuki masa ovulasi, dia sedang berada pada kondisi yang paling subur dalam siklusnya. Jika Anda dan pasangan berhubungan seksual pada masa ini, maka kemungkinan untuk berhasilnya pembuahan akan semakin meningkat.

Dengan kata lain, penggunaan alat tes kesuburan ini,  dapat membuat Anda mampu memprediksi waktu yang tepat untuk berhubungan seks agar cepat hamil. Apabila hasil Anda menunjukkan tanda positif, Anda harus rutin berhubungan seks setiap hari, hingga setidaknya dua hari setelah Anda melakukan tes kesuburan. Cara ini termasuk salah satu upaya yang bisa Anda lakukan agar segera hamil.

Bagaimana cara menggunakan alat tes kesuburan?

Jika Anda ingin menggunakan alat tes kesuburan untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda perlu mempelajari bagaimana cara menggunakan alat ini.

Menurut sebuah artikel yang dimuat di Baby Center, cara menggunakan ovulation prediction kit atau alat ini adalah dengan memasukkan urine Anda ke dalam sebuah wadah kecil khusus untuk urine.

Selain itu, Anda juga bisa memegang alat ini dan posisikan di bawah vagina, sehingga bisa langsung terkena oleh urine Anda saat sedang buang air kecil.

Saat Anda berhasil menggunakan alat ini, akan muncul garis berwarna-warni pada alat tersebut yang menunjukkan ada atau tidaknya peningkatan pada hormon luteinizing hormone (LH).

Jika Anda menggunakan alat tes kesuburan yang tersedia dalam versi digital, masa subur Anda akan ditandai dengan munculnya simbol orang tersenyum.

Hasil dari alat ini baru akan muncul setelah 10 menit. Jika Anda mendapatkan hasil positif, hasil tersebut tidak akan hilang. Sementara itu, jika Anda mendapatkan hasil negatif, warna yang terdapat pada stick akan berubah-ubah. Oleh karenanya, segera buang alat ini jika telah selesai membaca hasilnya.

Waktu yang tepat untuk melakukan tes masa subur

Waktu yang paling tepat untuk menggunakan alat tes kesuburan yaitu buang air kecil atau menggunakan urine  yang dikumpulkan pada jam 10 pagi dan 8 malam. Akan tetapi, waktu yang paling optimum untuk mendapatkan hasil yang sesuai adalah pada jam dua hingga setengah tiga sore.

Sementara itu, waktu yang tidak disarankan untuk buang air kecil demi mengumpulkan urine Anda adalah pada saat Anda baru bangun tidur, karena Anda mungkin tidak bisa memprediksi kapan hari pertama Anda mengalami peningkatan hormon LH.

Sebelum Anda mengumpulkan urine, upayakan untuk tidak minum terlalu banyak. Pasalnya, terlalu banyak minum dapat membuat urine Anda menjadi lebih encer, sehingga semakin sulit untuk mendeteksi hormon LH dari urine Anda menggunakan alat tes kesuburan ini.

Namun, meski Anda sudah tahu waktu yang tepat untuk melakukan tes ovulasi, Anda juga harus tahu pada hari ke berapa dalam siklus Anda, Anda sebaiknya melakukan tes ini.

Wanita dengan siklus menstruasi teratur

Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur, tes masa subur atau ovulasi bisa dilakukan 14 hari atau sekitar dua minggu sebelum menstruasi berikutnya dimulai.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki siklus menstruasi sebanyak 30 hari, Anda bisa melakukannya pada hari ke-16 di dalam siklus. Sementara itu, jika Anda memiliki siklus menstruasi sebanyak 35 hari, Anda bisa melakukan tes ovulasi pada hari ke 21.

Wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur

Pada wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, Anda bisa memerhatikan lendir serviks yang Anda produksi. Jika Anda melihat atau merasakan lendir tersebut memiliki tekstur yang mirip seperti putih telur, Anda mungkin sedang mengalami ovulasi. Anda bisa menggunakan alat tes ovulasi saat itu.

Seberapa akurat alat tes kesuburan?

Setelah mengetahui cara kerja alat tes kesuburan ini, Anda mungkin tertarik menggunakannya. Hanya saja, Anda mungkin tidak yakin mengenai keakuratan dari informasi yang Anda dapatkan setelah menggunakan alat ini.

Padahal, Anda tidak perlu merasa khawatir jika memang ingin menggunakan alat tes kesuburan demi memprediksi masa subur Anda. Pasalnya, jika digunakan dengan benar, alat tes kesuburan umumnya memiliki keakuratan hingga 99 persen. Alat ini dapat mendeteksi secara tepat peningkatan hormon LH sebagai penanda akan terjadinya ovulasi.

Meski begitu, penggunaan alat tes kesuburan ini tidak dapat memprediksi kapan tepatnya Anda akan mengalami ovulasi. Bahkan, pada kasus tertentu, Anda wanita yang mengalami peningkatan hormon LH, tapi tidak berhasil melepaskan sel telur.

Tidak hanya itu, ada pula wanita yang salah mengartikan peningkatan hormon LH yang masih belum sepenuhnya. Hal ini menyebabkan wanita tersebut salah mengartikan masa suburnya hingga melakukan hubungan seksual dengan pasangannya lebih awal. Kesalahan ini bisa berdampak gagalnya pembuahan sel sperma pada sel telur. Biasanya, kondisi ini akan dialami oleh wanita yang menderita PCOS.

Hal yang dapat memengaruhi hasil tes kesuburan

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hasil tes kesuburan yang Anda lakukan tidak akurat. Sebagai contoh, jika Anda sedang hamil, atau baru saja hamil, atau menopause. Ketiga kondisi tersebut bisa membuat hasil tes kesuburan Anda tidak lagi akurat.

Namun, tidak hanya itu saja. Ada juga penggunaan obat-obatan yang juga memengaruhi hasil tes kesuburan. Obat-obatan seperti obat injeksi menotropins, danazol, atau obat injeksi yang mengandung hCG juga bisa membuat keakuratan tes ini dipertanyakan.

Jika Anda menggunakan obat-obatan tersebut, lebih baik Anda berkonsultasi kepada dokter kapan waktu yang tepat untuk memulai tes kesuburan.

Manfaat dan risiko menggunakan alat tes kesuburan

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan alat tes kesuburan ini, sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu manfaat dan risiko dari penggunaan alat ini.

Manfaat menggunakan alat tes kesuburan

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan alat ini:

1. Mudah digunakan

Dibandingkan alat tes kesuburan lainnya, alat ini merupakan salah satu yang paling mudah digunakan. Apalagi, jika Anda membandingkannya dengan metode perhitungan body basal temperature. Selain itu, Anda juga tidak perlu menyiapkan segala sesuatunya saat Anda baru bangun tidur.

2. Informatif

Jika menggunakan metode perhitungan suhu basal tubuh Anda akan mengetahui kapan masa subur Anda setelah lewat masa subur tersebut, alat tes kesuburan ini akan memberi tahu Anda saat Anda hendak memasuki masa subur.

Oleh karenanya, berbeda dengan metode perhitungan suhu tubuh basal yang tidak bisa membantu Anda menentukan kapan waktu yang tepat untuk berhubungan seks dengan pasangan agar cepat hamil, Anda bisa menggunakan alat ini jika ingin mendapatkan informasi tersebut.

3. Tidak perlu langsung digunakan saat bangun tidur

Tidak seperti metode lain, Anda tidak perlu menggunakan alat ini di pagi hari tepat setelah Anda bangun tidur. Untuk mendapatkan hasilnya secara maksimal, pastikan untuk menggunakan alat ini setiap 6 jam sekali. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat.

4. Nyaman digunakan

Metode pemeriksaan kesuburan dengan cara memeriksa lendir serviks mungkin membuat Anda tidak nyaman. Bahkan, perhitungan suhu tubuh basal pun bisa menyebabkan rasa tak nyaman karena Anda tidak bisa tidur dengan bebas. Sementara, alat ini merupakan pilihan terbaik untuk memeriksa kesuburan Anda.

Risiko menggunakan alat pemeriksaan kesuburan

Di samping manfaat penggunaan alat pemeriksaan kesuburan ini, Anda juga perlu mengetahui risiko yang mungkin terjadi jika menggunakannya. Beberapa risiko yang mungkin terjadi di antaranya:

1. Mahal

Untuk bisa menggunakan alat tes kesuburan ini, Anda harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membelinya. Harga dari alat ini mungkin masih tergolong terjangkau. Namun, jika Anda harus membelinya setiap bulan, Anda mungkin akan merasa harga ini terlalu mahal. Apalagi jika Anda memiliki siklus haid yang tidak taratur. Anda mungkin membutuhkan alat ini dalam jumlah yang lebih banyak.

2. Kesulitan membaca hasil

Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi saat Anda membaca hasil dari penggunaan tes ini. Pasalnya, Anda mungkin saja salah membaca hasil dari alat ini. Sebagai contoh, Anda mungkin mengalami kesulitan untuk membaca hasil positif dari alat ini.

Selain itu, mengingat alat ini memprediksi masa subur dari peningkatan hormon LH, Anda mungkin saja mengalami ‘salah paham’ terhadap hasil yang Anda dapatkan. Pasalnya, bisa saja peningkatan hormon LH saat itu sedang tidak menandakan Anda berovulasi.

3. Tidak semua wanita bisa menggunakannya

Tidak semua wanita bisa menggunakan alat ini untuk memeriksa masa subur. Ada wanita yang tidak bisa menggunakan alat tes kesuburan ini secara efektif. Pasalnya, wanita yang memiliki polycystic ovarian syndrome atau PCOS mungkin tidak bisa mendeteksi peningkatan LH dengan baik. Apalagi,  mengingat wanita yang mengalami PCOS mungkin mengalami peningkatan hormon LH beberapa kali dalam satu siklus menstruasi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pemeriksaan HSG untuk Mengecek Gangguan Kesuburan Wanita

Pemeriksaan HSG adalah salah satu tes untuk memeriksa kondisi kesuburan seorang wanita. Bagaimana caranya? Ini penjelasan lengkap tentang pemeriksaan HSG.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 06/12/2016

Direkomendasikan untuk Anda

tes kesuburan wanita

Mengenal Beragam Tes Kesuburan dan Pemeriksaan Organ Reproduksi Pada Wanita

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019
tes kesuburan

Tes Kesuburan yang Perlu Dilakukan untuk Mengatasi Sulit Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 29/08/2018
ciri fisik wanita tidak subur

Cara Mengenali Ciri-ciri Wanita Tidak Subur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 16/10/2017
tes biopsi hati

Mempersiapkan Diri Sebelum Tes HSG untuk Mengetahui Kenapa Anda Sulit Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2017