Benarkah Sering Seks Bisa Hamil dengan Cepat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/08/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Melakukan hubungan seks bersama pasangan dengan frekuensi yang cukup sering atau sering seks dianggap salah satu cara agar bisa hamil dengan cepat. Bahkan, ada pula yang melakukan hubungan seks dengan posisi tertentu agar bisa hamil anak perempuan ataupun hamil anak laki-laki. Namun, sebenarnya apakah benar sering seks bisa hamil? Seberapa sering seks harus dilakukan? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa benar sering seks bisa hamil dengan cepat?

Secara teori, kehamilan bisa terjadi setelah hubungan seksual satu kali tanpa alat kontrasepsi, apalagi jika Anda bisa lebih sering melakukannya. Di samping itu, sudah banyak contoh kasus yang mampu membuktikan ide ini.

Namun, bagi banyak orang lainnya, mencoba hamil kadang bisa menjadi ‘tugas’ yang memberatkan. Hal ini menyebabkan banyak orang yang sengaja sering melakukan seks dengan harapan bisa cepat hamil.

Ketika Anda mencoba hamil, Anda harus memastikan berhubungan seks pada masa subur untuk memastikan Anda mendapat kesempatan terbaik untuk bisa berhasil hamil. Pemilihan waktu untuk sering berhubungan seks agar bisa hamil adalah fokus sebagian besar pasangan yang sedang merencanakan kehamilan.

Oleh karena itu, jika Anda jarang atau bahkan tidak melakukan hubungan seks sama sekali selama masa subur Anda (tiga hari tepat menjelang dan termasuk hari ovulasi), kesempatan Anda agar hamil pun menurun.

Artinya, sering berhubungan seks mungkin bisa meningkatkan kesempatan Anda agar bisa hamil. Namun, Anda juga tetap harus memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk berhubungan seks.

Dengan mengetahui kapan masa ovulasi Anda, kemungkinan besarnya Anda juga mengetahui kapan harus berhubungan intim agar bisa hamil.

Perlukah setiap hari berhubungan seks untuk bisa hamil?

Anda mungkin pernah berpikir bahwa semakin sering berhubungan seks, kesempatan Anda bisa hamil bisa lebih tinggi. Sebenarnya pemikiran ini tidak sepenuhnya salah.

Pasalnya, sebuah artikel yang dimuat di Mayo Clinic menyatakan bahwa berhubungan seks setiap hari, memang meningkatkan kesempatan Anda agar bisa hamil. Namun, Anda juga dapat menyiasatinya dengan cara lebih sering hubungan seks mendekati masa subur atau saat ovulasi untuk bisa hamil.

Sayangnya, banyak perempuan yang tidak tahu kapan akan mengalami ovulasi. Hal ini disebabkan masa ovulasi bukan hal yang mudah diketahui. Bahkan pada wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur sekali pun, ovulasi bisa terjadi kapan saja.

Maka itu, beberapa pasangan akan mencoba berbagai cara untuk meluangkan waktu agar sempat berhubungan seks untuk bisa hamil. Pasalnya, mereka tidak ingin kehilangan kesempatan untuk berhubungan seks pada masa ovulasi.

Waktu yang tepat untuk berhubungan seks

Jika Anda tidak tahu kapan masa ovulasi akan tiba, And abisa menyiasatinya dengan mengatur waktu untuk sering berhubungan seks dengan pasangan agar bisa hamil. Akan tetapi, Anda tidak perlu membuatnya menjadi beban pikiran, agar tidak mudah stres. Sebab, stres bisa memengaruhi kesuburan Anda, sehingga menurunkan kemungkinan hamil.

Untuk meningkatkan peluang Anda kehamilan, Anda bisa mencoba untuk berhubungan seks sebanyak satu kali setiap 1-2 hari dalam satu bulan. Hal ini bisa Anda lakukan jika Anda benar-benar tidak tahu kapan masa ovulasi akan tiba.

Sementara, jika Anda memasuki masa subur, waktu untuk sering berhubungan seks dengan pasangan agar bisa hamil bisa Anda lakukan sebanyak satu kali sehari, pada 3-4 empat hari sebelum dan saat hari ovulasi tiba. Selama sperma pasangan sehat dan tidak terdapat masalah kesuburan lainnya,  berhubungan seks pada masa ini mungkin akan membantu meningkatkan kemungkinan hamil.

Namun, jika Anda membutuhkan waktu lebih lama dari satu atau dua bulan untuk hamil, ritual ini dapat membuat Anda cepat lelah dan stres untuk melakukan seks.

Idealnya, Anda harus berusaha melakukan hubungan seks setidaknya tiga sampai empat kali seminggu, sepanjang siklus Anda (kira-kira setiap dua hari sekali atau lebih) agar bisa hamil. Selain itu, pastikan juga Anda berhubungan seks setidaknya sekali selama masa subur Anda dengan metode ini.

Tidak hanya itu, aturan untuk berhubungan seks juga bisa Anda lakukan dengan melakukannya sebanyak dua hari sekali selama masih dalam masa kesuburan agar bisa hamil. Hal ini juga berlaku pada kondisi langka ketika seorang pria tidak memiliki jumlah sperma yang cukup.

Seberapa sering seks bisa hamil dengan cepat?

Tahukah Anda bahwa konsentrasi sperma akan menurun saat frekuensi berhubungan seks meningkat? Namun, Anda juga perlu mengetahui bahwa di sisi lain, frekuensi hubungan seks yang lebih tinggi juga berarti meningkatnya kemungkinan terjadinya pembuahan.

Hal ini berarti, meski konsentrasi sperma menurun, bukan berarti berhubungan seks teratur tidak bisa membuat Anda hamil. Pasalnya, konsentrasi sperma menurun tidak sama dengan sperma tidak diproduksi sama sekali. Akan tetapi, hal ini mungkin hanya berlaku bagi pria yang tidak memiliki masalah kesuburan.

Sementara itu, semakin sering Anda berhubungan intim di masa subur, maka kemungkinan Anda untuk bisa hamil pada siklus tersebut juga ikut meningkat. Apalagi, berhubungan seks secara teratur menjelang ovulasi akan meningkatkan kemungkinan pembuahan agar Anda bisa hamil.

Namun, Anda perlu mengingat jika tujuan hubungan intim Anda dilakukan agar bisa hamil, jangan pernah melakukan hubungan seks lebih dari satu kali sehari. Bahkan, hal ini juga tetap berlaku bagi pria dengan jumlah sperma normal.

Mungkin tampak masuk akal bahwa lebih sering melakukan hubungan seks, lebih tinggi pula kesempatan Anda bisa sukses hamil. Sayangnya, selain bisa membuat potensi Anda agar bisa hamil meningkat, berhubungan seks terlalu berlebihan dapat menurunkan jumlah sperma sehat.

Kapan harus cek ke dokter?

Jika Anda dan pasangan ingin bisa segera hamil, tetaplah  berhubungan seks dengan teratur. Mungkin sering berhubungan seks adalah hal yang benar-benar Anda perlukan agar bisa hamil.

Akan tetapi, efek dari sering berhubungan seks berbeda-beda setiap orangnya, dan belum tentu Anda sudah pasti hamil meski telah melakukannya. Anda mungkin telah menjadwalkan hubungan seks semaksimal dan seteratur mungkin selama beberapa siklus agar bisa hamil, tapi nyatanya Anda juga belum berhasil juga.

Dalam hal ini, Anda dapat memutuskan untuk mencari bantuan medis demi menentukan apa penyebab sulit hamil. Bahkan, jika Anda telah disarankan untuk menunggu satu tahun penuh atau lebih, mungkin masuk akal untuk mencari bantuan lebih awal, jika telah mencoba melakukan hubungan seks secara teratur.

Dengan berkonsultasi kepada dokter dan mencari tahu akar permasalahan yang Anda miliki, Anda mungkin bisa sering berhubungan seks agar bisa segera hamil dengan tenang, di waktu yang tepat dan dengan cara yang benar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Setiap orang pernah mengalami stres. Tapi tidak semua orang mengalami depresi atau gangguan kecemasan. Lalu, apa bedanya stres dan depresi serta kecemasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Psikologi 09/06/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhubungan seks setelah operasi caesar

Berhubungan Seks Setelah Operasi Caesar, Wajarkah Bila Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit
obat prostat

Obat-obatan yang Bisa Digunakan untuk Mengatasi Penyakit Prostat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit