Bisakah Ibu Menunda Kelahiran Prematur?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Kelahiran prematur adalah kondisi di mana bayi lahir sebelum usia kehamilan ibu mencapai 37 minggu. Beberapa kasus kelahiran bayi prematur terjadi secara spontan — ibu mengalami kontraksi terlalu dini dan bayi lahir prematur. Pada kasus lainnya, komplikasi terkait kehamilan (misalnya preeklampsia atau infeksi) mendesak dokter untuk memulai persalinan lebih cepat daripada yang direncanakan. Sekitar tiga perempat dari kasus kelahiran bayi prematur adalah kejadian spontan dan seperempat lainnya adalah kelahiran yang terjadi akibat komplikasi medis. Secara keseluruhan, satu dari delapan ibu hamil memiliki kelahiran prematur.

Ada beberapa perawatan yang dapat mencegah persalinan prematur pada wanita hamil yang berisiko tinggi, dan beberapa dapat menghentikan atau menunda kelahiran prematur jika situasi mengharuskan Anda melahirkan lebih awal.

Menunda kelahiran prematur setidaknya dua minggu, akan meningkatkan kualitas hidup bayi

Kelahiran prematur dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius atau bahkan fatal bagi bayi, terutama jika hal ini terjadi sangat awal. Janin yang lahir sebelum 23 minggu tidak dapat bertahan hidup di luar rahim ibu. Bayi yang lahir sebelum 25 minggu memiliki risiko yang sangat tinggi dari masalah jangka panjang, termasuk ketidakmampuan belajar dan masalah neurologis. Sekitar 20 persen dari bayi-bayi ini memiliki cacat lahir parah.

Beberapa bayi prematur mungkin memiliki masalah pernapasan. Prematuritas juga menempatkan bayi pada risiko yang lebih besar untuk pendarahan otak. Sistem saraf, saluran pencernaan, dan organ lainnya juga mungkin akan terpengaruh . Bayi prematur lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit kuning, serta mungkin mengalami kesulitan makan dan mempertahankan suhu tubuh mereka.

Kebanyakan bayi prematur pada umumnya lahir antara 34 dan 37 minggu. Tumbuh kembang bayi prematur tumbuh lebih lambat dari bayi yang lahir tepat waktu. Jika “bayi prematur akhir” ini tidak memiliki masalah kesehatan lainnya saat lahir, kualitas hidup mereka umumnya akan lebih baik daripada mereka yang lahir jauh lebih cepat. Tapi, mereka masih menghadapi risiko masalah kesehatan yang bisa berlanjut seiring ia tumbuh besar dibanding bayi yang lahir tepat waktu, termasuk autisme, cacat intelektual, cerebral palsy, masalah paru-paru, dan hilangnya penglihatan dan pendengaran.

Secara umum, semakin matang usia bayi saat lahir akan lebih baik peluangnya untuk hidup dan sehat. Kemampuan janin untuk bertahan hidup di luar rahim meningkat secara dramatis di antara 24 dan 28 minggu, dari sekitar 50 persen pada awal minggu ke-24 menjadi lebih dari 80 persen empat minggu kemudian. Sebuah studi terbitan jurnal Obstetrics & Gynecology, dilansir dari Time menunjukkan bahwa tingkat kematian bayi prematur dapat menurun hingga setengahnya jika persalinan bisa ditunda sampai usia kehamilan setidaknya 39 minggu.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah kelahiran prematur jika saya berisiko tinggi?

Ada banyak hal yang bisa dilakukan seorang wanita untuk mengurangi risikonya melahirkan prematur meskipun ini tidak menjamin ia 100 persen akan terhindar dari kelahiran prematur, dan tidak semua wanita hamil adalah kandidat untuk setiap pengobatan.

Perempuan yang berisiko tinggi memiliki kelahiran prematur, terutama mereka yang pernah memiliki riwayat kelahiran dini sebelumnya, mungkin menjadi kandidat untuk satu atau lebih dari perawatan berikut:

1. Antenatal corticosteroid (ACS)

Kortikosteroid adalah obat yang menembus plasenta guna mendorong percepatan perkembangan paru-paru, otak, dan sistem pencernaan bayi Anda.

ACS akan disuntikkan ke lengan atau kaki, dan bekerja dalam waktu sekitar 24 jam. Obat ini juga membantu mengurangi peluang bayi Anda memiliki masalah kesehatan tertentu setelah lahir, termasuk sindrom gangguan pernapasan (RDS), perdarahan intraventrikular (IVH) alias pendarahan dalam otak, dan necrotizing enterocolitis (juga disebut NEC) yang memengaruhi usus bayi.

Jika Anda tergolong berisiko tinggi untuk memiliki kelahiran prematur, Anda mungkin akan diberikan kortikosteroid dari sekitar minggu ke-23 sampai ke 34.

2. Tokolitik

Tokolitik adalah obat untuk menunda atau menghentikan kontraksi untuk waktu singkat (hingga 48 jam). Penundaan ini dapat memberikan Anda waktu untuk mendapatkan pengobatan dengan ACS atau magnesium sulfat — magnesium sulfat tidak boleh diberikan lebih dari 5-7 hari — atau untuk memberikan tim dokter cukup waktu memindahkan Anda ke unit perawatan intensif neonatal (NICU). Akan tetapi, jika Anda memiliki masalah jantung atau preeklampsia berat, beberapa jenis tokolitik mungkin tidak aman untuk Anda.

3. Antibiotik

Antibiotik digunakan untuk mematikan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Antibiotik dapat diberikan untuk ibu hamil yang berisiko tinggi melahirkan prematur akibat air ketuban pecah dini. Wanita yang mengalami air ketuban pecah dini berada pada risiko mengembangkan infeksi rahim.

Selain itu, jika air ketuban Anda pecah terlalu cepat dari “jadwal” yang seharusnya, kantung ketuban yang menahan bayi Anda tidak akan tersegel sempurna sehingga menempatkan bayi prematur sangat rentan terhadap infeksi. Antibiotik dapat digunakan untuk mengurangi risiko bayi prematur Anda mengembangkan infeksi. Penyebab umum infeksi pada bayi baru lahir adalah bakteri streptokokus grup B (GBS).

4. Progesteron

Progesteron adalah hormon kunci dalam mempertahankan kehamilan, dan diketahui kadarnya akan menurun di waktu-waktu menjelang persalinan. Itu sebabnya progeteron telah diuji untuk mencegah prematuritas; yang mungkin terkait dengan mengurangi efek peregangan rahim dan/atau pelunakan leher rahim yang berkontribusi memicu terjadinya persalinan.

Tapi, banyak pro-kontra studi mengenai apakah progesteron benar-benar efektif untuk menunda kelahiran prematur pada wanita yang berisiko tinggi. Bicarakan dengan tim dokter Anda apakah terapi progesteron mungkin tepat untuk Anda.

5. Cerclage rahim

Cerclage adalah prosedur jahitan untuk menutup leher rahim Anda agar bayi tidak lahir terlalu dini. Tim dokter akan melakukan cerclage di sekitar minggu ke-37 kehamilan. Cerclage telah digunakan selama 50 tahun lebih untuk menangani kelahiran prematur, tapi sebagian besar hanya digunakan untuk wanita tertentu. Misalnya, jika Anda memiliki leher rahim pendek.

Cerclage tidak berfungsi untuk menghentikan persalinan segera setelah dimulai, tapi dapat memperpanjang masa kehamilan pada beberapa wanita.

6. Istirahat di rumah

Kebalikan dari kepercayaan populer masyarakat, bed rest tidak membantu mencegah kelahiran prematur dan memiliki risikonya tersendiri.

Jika dokter mengatakan Anda tidak lagi berisiko darurat menjalani persalinan prematur, Anda bisa pulang. Gejala-gejala persalinan dini seringnya berhenti, sehingga Anda dapat melanjutkan kehamilan sedikit lebih lama lagi. Kebanyakan perempuan berisiko tinggi kelahiran prematur akan melahirkan bayi sehat pada waktunya. Namun, jika Anda benar-benar dalam persalinan, tidak mungkin untuk menghentikannya.

Apa yang terjadi jika risiko kelahiran prematur saya masih berlanjut?

Jika persalinan Anda terus berjalan dan tidak bisa dihentikan, tim dokter atau bidan akan bersiap untuk melahirkan bayi Anda untuk alasan medis. Jika hal ini terjadi, persalinan Anda mungkin perlu diinduksi, atau Anda memerlukan operasi caesar dini. Sekitar seperempat dari kelahiran prematur terjadi atas induksi medis.

Dokter mungkin menyarankan Anda untuk melahirkan prematur jika bayi Anda:

  • Tidak bertumbuh seperti yang diharapkan
  • Memiliki kelainan medis

Atau, jika Anda memiliki:

  • Komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia atau diabetes
  • Kondisi medis lain yang akan lebih aman (untuk Anda dan bayi) jika bayi Anda dilahirkan lebih awal
  • Trauma dalam perut

Ingat, memiliki satu atau lebih dari faktor-faktor risiko ini tidak menjamin bayi Anda pasti akan lahir prematur. Sejumlah risiko di atas hanya meningkatkan peluang itu terjadi.

Jika persalinan prematur berlanjut, Anda dan bayi biasanya akan ditangani oleh tim profesional kesehatan, yang juga akan termasuk seorang neonatalogis, dokter spesialis penanganan masalah bayi yang baru lahir. Perawatan yang dibutuhkan bayi Anda akan tergantung pada seberapa awal ia lahir. Fasilitas unit perawatan intensif neonatal (NICU) berkualitas tinggi memiliki perawatan khusus untuk bayi prematur.

BACA JUGA:

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Minyak kelapa atau virgin coconut oil (VCO) memang sudah terkenal khasiatnya, bahkan untuk sang buah hati. Inilah berbagai khasiat minyak kelapa untuk bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Mendengar detak jantung janin merupakan hal berkesan bagi calon orangtua. Tapi seperti apa perkembangan jantung janin dalam kandungan? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
hamil tua tapi belum kontraksi

Sudah Masuk Usia Hamil Tua, Tapi Kok Belum Kontraksi? Apakah Perlu Cemas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit