5 Tips Menjaga Kesehatan Ibu yang Hamil di Usia Muda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menikah di usia muda, memungkinkan wanita juga hamil di usia muda. Padahal, kehamilan ini cukup berisiko, salah satunya pada aspek kesehatan. Oleh karena itu, ibu yang hamil di usia muda harus menjaga kesehatan supaya persalinan lancar dan bayi lahir sehat. Apa saja tips sehat bagi calon ibu hamil di usia muda? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Risiko kesehatan pada ibu yang hamil di usia muda

Kehamilan yang terjadi di bawah usia 20 tahun masuk dalam kategori kehamilan di usia muda. Menurut British Nutrition Foundation, hamil di usia ini meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah. Selain itu, sang calon ibu pun berisiko dengan masalah kesehatan, contohnya hipertensi dan preeklampsia.

Ternyata ada alasan kenapa kehamilan pada usia yang muda sangat berisiko. Biasanya, wanita muda cenderung memilih makanan cepat saji dan tinggi gula sehingga nutrisi yang seharusnya mereka dan janin dapatkan tidak tercukupi ketika hamil.

Tips menjaga kesehatan ibu yang hamil di usia muda

Menjaga kesehatan ibu hamil di bawah usia 20 tahun, sebenarnya tidak berbeda jauh dengan wanita yang hamil di usia matang. Namun, ibu perlu mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai kesehatan saat hamil supaya tidak lagi sembarang dalam memilih makanan dan melakukan aktivitas.

Berikut panduan menjaga kesehatan untuk ibu hamil yang usianya masih muda, antara lain:

1. Penuhi nutrisi untuk diri dan janin

makanan untuk memperbanyak asi

Janin dalam perut Anda juga membutuhkan nutrisi dari makanan. Namun, bukan berarti Anda boleh makan sebanyak 2 porsi sekaligus. Bayi di dalam perut hanya membutuhkan sekitar 300 kalori sehat setiap harinya.

Jadi, Anda hanya perlu menambahkan 300 kalori dalam sehari, bukan melipatgandakan porsi makan. Menjaga porsi makan seperti ini tentu menghindari Anda dari kenaikan berat badan atau kekurangan nutrisi.

Selain kalori, tubuh Anda juga memerlukan zat besi, kalsium, protein, asam folat, vitamin dan zinc. Anda bisa mendapatkan semua nutrisi tersebut dari sayuran, buah, biji-bijian, produk susu, daging ayam, ikan, dan telur.

Namun, agar kesehatan ibu yang hamil di usia muda tetap terjaga, hindari makan daging, ikan, susu, atau telur mentah serta makanan dalam kemasan.

Makanan kemasan rentan mengandung bakteri yang bisa berisiko menyebabkan infeksi. Apalagi, bahan kimia tambahan di dalamnya juga tidak menyehatkan tubuh.

Jika Anda kesulitan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi, konsultasikanlah pada dokter kandungan dan ahli gizi.

2. Rajin minum air putih

kandungan air putih

Selain makanan, kebutuhan cairan juga harus diperhatikan. Kadar air dalam tubuh membantu organ dalam tubuh bekerja secara optimal. Tercukupinya kebutuhan cairan tubuh juga menurunkan risiko dehidrasi, sembelit, dan infeksi lainnya pada ibu hamil.

Selain minum air putih, asupan cairan juga bisa Anda dapatkan dari sup ataupun jus. Namun, batasi penggunaan gula sebagai pemanis jus yang Anda minum.

3. Olahraga

hamil trimester 3 ketiga

Bila nutrisi sudah tercukupi, kesehatan ibu yang hamil di usia muda akan semakin baik bila juga diimbangi dengan olahraga. Olahraga memungkinkan ibu hamil tetap aktif bergerak.

Selain menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan, jenis olahraga tertentu juga bisa menghindari nyeri tubuh, contohnya nyeri punggung, sekaligus membuat mood jadi lebih baik.

American Pregnancy Association menyarankan agar ibu hamil melakukan olahraga selama 30 menit sebanyak 3-4 kali seminggu. Beberapa olahraga yang aman dilakukan antara lain, jalan santai, berenang, dan yoga.

4. Hindari kebiasaan yang kurang baik saat hamil

bumil malas gerak

Hamil bisa membuat beberapa orang jadi mager alias malas gerak. Selain itu, beberapa ibu hamil yang dulu sangat gemar minum kopi mungkin harus mengurangi kebiasaannya ini.

Beberapa kebiasaan yang bahkan harus dihentikan sama sekali, seperti merokok dan minum alkohol. Semua kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan perkembangan pada bayi.

5. Rutin cek kesehatan ke dokter

bidan atau dokter kandungan

Langkah terakhir untuk menjaga kesehatan ibu hamil di usia muda adalah rutin cek kesehatan. Tidak hanya mengetahui perkembangan kehamilan, cara ini memungkinkan ibu hamil dengan kondisi kesehatan tertentu mendapatkan perawatan lebih cepat.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Mendengar detak jantung janin merupakan hal berkesan bagi calon orangtua. Tapi seperti apa perkembangan jantung janin dalam kandungan? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit