Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda memiliki memori saat dulu Anda masih berada dalam kandungan ibu Anda? Tentu saja tidak. Itulah kenapa aktivitas bayi dalam kandungan menarik untuk dicermati. Literatur mengatakan bahwa pernapasan pertama yang bayi lakukan adalah saat bayi menangis ketika bayi tersebut dilahirkan. Lalu apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana cara bayi bernafas saat masih dalam kandungan?

Bayi bernapas dalam kandungan tidak menggunakan paru-paru

Keberadaan oksigen dalam tubuh bayi tentu sama pentingnya dengan oksigen bagi tubuh orang dewasa. Namun bedanya, bayi bernafas dalam kandungan bukan dengan menggunakan paru-parunya, seperti pada umumnya. Paru-paru bayi bahkan belum sepenuhnya berkembang.

Bayi juga tidak bernapas melalui mulut maupun hidungnya, namun ia memenuhi kebutuhannya akan oksigen melalui tali pusar yang terhubung dengan tubuh ibunya. Pertukaran antara karbondioksida dan oksigen pun terjadi pada tali pusar. Dengan kata lain, setelah ibu bernapas, darah ibu yang telah mengikat oksigen akan dialirkan ke janin melalui tali pusar hingga mencapai jantung janin. Kemudian jantung bayilah yang akan memompa darah yang kaya akan oksigen itu ke seluruh tubuh bayi.

Bagaimana janin mengetahui caranya bernapas?

Saat bernapas, kita menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Namun, bayi bernafas dalam kandungan dengan menghirup dan mengeluarkan cairan ketuban. Sejak usia tujuh minggu pun, janin sebenarnya sudah melakukan gerakan-gerakan dalam rahim. Gerakan-gerakan dan keberadaan cairan ketuban inilah yang kemudian melatihnya bernapas.

Jadi, meskipun selama masih berupa janin, bayi bernafas dalam kandungan dengan bantuan dari ibunya. Setelah dilahirkan, bayi akan mampu langsung bernafas menggunakan tubuhnya sendiri. Air ketuban yang mengisi paru-parunya saat masih di dalam kandungan pun akan mengering dengan sendirinya setelah ia dilahirkan.

Apa saja gerakan-gerakan yang bayi lakukan dalam rahim?

Jika ini merupakan kehamilan pertama Anda, Anda mungkin baru akan merasakan pergerakan dan perkembangan janin Anda setelah minggu ke-16 atau mungkin minggu ke-18. Namun sebenarnya, berdasarkan hasil scan USG, janin Anda telah melakukan beberapa gerakan jauh sebelum minggu itu.

  • Pada usia tujuh hingga delapan minggu, janin mengawali pergerakan tubuhnya dengan mengerjapkan matanya.
  • Pada usia sembilan minggu, janin sudah mulai mampu menggerakkan lengan dan kaki kecilnya, menelan, bahkan cegukan. Pergerakan pada usia ini lah yang menjadi awal latihan sistem pernafasan janin.
  • Pada usia sepuluh minggu, dari lengan dan kaki, kini janin mampu menggerakkan kepala dan rahangnya serta mengarahkan tangannya untuk menyentuh wajahnya.
  • Pada usia 11-16 minggu, janin sudah mampu menggunakan sistem pernafasannya untuk menguap, menggerakkan matanya, dan menghisap jempolnya.

Pergerakan janin yang awalnya lembut, kemudian akan berkembang menjadi cukup kuat hingga membuat Anda bisa merasakannya. Awalnya mungkin Anda hanya merasakan seperti gelitikan kecil, hingga akhirnya bayi mulai mendorong, menendang, bahkan berguling.

Kapan Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter?

Bayi tentu tidak selamanya bergerak, tetap akan ada saat di mana dia tidur dan beristirahat. Seiring berjalannya waktu, Anda mulai akan memahami ritme dari pergerakan bayi Anda. Anda baru sebaiknya panik, bila:

  • Anda tidak merasakan minimal 10 kali gerakan dari bayi selama dua jam.
  • Bayi tetap tidak melakukan pergerakan meski Anda telah merangsangnya dengan menimbulkan suara-suara yang berisik.
  • Terjadi penurunan terhadap frekuensi pergerakan bayi Anda selama beberapa hari dibandingkan dengan ritme pergerakannya yang biasanya.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Mendengar detak jantung janin merupakan hal berkesan bagi calon orangtua. Tapi seperti apa perkembangan jantung janin dalam kandungan? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Hati-hati, mata yang gatal bisa jadi disebabkan oleh kutu bulu mata. Wah, bagaimana bisa terjadi dan seperti apa cara mengobatinya? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Penyakit Mata 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tato mata

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
produk pembersih rumah

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit