home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Kondisi Penyebab Endokarditis atau Infeksi Jantung, Serta Faktor Risikonya

4 Kondisi Penyebab Endokarditis atau Infeksi Jantung, Serta Faktor Risikonya

Endokarditis merupakan peradangan atau inflamasi yang terjadi pada dinding dan lapisan dalam dinding jantung. Penyakit jantung ini dapat membahayakan nyawa, jika tak segera mendapatkan penanganan. Biasanya endokarditis terjadi karena infeksi bakteri, virus, hingga jamur. Akan tetapi, apa penyebab pasti dari endokarditis? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Berbagai kondisi yang menjadi penyebab endokarditis

Endokarditis, atau bisa juga Anda sebut sebagai infeksi jantung, terjadi saat kuman masuk ke dalam aliran darah, bergerak menuju ke jantung, dan menempel pada jaringan yang telah rusak atau katup jantung yang abnormal.

Biasanya, kuman tersebut berupa bakteri, tetapi kuman berupa jamur juga bisa menjadi penyebab penyakit jantung ini. Seharusnya, sistem imun tubuh akan menghancurkan bakteri berbahaya yang masuk ke dalam aliran darah.

Akan tetapi, pada situasi tertentu, bakteri yang hidup pada mulut, tenggorokan, dan berbagai bagian tubuh lainnya terkadang dapat menjadi penyebab endokarditis. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang berpotensi menyebabkan bakteri atau jamur masuk ke jantung:

1. Kondisi kesehatan mulut

Percaya atau tidak, bakteri bisa masuk ke jantung karena kondisi kesehatan mulut Anda. Ini artinya, jika Anda tak merawat kesehatan mulut dengan baik, potensi bakteri pada mulut menjadi penyebab endokarditis semakin besar.

Ya, gusi akan lebih mudah berdarah saat Anda menggosok gigi, jika gigi tidak terawat kebersihan dan kesehatannya. Sementara itu, gusi yang berdarah dapat menjadi penyebab bakteri masuk ke dalam aliran darah.

Tidak hanya itu, prosedur perawatan gigi yang dapat menyebabkan gusi terluka juga dapat meningkatkan potensi Anda mengalami endokarditis.

Oleh sebab itu, rawat gigi dan gusi secara maksimal. Lakukan sikat gigi dan flossing dengan baik dan secara rutin. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi risiko bakteri masuk ke jantung dan menjadi penyebab endocarditis.

2. Infeksi

Infeksi juga bisa menjadi salah satu kondisi yang menyebabkan endokarditis. Pasalnya, bakteri bisa menyebar dari area tubuh yang pernah atau sedang mengalami infeksi.

Sebagai contoh, infeksi pada kulit atau infeksi pada gusi. Namun, tak hanya itu saja, bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh dan menuju ke jantung akibat penyakit menular seksual.

Beberapa jenis penyakit menular seksual memiliki potensi yang besar menjadi penyebab endokarditis. Jenis penyakit ini termasuk klamidia dan gonore.

3. Kateter

Saat sedang mengalami masalah kesehatan tertentu, tidak sedikit dari Anda yang terpaksa harus menggunakan kateter. Alat medis ini berbentuk seperti tabung tipis.

Biasanya, dokter akan menggunakan kateter untuk memasukkan atau justru mengeluarkan cairan dari dalam tubuh. Nah, penggunaan kateter bisa menjadi penyebab endokarditis, jika Anda menggunakannya dalam jangka panjang.

Hal ini sangat rentan terjadi pada Anda yang perlu menjalani dialisis jangka panjang. Untuk itu, selalu konsultasikan mengenai kondisi ini dengan dokter dan cari tahu bagaimana cara mencegahnya.

4. Jarum suntik

Umumnya, dokter atau tim ahli medis akan menggunakan jarum suntik untuk memasukkan cairan obat ke dalam tubuh. Namun, tidak sedikit orang yang menyalahgunakan penggunaannya.

Menurut Mayo Clinic, penggunaan obat-obatan terlarang yang diaplikasikan menggunakan jarum suntik juga berpotensi menjadi penyebab endokarditis. Pasalnya, jarum suntik yang digunakan belum tentu steril.

Namun, sebenarnya tak hanya itu saja, karena penggunaan alat-alat medis lainnya juga bisa meningkatkan potensi Anda mengalami infeksi jantung, apalagi jika alat medis tersebut tidak steril.

Faktor risiko mengalami endokarditis

Nah, selain berbagai penyebab endokarditis, ada pula kondisi kesehatan lain yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami infeksi jantung ini, seperti pasien yang mengidap penyakit berikut:

Namun, tak hanya itu saja, Anda yang sudah memasuki usia 60 tahun ke atas juga memiliki potensi untuk mengalami infeksi jantung.

Oleh sebab itu, penting melakukan berbagai tindak pencegahan untuk meminimalkan potensi mengalami endokarditis. Mulai dari memahami tanda dan gejalanya, menghindari penggunaan obat terlarang, dan menjaga kebersihan gigi dan gusi dengan baik.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Endocarditis. Retrieved 18 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/endocarditis/symptoms-causes/syc-20352576

Causes – Endocarditis. Retrieved 18 May 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/endocarditis/causes/

Endocarditis. Retrieved 18 May 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16957-endocarditis

Endocarditis. Retrieved 18 May 2021, from https://www.bhf.org.uk/informationsupport/conditions/endocarditis

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 15/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x