Warna lidah bisa menggambarkan kesehatan Anda. Lidah yang sehat harusnya berwarna merah muda dengan lapisan putih tipis di atasnya. Namun, jika Anda memiliki lapisan putih yang cukup tebal atau bercak putih di lidah Anda, maka Anda perlu mengetahui penyebab dan cara mengatasi lidah putih. Walaupun tidak berbahaya, dalam kasus yang cukup jarang, lidah putih bisa menandakan kondisi yang lebih serius seperti infeksi atau gejala kanker.

Penyebab lidah berwarna putih

Lidah putih sering kali berhubungan dengan kebersihan mulut. Lidah Anda bisa menjadi putih saat benjolan kecil (papila) yang melengkung membengkak hingga kemudian meradang. Bakteri, jamur, kotoran, makanan, dan sel mati semuanya bisa terjebak di antara papila yang membesar. Hal inilah yang akhirnya membuat lidah menjadi berwana putih.

Berikut ini ada beberapa faktor yang juga bisa menyebabkan lidah putih, yaitu:

  • Jarang menyikat gigi dan melakukan flossing
  • Mulut kering
  • Bernapas melalui mulut
  • Dehidrasi
  • Memakan banyak makanan bertekstur lunak
  • Iritasi karena gigi yang tajam atau peralatan pembersih gigi
  • Demam
  • Merokok atau mengunyah tembakau
  • Mengonsumsi alkohol berlebihan

Berbagai penyebab lidah berwarna putih

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat menyebabkan lidah berwarna putih, yaitu:

1. Leukoplakia

Kondisi ini biasanya menyebabkan bercak putih di pipi bagian dalam, sepanjang gusi, dan terkadang di lidah Anda. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan, merokok, dan mengunyah tembakau menjadi penyebab dari kondisi ini. Adanya bercak putih pada lidah yang menjadi tanda kondisi leukoplakia umumnya tidak berbahaya. Tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, leukoplakia bisa berkembang menjadi kanker mulut.

2. Sifilis

Penyakit kelamin ini bisa menyebabkan luka di mulut Anda. Penularan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum ini yaitu melalui kontak dengan orang yang terinfeksi saat melakukan aktivitas seksual. Bakteri memasuki tubuh Anda melalui luka ringan atau lecet di kulit atau selaput lendir.

Sifilis dapat menyebar melalui kontak tertutup tanpa pelindung langsung dengan lesi aktif (seperti saat berciuman) atau melalui ibu yang terinfeksi ke bayinya selama kehamilan atau persalinan (sifilis kongenital). Jika sifilis tidak diobati, maka bercak putih yang disebut leukoplakia sifilis bisa muncul di lidah Anda.

3. Oral thrush

Kondisi ini merupakan infeksi mulut yang disebabkan oleh jamur candida. Oral thrush umumnya menyerang lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria. Anda berisiko terkena oral thrush jika menderita diabetes, kekurangan zat besi atau vitamin B, memakai gigi palsu, dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena menderita penyakit tertentu.

4. Oral lichen planus

Oral lichen planus merupakan kondisi yang menandai adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh Anda. Akibatnya, bercak putih di mulut dan lidah tidak dapat terhindarkan. Kondisi juga mengakibatkan gusi yang terasa sakit. Kemungkinan Anda mengalami luka di sepanjang lapisan dalam mulut Anda juga cukup tinggi.

5. Geographic tongue

Kondisi ini menandai peradangan pada lidah, namun tidak berbahaya yang akan memengaruhi permukaan lidah Anda. Jika pada lidah yang sehat permukaanya ditutupi oleh papila berwarna merah muda, maka pada geographic tongue sebagian lidah akan terlihat seperti bercak yang tidak berpapila karena terlihat mulus dan licin dengan garis putih di sekitarnya.

6. Kanker mulut

Kanker mulut terjadi saat sel di bibir atau mulut Anda mengalami mutasi DNA. Mutasi ini memungkinkan sel kanker untuk terus tumbuh dan membelah saat sel sehat akan mati. Akumulasi sel kanker mulut abnormal ini bisa membentuk tumor yang akan menyebar ke dalam mulut dan area kepala serta leher.

Kanker mulut sering ditandai dengan adanya sel tipis (skuamosa) yang melapisi bibir dan bagian bagian dalam mulut Anda termasuk lidah.

7. Kanker lidah

Kanker lidah adalah bentuk kanker yang dimulai di sel-sel lidah. Kanker lidah seringkali dimulai pada sel skuamous tipis dan datar yang melapisi permukaan lidah. Gejala kanker lidah umumnya mirip dengan gejala kanker mulut lainnya seperti kesulitan menelan, nyeri didaerah yang terinfeksi dan tidak kunjung sembuh, berat badan menurun, pendarahan di mulut, adanya bercak merah atau putih di lidah, dan nyeri pada benjolan di lidah.

8. Konsumsi obat-obatan seperti antibiotik

Mengonsumsi obat seperti antibiotik bisa menyebabkan tumbuhnya infeksi jamur di mulut Anda yang sering ditandai dengan lidah yang berwana putih.

warna lidah menandakan penyakit

Cara mengatasi lidah putih

Lidah putih umumnya tidak perlu diobati. Biasanya gejala akan hilang dengan sendirinya. Beberapa cara ini bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, yaitu:

  • Menyikatnya secara lembut menggunakan bulu sikat yang lembut.
  • Menggunakan pembersih lidah khusus.
  • Minum banyak air juga dapat membantu menghilangkan bakteri dan sisa-sisa makanan yang tersangkut di lidah yang menjadi penyebab lidah berwarna putih.

Namun, jika hal-hal tersebut sudah Anda lakukan tetapi tidak juga hilang, maka Anda perlu menemukan penyebabnya untuk tahu perawatan yang paling tepat.

  • Leukoplakia biasanya tidak perlu diobati. Namun, Anda perlu pergi ke dokter gigi untuk melakukan check up rutin guna memastikan kondisinya tidak bertambah parah. Untuk menghilangkan lapisan atau bercak putihnya, Anda perlu berhenti merokok atau mengunyah tembakau, dan mengurangi asupan alkohol ke tubuh Anda.
  • Oral lichen planus juga tidak memerlukan pengobatan khusus. Namun, jika kondisinya parah dokter akan meresepkan steroid berbentuk semprot atau pembersih mulut yang terbuat dari pil steroid yang dilarutkan ke dalam air.
  • Oral thrush dapat diobati dengan obat antijamur. Obat ini berbentuk gel atau cair yang bisa dioleskan ke mulut dan berupa pil.
  • Sifilis diobati dengan penisilin. Antibiotik ini dapat membunuh bakteri penyebab sifilis.

Perawatan alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi lidah putih

1. Mengonsumsi probiotik

Ketidakseimbangan bakteri sehat di usus dapat menyebabkan sariawan di mulut dan lapisan lidah berwarna putih. Mengonsumsi suplemen dan makanan yang mengandung probiotik bisa membantu menyeimbangkan bakteri sehat di usus. Selain itu juga dapat mengobati kondisi kesehatan yang berbuhubungan dengan jamur candida penyebab oral thrush.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik bermanfaat untuk kesehatan mulut karena dapat menghambat pertumbuhan mikroba yang tidak diinginkan. Bakteri probiotik dikaitkan dengan pencegahan radang dan pertumbuhan bakteri di lidah karena memengaruhi bakteri yang ada di dalam mulut dan respon imun.

2. Mengonsumsi jus lidah buaya

Lidah buaya memiliki sifat antibakteri, antijamur dan antiradang. Itulah mengapa bahan ini digunakan untuk menyembuhkan infeksi, luka, luka bakar, dan iritasi kulit. Lidah buaya juga mengandung enzim yang membantu mengangkat sel-sel mati dan membantu regenerasi jaringan kulit.

Untuk menghilangkan lapisan putih di lidah Anda, satu sendok makan jus lidah buaya yang Anda konsumsi dua sampai tiga kali sehari dapat membuat lapisannya hilang.

3. Mengonsumsi bawang putih

Kandungan antijamur pada bawang putih membuatnya menjadi pengobatan alami yang efektif untuk lidah putih. Penelitian menunjukkan bahwa allicin, salah satu senyawa aktif dalam bawang putih, menunjukkan efek antijamur dan mungkin sama efektifnya dengan flukonazol, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur, termasuk infeksi jamur pada mulut.

Untuk mengobati lidah putih, terutama karena sariawan atau pertumbuhan bakteri berlebihan, ambil satu siung bawang putih mentah per hari untuk dikonsumsi atau gunakan suplemen bawang putih mentah organik.

4. Menggunakan baking soda

Baking soda mampu menghilangkan sisa-sisa makanan yang menyebabkan lidah putih dan menjaga kadar pH di mulut dengan menetralisir asam. Ditambah lagi, penelitian menunjukkan bahwa baking soda, atau sodium bikarbonat, memiliki aktivitas penghambatan terhadap Streptococcus mutans dalam air liur dan plak.

Baking soda mampu menyebabkan penurunan jumlah sel bakteri di mulut secara signifikan dalam penelitian yang dilakukan oleh Dows Institute for Dental Research di University of Iowa College of Dentistry.

Anda cukup mencampurkan satu sendok teh baking soda dengan jus lemon hingga bertekstur seperti pasta. Kemudian tambahkan campuran tersebut ke sikat gigi Anda, dan sikat lidah dan mulut Anda.

membersihkan lidah tidak buat lidah baal

Kapan harus ke dokter?

Jika lapisan atau bercak putih di lidah tidak juga hilang dalam dua minggu Anda bisa mengonsultasikannya ke dokter. Selain itu, jika Anda mengalami gejala yang lebih serius seperti di bawah ini Anda perlu segera ke dokter:

  • Lidah terasa sakit atau seperti terbakar.
  • Memiliki luka terbuka di mulut.
  • Mengalami kesulitan mengunyah, menelan, atau berbicara.
  • Mengalami gejala lain seperti demam, penurunan berat badan, atau ruam kulit.

Cara mencegah lidah putih

Pada dasarnya cara mencegah lidah putih ialah dengan menghindari penyebabnya. Mencegah lidah berwarna putih tidak selalu memungkinkan, tapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu dengan, menjaga kebersihan gigi dan mulut seperti:

  • Menyikat gigi dua kali sehari.
  • Menggunakan obat kumur fluoride setiap hari.
  • Menggunakan pasta gigi berfluoride.
  • Flossing setidaknya sekali sehari.
  • Menyikat gigi dengan sikat gigi berbulu lembut untuk menghindari terjadinya infeksi karena sikat yang terlalu keras.
  • Memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali.
  • Berhenti merokok.
  • Mengurangi konsumsi alkohol.
  • Banyak mengonsumsi buah dan sayuran segar.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca