Bahaya Meludah Sembarangan Bagi Kesehatan Orang di Sekitar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Melihat orang yang sering meludah sembarangan di jalanan bukanlah pemandangan yang ingin dilihat bagi banyak orang begitu mereka menginjakkan kaki ke luar rumah. Dari sudut pandang medis, meludah bukan hanya sekedar masalah sosial, namun bisa menimbulkan potensi bahaya bagi lingkungan.

Banyak penyakit menular yang bisa berpindah dari satu orang ke orang lain melalui kontak dengan air liur dan dahak, seperti seperti saat batuk atau bersin. Itu sebabnya Singapura memberikan denda yang tidak main-main bagi mereka yang berani sembarangan meludah di tempat umum — hingga hampir 10 juta rupiah!

Berbagai penyakit yang bisa disebarkan akibat sering meludah sembarangan

Risiko penularan organisme menular kepada orang lain melalui air liur termasuk kecil, ungkap Michael Benninger, MD, dilansir dari Cleveland Clinic. Ini karena air liur memiliki antibodi dan enzim yang menurunkan risiko penularan.

Namun, kuman dan bakteri yang hadir dalam liur seseorang bisa tetap hidup dalam waktu lama bahkan setelah diludahkan, yang bisa meningkatkan risiko penularan. Sejumlah virus dan bakteri dapat bertahan hingga 6 jam di udara dan lebih dari 24 jam jika kondisi lingkungan tumbuh kembang yang optimal. Belum lagi jika mempertimbangkan ketahanan tubuh orang-orang di sekitar yang tentu beragam.

Kebiasaan sering meludah sembarangan harus tetap dipertimbangkan sebagai salah satu faktor risiko penyebaran penyakit, terutama di wilayah-wilayah yang masih rentan penularan penyakit menular. Menurut para ahli kesehatan, dahak dari pasien yang terinfeksi dapat menyebarkan penyakit pernapasan yang ditularkan lewat udara seperti tuberkulosis, pneumonia, dan influenza (termasuk flu burung, MERS, SARS, dan flu babi). Kuman-kuman ini bisa saja berpindah dari ludah di jalanan dan masuk ke hidung, tenggorokan, dan paru-paru orang sekitarnya.

Tuberkulosis bisa disebarkan lewat ludah dan dahak yang dibuang sembarangan

Ambil contoh tuberkulosis atau TB, Sampai saat ini Indonesia masih menjadi negara penyumbang TB terbesar ketiga di Asia setelah Cina dan India. Sebanyak 0,24% penduduk Indonesia menderita penyakit ini. TB menjadi infeksi penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Tuberkulosis ditularkan melalui droplet air dari batuk atau dahak yang diludahkan penderita. Droplet yang mengandung kuman ini kemudian dihirup oleh orang lain. Bakteri TB dapat bertahan dalam udara bebas selama 1-2 jam, tergantung dari ada tidaknya paparan sinar matahari, kelembapan, dan ventilasi. Pada kondisi gelap dan lembap, kuman TB dapat bertahan berhari-hari, bahkan sampai berbulan-bulan.

Faktanya, banyak orang yang sebenarnya sudah pernah mengalami paparan dengan kuman TB selama hidupnya. Namun hanya 10% orang yang terinfeksi TB akan menderita penyakit ini. Dan meski pada kebanyakan orang dengan sistem imun yang kuat infeksi TB dapat sembuh sendiri tanpa meninggalkan sisa, tak jarang pula infeksi ini bisa sembuh dengan masih meninggalkan jejak. Setidaknya 10 persen di antara eks-pasien TB bisa kembali kambuh di masa depan dikarenakan kuman yang sempat “tertidur” dalam tubuh jadi kembali aktif menular.

Selain TB dan beragam jenis flu, sering meludah di jalanan juga dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit lainnya, seperti mononeucleosis (mono) yang disebarkan oleh virus Epstein-Barr, herpes tipe 1, hepatitis B dan C, serta cytomegalovirus. Penyakit-penyakit ini dapat menyebar lewat kontak dengan air liur dan dahak milik si penderita.

Ayo, jangan egois! Stop kebiasaan meludah di tempat umum!

Banyak dari kuman penyakit ini pula yang dapat bertahan hidup dalam tubuh eks-penderita dalam kondisi nonaktif, dan bisa hidup kembali suatu saat nanti begitu dipicu oleh satu dan lain hal. Sebuah faktor yang seringnya terabaikan saat Anda cuek meludah di jalanan tanpa memerhatikan perasaan orang lain.

Hmm.. Dengan begini, apakah nantinya Indonesia juga akan ikut Singapura menerapkan hukum denda untuk orang-orang yang sering meludah sembarangan, ya?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Tanda Anda Sebentar Lagi Mau Haid

Tidak semua perempuan mengalami nyeri haid dan gejala PMS setiap bulan. Maka, kenali tanda-tanda menstruasi Anda sebentar lagi mau datang.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Mulai dari penyebab secara umum hingga kondisi kesehatan tertentu, berikut 15 hal yang bisa menyebabkan bau mulut. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 9 menit

7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Mulut kering wajar terjadi saat Anda merasa haus atau dehidrasi. Selain itu, mulut kering bisa disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan, lho.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Tahukah Anda bahwa yang namanya vagina sebenarnya hanya lubang jalan lahir bayi saja? Lalu apa nama organ-organ di sekitarnya? Simak anatomi vagina di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kloning manusia

Kloning Manusia, Benarkah Bisa Dilakukan? Simak 5 Fakta Unik Seputar Kloning

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 6 menit
mood swing saat menstruasi

Tips Mengendalikan Mood Swing Saat PMS

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat garam untuk kesehatan

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
perubahan pola tidur

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit