2 Posisi yang Dianjurkan Agar Tetap Tidur Nyenyak Meski Punya Skoliosis

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/01/2019
Bagikan sekarang

Memiliki masalah punggung bengkok akibat skoliosis tentu membuat Anda tidak nyaman saat beraktivitas, bahkan ketika tidur sekalipun. Pasalnya, posisi tulang punggung yang melengkung ke kanan atau kiri ini menyebabkan salah satu pinggul atau bahu jadi lebih tinggi dari yang lain. Lantas, adakah posisi tidur yang aman untuk mengatasi skoliosis? Berikut penjelasannya.

Apakah skoliosis disebabkan oleh posisi tidur yang salah?

Skoliosis adalah masalah tulang yang bisa diderita anak kecil maupun orang dewasa. Akan tetapi, skoliosis biasanya baru diketahui saat seseorang beranjak dewasa.

Skoliosis dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari kelainan bawaan, kondisi saraf, atau penyebab yang tidak diketahui. Ada pula yang mengatakan bahwa skoliosis juga disebabkan oleh posisi tidur yang salah. Apa benar begitu?

Menurut para ahli dari Texas Scottish Rite Hospital, posisi tidur yang salah tidak menyebabkan masalah punggung seperti skoliosis. Yang terjadi justru sebaliknya. Lengkungan tulang belakang yang tidak normal akibat skoliosis membuat penderitanya jadi tidak nyaman saat tidur.

Posisi tidur terbaik untuk mengatasi skoliosis

Dilansir dari Livestrong, menemukan posisi tidur yang tepat dapat membantu menghilangkan rasa sakit akibat skoliosis. Nah, berikut ini pilihan posisi tidur yang bisa Anda coba malam ini untuk mengatasi skoliosis, di antaranya:

1. Tidur miring

tidur nyenyak saat asma

Lengkungan di punggung bagian atas adalah salah satu jenis skoliosis yang paling umum. Kondisi ini menyebabkan tulang belakang Anda cenderung melengkung ke kanan.

Untuk mengurangi tekanan pada area ini, cobalah tidur menyamping alias miring. Posisi tidur ini sebetulnya sama saja seperti orang yang tulang belakangnya normal.

Bedanya, selain bantal utama, Anda harus meletakkan bantal tipis atau handuk kecil yang digulung di bawah punggung bagian atas. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada punggung yang bisa memperparah sakit punggung akibat skoliosis.

Selain itu, gunakan satu bantal lainnya dan jepit di antara dua kaki saat tidur. Cara ini berfungsi untuk membuka kanal tulang belakang dan membantu mengatasi skoliosis yang Anda alami.

Anda mungkin bingung saat menentukan harus tidur miring ke kanan atau kiri. Lagi-lagi, hal ini tergantung dari skoliosis yang Anda alami. Jika kurva terbesar ada di sisi kanan tubuh, maka tidurlah dengan posisi miring ke kiri. Begitu juga sebaliknya.

2. Tidur telentang

posisi tidur memengaruhi pencernaan

Selain tulang belakang bagian atas, skoliosis pada tulang belakang bagian bawah juga cukup umum terjadi di masyarakat. Bagi Anda yang mengidap skoliosis jenis ini, cobalah tidur dengan posisi telentang.

Sama seperti sebelumnya, Anda juga membutuhkan bantuan handuk kecil. Caranya, gulung handuk tersebut dan letakkan tepat di bagian punggung bawah Anda.

Selain itu, letakkan juga satu bantal kecil atau gulungan handuk lainnya di bagian leher. Ini bertujuan untuk menjaga tulang belakang tetap dalam posisi lurus dan mencegah sakit punggung.

Konsultasikan dulu ke dokter sebelum mencoba

Ada baiknya, konsultasikan dulu ke dokter sebelum Anda mencoba dua posisi tidur ini. Pasalnya, ada beberapa jenis skoliosis yang tidak hanya memengaruhi tulang belakang, tapi juga mengganggu saraf di sekitarnya.

Sebagai langkah awal, dokter akan melihat dulu kondisi aliran darah dan cairan cerebrospinal pada tulang belakang Anda. Bila semuanya normal, dokter baru akan menyarankan posisi tidur yang tepat untuk Anda guna mengatasi skoliosis. Termasuk juga dua posisi tidur tadi.

Yang tak kalah penting, pilihlah posisi tidur yang nyaman supaya tidur Anda kali ini jadi lebih nyenyak.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 02/05/2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020

Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Keharusan minum obat secara rutin bisa disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hari Raya, Ramadan 19/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
sakit perut setelah buka puasa

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
maag saat puasa obat Omeprazole

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020