6 Obat di Apotek yang Dapat Mengatasi Sembelit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Sembelit atau konstipasi adalah gangguan pencernaan yang membuat BAB terasa susah, keras, tidak nyaman. Bahkan, beberapa orang bisa sampai mengeluarkan feses yang berdarah karena keras ketika dikeluarkan. Sembelit biasanya bisa sembuh sendiri tanpa obat. Anda mungkin hanya perlu cukup minum air dan makan makanan berserat, seperti buah pepaya. Akan tetapi jika tidak kunjung sembuh, Anda bisa minum obat sembelit yang dijual bebas di apotek.

Obat untuk mengatasi sembelit

Sembelit terjadi karena feses menumpuk dan mengeras sehingga usus bergerak lebih lambat untuk mengeluarkannya.

Obat sembelit di apotek umumnya berjenis pencahar (laksatif) yang bisa dibeli tanpa menebus resepObat pencahar bekerja dengan cara yang berbeda pada tiap orang.

Berikut adalah beberapa jenis obat pencahar yang bisa membantu melancarkan buang air besar:

1. Laksatif bulk (bulk-forming laxatives)

Obat pencahar ini merupakan bentuk lain dari suplemen serat.

Laksatif bulk memperbanyak asupan air dalam feses sehingga membuat ukuran feses lebih besar dan teksturnya lebih lembut. Feses yang lebih besar dan lembut dapat memicu usus berkontraksi sehingga feses keluar lebih mudah.

Obat sembelit bulk forming laxative itu sendiri terdiri dari beberapa jenis:

  • Psyllium 
  • Kalsium polikarbofil 
  • Serat metilselulosa 

Obat ini umumnya tersedia dalam bubuk atau puyer yang harus dilarutkan dengan air. Jenis pencahar ini juga tersedia dalam bentuk cair, tablet, dan supositoria (tabung berisi obat yang dimasukkan ke dalam anus). 

Obat ini aman digunakan secara teratur dalam jangka panjang, juga aman untuk semua orang termasuk lansia.

Namun, obat ini dapat menimbulkan efek samping, antara lain perut kembung dan kram. Untuk mengurangi efek sampingnya, Anda harus memulai dari dosis yang rendah. Anda juga akan disarankan untuk minum banyak air saat Anda minum obat sembelit jenis ini. 

Sampaikan dulu ke apoteker mengenai obat-obatan lain yang sedang Anda gunakan sebelum membeli obat sembelit ini. Suplemen serat dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap obat-obatan tertentu. 

2. Obat pencahar lubrikan

Obat pencahar lubrikan mengandung minyak mineral yang membantu melicinkan lapisan dinding usus agar feses bisa bergerak lebih lancar di dalam usus.

Pencahar lubrikan tersedia dalam bentuk cair untuk diminum langsung. Efek obat ini akan mulai bekerja dalam waktu 6-8 jam setelah Anda minum. 

Namun, penting untuk diketahui obat pencahar ini tidak boleh digunakan dalam jangka waktu lama. Pencahar lubrikan dapat menyebabkan efek samping seperti sakit dan kram perut. 

Selain itu, penggunaan pencahar lubrikan jangka panjang bisa menyebabkan candu atau ketergantungan. Obat ini juga membuat tubuh kekurangan vitamin tertentu, termasuk vitamin A, D, E, dan K.

3. Obat pencahar osmotik 

Obat sembelit jenis osmotik membantu memperbanyak jumlah air dalam usus untuk melunakkan feses. Alhasil, Anda dapat buang air besar lebih sering. Obat ini juga membantu Anda yang kena sembelit disertai kram perut dan buang-buang angin.

Obat ini tersedia dalam bentuk supositoria (dimasukkan ke dalam anus) dan tablet minum. Obat bentuk supositoria umumnya langsung dapat bekerja dalam 30 menit setelah dipakai dibanding obat tablet. 

Ada beberapa jenis obat pencahar osmotik:

  • Magnesium hydroxide
  • Magnesium sitrat
  • Polietilen glikol 
  • Natrium fosfat
  • Gliserin

Obat pencahar osmotik umumnya aman digunakan untuk jangka panjang. Akan tetapi, beberapa kasus mencatat bahwa obat sembelit ini bisa tidak ampuh kalau terlalu sering digunakan. 

Efek samping obat ini antara lain bisa menyebabkan dehidrasi, kram perut dan diare. Anda harus minum banyak air untuk menghindari beragam efek samping tersebut selama menggunakan obat ini.

Menurut BPOM di Amerika, obat osmotik yang mengandung natrium fosfat dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan jantung. Maka, penting untuk selalu konsultasi ke dokter sebelum pakai obat pencahar ini.

4. Obat pencahar stimulan

Jika sembelit Anda sudah sangat parah dan membutuhkan pengobatan instan, laksatif stimulan adalah jawabannya. Obat pencahar stimulan dalam sediaan oral biasanya bekerja setelah 6-10 jam setelah diminum. Obat stimulan untuk mengatasi sembelit ini mudah ditemukan di toko obat atau apotek.

Pencahar stimulan ini berfungsi memicu otot-otot usus agar berkontraksi mengeluarkan feses. Obat ini tersedia dalam sediaan cairan, oral atau kapsul, enema, dan supositoria.

Jenis pencahar stimulan meliputi:

Salah satu efek samping pencahar stimulan yang umum adalah kram perut. Sebaiknya Anda juga tidak menggunakan obat pencahar stimulan dalam jangka panjang karena membuat tubuh berisiko kebal terhadap obat ini. Kebal obat membuat sembelit Anda malah akan memburuk ketika berhenti minum pencahar ini. 

5. Obat pelunak tinja

Pelunak tinja adalah obat pencahar yang mengandung surfaktan untuk melunakkan feses akibat sembelit setelah operasi atau melahirkan. Obat ini juga berfungsi menambahkan air dan lemak ke dalam feses. Alhasil, gerakan usus jadi lebih lembut untuk mengeluarkan feses. 

Obat pelunak feses umumnya butuh waktu setidaknya 1-3 hari untuk mulai bekerja.

Obat sembelit ini tersedia dalam tablet, kapsul, dan cairan. Ada juga yang tersedia sebagai enema dan supositoria.

Obat ini memiliki sedikit efek samping sehingga aman untuk penggunaan jangka panjang. Contoh pelunak feses adalah docusate.

6. Laksatif agonis

Laksatif agonis bekerja melunakkan tekstur feses dengan menambah cairan dan meningkatkan aliran darah di saluran pencernaan. Obat pencahar ini ampuh jika penyebab sembelit Anda idiopatik kronis.

Meski begitu, obat ini tidak boleh diberikan pada anak berumur di bawah 6 tahun. Efek sampingnya bisa berupa diare dan dehidrasi parah untuk sebagian anak-anak.

Tips pakai obat sembelit yang dibeli di apotek

Sebelum pakai obat sembelit, penting untuk baca petunjuk pemakaian pada label kemasan obat. Petunjuk kemasan ini fungsinya memberitahu batasan dosis obat dan seberapa sering obat boleh diminum.  

Ikuti tips minum obat berikut ini agar sembelit cepat sembuh dan tanpa risiko komplikasi lebih lanjut:

  • Minum atau gunakan sesuai dosis yang tertera pada kemasan obat. Jangan berasumsi bahwa lebih banyak menggunakan obat tersebut, maka lebih cepat atau lebih ampuh khasiatnya. Menggunakan obat sembelit berlebihan bisa berbahaya. 
  • Apabila Anda menggunakan obat resep apapun, tanyakan kepada dokter apakah boleh juga menggunakan obat pencahar di apotek
  • Simpan obat dari jangkauan dan pandangan anak-anak, simpan di tempat sejuk dan kering. Ini akan membantu mencegah obat menjadi kurang efektif sebelum tanggal kedaluwarsanya. 

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca