3 Obat yang Terbukti Aman dan Ampuh Meredakan Nyeri Haid

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tidak sedikit wanita yang mengalami nyeri haid alias dismenore setiap bulannya. Bahkan, ada yang mengalami nyeri haid parah sampai pingsan. Jika nyeri haid Anda terasa mewalahkan sampai mengganggu aktivitas, tidak ada salahnya untuk minum obat pereda nyeri haid. Lantas, apa saja obat nyeri haid yang ampuh meredakan gejalanya dan aman untuk dikonsumsi?

Obat nyeri haid yang aman dan ampuh meredakan gejala

1. Ibuprofen

obat ibuprofen

Jangan salah, walaupun ibuprofen lebih sering digunakan untuk mengatasi demam, sakit kepala, atau sakit gigi, nyatanya ibuprofen juga cocok digunakan sebagai obat nyeri haid. Ibuprofen akan menurunkan produksi hormon prostaglandin yang memicu kram perut.

Begitu kram perut muncul, segera minum ibuprofen sampai 2 atau 3 hari ke depan. Akan tetapi, obat ini tidak dianjurkan untuk Anda yang punya penyakit asma, masalah lambung, gangguan ginjal atau hati karena dapat memperparah penyakit. Mintalah resep obat lainnya yang sesuai dengan kondisi Anda.

2. Naproxen

naproxen
Sumber: MIMS

Begitu nyeri haid mulai terasa menghambat hari-hari Anda, segera minum obat naproxen sodium. Naproxen termasuk obat pereda nyeri NSAID yang ampuh meredakan kram perut saat haid.

Cara kerja naproxen dalam mengatasi nyeri haid masih belum jelas. Namun, kandungan obat naproxen diduga dapat menurunkan hormon prostaglandin, yaitu hormon penyebab peradangan dalam tubuh yang memicu nyeri haid.

3. Pil KB

kelebihan kekurangan pil kb

Bukan cuma mencegah kehamilan, pil KB ternyata juga bisa Anda manfaaatkan sebagai obat nyeri haid, lho! Kandungan hormon dalam pil KB dapat membantu menipiskan lapisan rahim dan mengurangi jumlah hormon prostaglandin. Dengan begitu, menstruasi Anda akan berjalan lebih lancar dan minim rasa sakit.

Semua wanita usia subur boleh saja mengonsumsi pil KB tiap bulan sebagai obat nyeri haid. Namun, beberapa wanita tidak diperkenankan untuk pakai cara ini. Khususnya bagi Anda yang memiliki masalah penggumpalan darah atau jenis kanker tertentu. Hormon dalam pil KB dapat memperparah penyakit Anda. Sebaiknya tetap konsultasi dulu ke dokter sebelum Anda berencana mengatasi nyeri haid dengan pil KB.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 3, 2018 | Terakhir Diedit: Agustus 21, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca