Redakan Kram Perut Saat Menstruasi dengan Konsumsi Jahe

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua wanita pernah mengalami kram perut saat menstruasi tiba. Entah itu menimbulkan rasa sakit yang ringan atau nyeri sampai mengganggu aktivitas. Tak hanya obat, jahe juga disebut punya manfaat untuk mengatasi nyeri haid secara alami. Benarkah?

Manfaat jahe untuk kram perut saat haid

Jahe merupakan salah satu jenis rempah yang juga digunakan untuk meredakan kram perut saat menstruasi. Hal tersebut dikarenakan jahe dapat menghambat produksi prostaglandin.

Prostaglandin sendiri merupakan senyawa kimia yang dibutuhkan di dalam sistem reproduksi dan dapat memicu kontraksi. Kontraksi inilah yang kemudian menyebabkan rasa kram ketika seseorang menstruasi.

6 manfaat jahe bagi kesehatan

Pada tahun 2012 terdapat sebuah penelitian tentang efek pemberian jahe untuk meringankan gejala dismenore atau kram perut saat menstruasi. Di dalam penelitian tersebut terpilih 120 siswi secara acak yang mengalami dismenore dengan intensitas rasa sakit yang sedang hingga parah. 

Siswi tersebut kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu grup yang menerima plasebo (obat kosong) dan grup yang menerima bubuk jahe sebanyak 500 mg.

Hasilnya, terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Pemberian jahe selama lima hari (2 hari sebelum menstruasi dan 3 hari saat menstruasi) ternyata cukup efektif untuk mengurangi intensitas dan durasi kram perut ketika menstruasi. 

Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut tentang dosis aman dan efek samping yang mungkin ditimbulkan dari konsumsi jahe untuk meringankan nyeri haid. 

Jahe juga bisa mengurangi perdarahan menstruasi

obat asma alami

Tak hanya dapat meredakan nyeri haid, jahe juga memiliki manfaat lain selama masa menstruasi.

Penelitian lain menunjukkan bahwa jahe juga bermanfaat untuk mengontrol perdarahan ketika menstruasi agar tidak berlebihan. Hal ini dibuktikan melalui uji coba klinis yang melibatkan 92 wanita yang mengalami perdarahan hebat saat haid. 

Di dalam penelitian tersebut terlihat bahwa darah yang keluar saat menstruasi para peserta menurun cukup drastis karena mengonsumsi jahe selama tiga hari sebelum menstruasi. 

Efek samping penggunaan jahe

cara mengatasi diare

Walaupun punya manfaat untuk tubuh, menggunakan jahe untuk mengurangi nyeri haid ternyata juga berpotensi menyebabkan berbagai efek samping, seperti diare dan heartburn.

Selain itu, jahe termasuk dalam kategori rempah yang memiliki potensi mengencerkan darah. 

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki gangguan perdarahan dan gangguan pencernaan. 

Tips membuat teh jahe

khasiat jahe

Supaya dapat memperoleh manfaat jahe untuk meredakan nyeri haid, Anda bisa mengolahnya menjadi secangkir teh jahe hangat yang dapat dibuat di rumah. Caranya pun mudah, Anda hanya memerlukan jahe yang bisa ditemukan di supermarket atau pasar terdekat. 

Buanglah kulitnya, dan iris jahe menjadi potongan kecil-kecil. Setelahnya masukkan potongan jahe ke dalam air yang mendidih dan biarkan selama 5 menit. 

Setelahnya, saringlah air rebusan jahe sehingga hanya menyisakan air jahe saja ke dalam cangkir yang sudah disiapkan. Teh jahe bisa diminum baik dalam keadaan hangat maupun ditambahkan es batu, sesuai selera. 

Jahe memang memiliki manfaat untuk meredakan nyeri ketika haid tiba. Akan tetapi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi rempah asli Indonesia ini, ya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tak Hanya Hangat di Tubuh, Ini Dia Manfaat Lain Teh Adas untuk Kesehatan Anda

Tidak hanya dipakai dalam bahan minyak esensial saja, tanaman adas yang diolah menjadi teh juga mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Fakta Gizi, Nutrisi 28 September 2019 . Waktu baca 3 menit

Nyeri Haid Terasa Menyiksa? Yuk, Coba Mandi Air Hangat untuk Meredakannya

Mandi air hangat tak hanya membuat nyaman tetapi juga memberikan manfaat untuk wanita yang sedang haid. Berikut manfaat mandi air hangat saat haid.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 4 Februari 2019 . Waktu baca 3 menit

Cara Mengatasi Kram Perut Secara Alami dan Dengan Obat-obatan

Kram perut mungkin bukan kondisi yang mengkhawatirkan dan dapat hilang sendiri. Namun, ini tetap perlu diobati. Ada beberapa cara mengatasi kram perut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 17 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

5 Minuman Sehat yang Cocok Buat Anda Memulai Hari Lebih Semangat

Anda biasa ngopi dulu sebelum berangkat? Psstt... Beberapa pilihan minuman sehat di pagi hari ini nyatanya lebih ampuh bikin Anda melek dan semangat!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tips Makan Sehat, Nutrisi 11 November 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat asam lambung alami dan herbal

10 Obat Asam Lambung Alami yang Bisa Anda Temukan di Dapur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
jahe untuk ibu hamil

Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
empon-empon

Manfaat Empon-empon untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Tips Membantu Meringankan Nyeri Haid Pada Anak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit