Mengenali Perbedaan Gejala Melasma dan Melanoma

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Melanoma dan melasma adalah kondisi kulit yang dialami oleh hampir sebagian besar orang. Namun, apa yang Anda pahami mengenai kedua kondisi tersebut? Apa bedanya antara melasma dengan melanoma? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu melasma?

Melasma adalah suatu kondisi di mana sebagian area kulit menjadi lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Ini tidak berbahaya. Dalam dunia medis, melasma disebut sebagai hiperpigmentasi. Melasma  biasa muncul di wajah, terutama pada dahi, pipi, dan bibir atas, dan bisa muncul di kedua sisi wajah dalam bentuk yang hampir identik. Warna kulit bisa berkisar dari coklat sampai coklat tua. Kulit yang menggelap akibat melasma tidak akan membengkak dan nyeri.

Melasma adalah kondisi kulit yang lebih sering dialami oleh wanita daripada pria, dan seringnya dikaitkan dengan perubahan hormon. Itulah mengapa perubahan warna kulit sering terjadi selama kehamilan, saat menggunakan terapi pengganti hormon (HRT), atau pil KBPigmentasi kulit selama kehamilan adalah hal yang relatif umum. Terkadang, ini disebut “masker kehamilan” atau “chloasma.” Kondisi kulit ini biasanya bertahan sampai kehamilan berakhir dan sampai beberapa bulan setelah kelahiran.

Faktor paling penting dalam perkembangan melasma adalah paparan sinar matahari. Menggunakan obat-obatan yang dapat membuat Anda menjadi sensitif terhadap sinar matahari dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena melasma. Ini termasuk kosmetik tertentu dan obat-obatan yang digunakan untuk mengobati kanker ovarium atau kanker tiroid. Melindungi kulit dari sinar matahari adalah bagian yang penting dari perawatan melasma. Ibu hamil atau orang dewasa yang menggunakan obat-obatan hormon dan tidak melindungi diri dari kerusakan akibat sinar matahari dapat terkena hiperpigmentasi.

Apa itu melanoma?

Melanoma adalah kanker kulit. Melanoma memengaruhi sel-sel kulit yang disebut melanosit. Sel-sel ini bertanggung jawab untuk warna kulit dan juga memberikan bercak-bercak hitam. Dalam kondisi normal, tahi lalat adalah tumor kulit jinak. Terkadang, tahi lalat bisa berubah menjadi tumor yang ganas. Tahi lalat baru juga bisa bersifat ganas pada tahap awal. Melanoma adalah kondisi yang jarang terjadi tetapi bisa cukup berbahaya. Melanoma bisa dengan mudah menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Anda memiliki melanoma jika tahi lalat yang ada di tubuh Anda dicurigai sebagai gejala tumor ganas karena muncul tanda-tanda berikut:

  • Bentuk tidak rata — tidak sesuai dengan separuh bentuk sisanya.
  • Kulit koyak, bergerigi, samar atau berjarak-jarak. Pigmentasi dapat menjalar ke kulit di sekitarnya.
  • Warna kulit unik — warna tidak rata, dengan campuran hitam, coklat, atau sawo matang, dan bahkan mungkin putih, abu-abu, merah muda, merah atau biru.
  • Perubahan ukuran — biasanya menonjol dan menjadi lebih dalam daripada 5 lebar diameter 15 mm.
  • Perubahan tekstur — bisa dimulai dengan perubahan kecil pada kulit dan menjadi tumor dalam stadium lanjut.
  • Perdarahan — kulit bisa mulai terasa gatal atau berdarah dalam kondisi lebih lanjut.

Dari artikel di atas, Anda jadi lebih mengetahui perbedaan antara melasma dan melanoma. Melanoma lebih berbahaya daripada melasma. Jadi, jika Anda mengalami tanda-tanda risiko yang berkaitan dengan melanoma, segera pergi ke dokter. Banyak orang meninggal karena kanker kulit melanoma.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca