7 Makanan yang Harus Dihindari Saat Sedang Sakit Perut

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017
Bagikan sekarang

Makan, adalah hal yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Namun, jika Anda mengalami diare, mual, atau bahkan maag, Anda mungkin akan berpikir ulang untuk makan karena perut Anda sedang tidak bersahabat. Meskipun sakit pada perut tidak akan berlangsung lama, namun memilih makanan yang kurang tepat untuk dikonsumsi akan membuat sakit perut berlangsung lebih lama.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa makanan yang perlu Anda hindari saat Anda sedang sakit perut.

1. Bawang putih

Ekstrak bawang putih adalah salah satu suplemen terbaik bagi jantung Anda, namun, konsumsi bawang putih saat perut Anda sakit dapat menyebabkan nyeri meningkat karena bawang putih mengandung fruktans, senyawa yang dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sakit perut, kembung, dan ketidaknyamanan.

2. Gula halus

Makanan yang manis ini dapat menyebabkan kadar insulin Anda meningkat sehingga akan terjadi fluktuasi gula darah dalam tubuh. Meskipun tidak akan berdampak langsung pada perut Anda, namun, konsumsi gula halus saat perut Anda sakit dapat membuat tubuh Anda berkeringat dan gemetar.

3. Susu

Salah satu makanan yang sulit dicerna oleh tubuh adalah susu, karena susu mengandung laktosa gula yang tidak mudah dicerna tubuh. Sehingga, jika Anda tetap minum susu saat Anda mengalami diare, maka diare Anda akan memburuk.

4. Kafein

Kafein (seperti teh, kopi, dan soda) akan merangsang motilitas (kemampuan bergerak atau berpindah tempat) saluran pencernaan yang akan membuat isi yang ada di dalam saluran pencernaan bergerak lebih cepat melalui sistem pencernaan Anda, sehingga jumlah yang berlebihan tersebut dapat menyebabkan Anda diare.

Selain itu, soda merupakan salah satu produk makanan yang perlu dihindari karena kandungan asam sitrat dan natrium benzoat didalam soda. Bahan kimia tersebut bersifat keras pada perut Anda. Jadi jika Anda sedang mengalami diare, kafein hanya akan memperburuk masalah pencernaan Anda.

5. Makanan pedas

Meskipun makanan pedas selalu menggugah selera untuk makan, namun, jika Anda sedang mengalami mual, muntah, atau bahkan diare, sebaiknya Anda menghindari makanan pedas hingga keadaan lebih baik.

6. Makanan asam

Selain makanan pedas yang harus dihindari saat Anda sedang mual, muntah, atau diare; makanan lainnya yang perlu dihindari adalah makanan asam seperti saus tomat, buah yang bersifat asam seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, atau anggur yang dapat menyebabkan masalah pencernaan.  

Selain itu, meskipun anggur merah dan hitam mengandung resveratrol, antioksidan yang telah terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan, namun konsumsi anggur terlalu banyak justru dapat menyebabkan mual dan diare karena kandungan fruktosa dan tanin di dalamnya.

7. Makanan berlemak

Saat perut Anda sedang bermasalah, ada baiknya Anda untuk menghindari makanan berlemak (seperti mentega, es krim, daging merah, dan keju) untuk sementara waktu karena makanan berlemak tersebut akan merangsang kontraksi pada saluran pencernaan Anda yang dapat memperlambat pengosongan lambung, memperburuk sembelit, atau menyebabkan diare lebih buruk.

Makanan yang baik untuk mengatasi sakit perut

Lalu, apa yang harus Anda makan saat perut Anda sedang sakit? Berikut adalah beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk membuat kondisi perut Anda membaik:

1. Nasi

Tanpa disadari, nasi adalah makanan utama yang dapat mengurangi kram pada perut. Nasi kaya akan magnesium dan kalium, yang keduanya akan membantu Anda dalam mengurangi kram dan rasa sakit pada perut. Nasi juga rendah serat dibanding biji-bijian lainnya. Selain itu, nasi juga tinggi akan pati resisten yang dapat menyerap racun dan membantu racun keluar dari tubuh Anda.

2. Pisang

Pisang adalah sumber makanan yang dapat dikonsumsi saat Anda sedang merasa sakit perut; namun pisang yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat perut Anda sakit adalah pisang yang setengah matang, karena pisang yang terlalu matang (yang berwarna kuning cerah) justru dapat menyebabkan kram perut. Pisang yang setengah matang mengandung jumlah tinggi magnesium, kalium, dan vitamin B6 yang adalah tiga nutrisi yang dapat membantu Anda mengurangi kram dan rasa sakit pada perut.

3. Yogurt non-susu

Berbeda dengan susu, yogurt justru salah satu produk yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat perut Anda sedang sakit karena bakteri yogurt adalah salah satu yang paling menenangkan untuk saluran pencernaan dan ampuh untuk mengurangi kram, kembung, dan membantu pencernaan. Untuk mendapatkan manfaat dari yoghurt tanpa kandungan susu di dalamnya, Anda dapat mencoba kedelai, kelapa, atau susu yogurt almond yang tidak mengandung pemanis buatan atau tambahan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Resep Bola-Bola Cokelat untuk Buka Puasa yang Bisa Dibuat Bareng Si Kecil

Bingung mau bikin menu buka puasa seperti apa? Anda bisa membuat bola-bola cokelat bersama si kecil, ini resep mudah yang bisa diikuti.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hari Raya, Ramadan 06/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
diare tanda hamil muda

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020

Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
makanan lebaran sehat

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020