Gejala dan Penyebab Kolesterol Tinggi Pada Orang Kurus

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kegemukan atau obesitas menjadi momok bagi kita. Selain faktor penampilan yang kurang menarik, kegemukan menjadi faktor risiko munculnya banyak penyakit. Kegemukan selalu dikaitkan dengan banyaknya lemak, namun tahukah kamu bahwa kadar lemak yang tinggi bukan hanya menyerang orang gemuk? Orang yang secara postur ideal pun ternyata bisa mengidap penyakit yang satu ini. Orang-orang menyebutnya kolesterol tinggi, padahal yang terjadi adalah ketidak-seimbangan antara kolesterol baik dan kolesterol jahat. Penyakit ini disebut dislipidemia.

Apa itu dislipidemia?

Sebelum kita berbicara tentang dislipidemia, kita harus mengenal jenis lemak di tubuh kita, yaitu LDL (low-density lipoprotein atau kolesterol jahat), HDL (high-density lipoprotein atau kolesterol baik), trigliserida (hasil kelebihan konsumsi karbohidrat yang diubah menjadi lemak), dan kolesterol total (akumulasi ketiga jenis kolesterol). Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lemak yang ditandai dengan peningkatan atau penurunan jenis lemak dalam plasma darah.

Kelainan jenis lemak yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida, serta penurunan kadar kolesterol HDL. Jadi, 3 hal ini harus terpenuhi ketika seseorang menderita dislipidemia, bukan hanya kolesterol tinggi semata. Kadar lemak normal wajib dijaga, namun berapa sih kadar normal yang harus dicapai?

dislipidemia tabel lemak

Kadar lemak dapat diketahui melalui pemeriksaan darah. Biasanya seseorang disarankan berpuasa terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan ini. Lamanya puasa 10-12 jam.

Faktor yang mempengaruhi kadar lemak darah

1. Genetik

Faktor ini memiliki peranan paling penting untuk menentukan kadar kolesterol total seseorang. Kadar kolesterol seseorang dapat rendah atau tinggi sesuai kondisi genetiknya. Kondisi genetik ini sangat banyak, di antaranya hiperkolesterolemia familial, defisiensi lipoprotein lipase familial, dan defisiensi lipase hepatik.

2. Usia

Semakin bertambahnya usia, fungsi organ akan menurun pula. Fungsi organ yang menurun akan mempengaruhi proses metabolisme kolesterol seseorang.

3. Gaya hidup

Aktivitas fisik, diet tinggi lemak, merokok, dan konsumsi alkohol merupakan contoh perilaku yang secara bermakna mempengaruhi kadar kolesterol seseorang. Semakin sering melakukan hal tersebut, maka kadar kolesterol pun dapat meningkat tajam.

4. Obat anti-kolesterol

Penggunaan obat antikolesterol seperti simvastatin tentu akan mempengaruhi kadar kolesterol darah seseorang. Simvastatin menurunkan kadar kolesterol melalui penghambatan dalam sintesis atau produksi kolesterol.

Gejala dislipidemia

Dislipidemia biasanya tidak menunjukkan gejala, apalagi bila postur orang tersebut terlihat kurus atau ideal. Namun, ada beberapa gejala yang walaupun tidak begitu khas, namun sering ditemukan pada penderita dislipidemia, yaitu:

  • Nyeri perut
  • Pusing
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Nyeri kepala terutama di tengkuk
  • Penurunan atau kenaikan berat badan yang drastis
  • Nyeri betis bila berjalan

Bagaimana mengatasi dislipidemia?

Bila Anda terlanjur memiliki kadar lemak darah di atas normal, jangan berkecil hati. Selain konsumsi obat anti-kolesterol, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencapai kadar lemak ideal.

1. Mengatur asupan makan alias diet

  • Batasi asupan lemak trans seperti makanan yang digoreng, biskuit asin (crackers), kue kering manis (cookies), roti, dan donat.
  • Batasi konsumsi karbohidrat hingga kurang dari 60% dari menu sehari-hari. Makanan seperti nasi, mie, dan pasta dapat meningkatkan trigliserida, karena kelebihan gula akan diubah menjadi lemak jenis ini.
  • Tingkatkan konsumsi omega 3 dan omega 6 dari ikan atau minyak ikan. Konsumsi makanan ini mampu meningkatkan HDL (kolesterol baik) dan menurunkan trigliserida.
  • Diet makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, buah, sayur dan sereal gandum yang memiliki efek hipokolesterolemik.

2. Tingkatkan aktivitas fisik

Pengaruh aktivitas fisik terutama penurunan trigliserida dan peningkatan kolesterol HDL. Olahraga aerobik dapat menurunkan konsentrasi trigliserida sampai 20% dan meningkatkan konsentrasi kolesterol HDL sampai 10%. Namun, tanpa disertai diet dan penurunan berat badan, aktivitas fisik tidak berpengaruh terhadap kolesterol total dan LDL. Aktivitas fisik yang dianjurkan adalah aktivitas yang terukur seperti jalan cepat 30 menit per hari selama 5 hari per minggu atau aktivitas lain setara dengan 4-7 kkal/menit.

Beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Menyapu halaman selama 30 menit
  • Berjalan cepat (4,8-6,4 km per jam) selama 30-40 menit
  • Berenang – selama 20 menit
  • Bersepeda untuk kesenangan atau transportasi, jarak 8 km dalam 30 menit
  • Bermain voli selama 45 menit
  • Menggunakan mesin pemotong rumput yang didorong selama 30 menit
  • Membersihkan rumah (secara besar-besaran)
  • Bermain basket selama 15 hingga 20 menit

3. Penurunan berat badan

Lingkar pinggang normal untuk Asia adalah maksimal 90 cm bagi pria dan  maksimal 80 cm bagi wanita. Setiap penurunan 10 kg berat badan berhubungan dengan penurunan kolesterol LDL sebesar 8 mg/dL. Setiap penurunan 1 kg berat badan berhubungan dengan peningkatan kolesterol HDL sebesar 4 mg/dL dan penurunan konsentrasi TG sebesar 1,3 mg/ dL.

4. STOP merokok

Menghentikan kebiasaan merokok dapat meningkatkan konsentrasi kolesterol HDL sebesar 5-10%. Merokok pun berhubungan dengan peningkatan konsentrasi trigliserida, sehingga bila stop merokok, akan bermanfaat juga bagi perubahan kadar trigliserida.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kalau Ingin Berat Badan Ideal, Berapa Kalori yang Harus Dibakar?

Berapa banyak kalori yang harus dibakar per hari? Jika ingin berat badan ideal, olahraga juga perlu untuk membakar kalori, bukan hanya membatasi makanan.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kebugaran, Hidup Sehat 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ibu hamil makan daging kambing memiliki beragam pendapat di masyarakat. Namun, sebenarnya bolehkah ibu hamil makan daging jenis ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Beragam Jenis Makanan Penurun Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Anda termasuk orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi? Berikut makanan sehat yang dapat berfunsi sebagai makanan penurun kolesterol. Yuk, cari tahu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Kolesterol 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah tingginya kadar gula darah karena berkurangnya kemampuan tubuh memakai insulin. Umumnya, ini terjadi karena gaya hidup tak sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah batu empedu

Terapkan 4 Kebiasaan Ini untuk Mencegah Batu Empedu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 4 menit
akupunktur untuk menurunkan berat badan

Efektifkan Melangsingkan Tubuh Dengan Akupunktur?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
DVT deep vein thrombosis adalah trombosit vena dalam

Deep Vein Thrombosis (DVT)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit
susu anak

9 Jenis Susu Anak dan Tips Memilihnya Sesuai Kebutuhan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 November 2020 . Waktu baca 12 menit