Merasa Kram Setelah Orgasme? Mungkin Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 November 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu tujuan utama hubungan seksual adalah mencapai orgasme. Namun, orgasme tidak selamanya membuat hati senang. Kadang-kadang, beberapa wanita merasa sakit atau kram setelah orgasme. Biasanya ini muncul setelah berhubungan seks dan bisa membuat Anda sangat tidak nyaman, bahkan sampai Anda jadi takut bercinta lagi.

Dysorgasmia, sakit atau kram setelah orgasme

Dr. Christine Greves, seorang ahli kandungan dan ginekolog di Rumah Sakit Winnie Palmer menyatakan bahwa rasa sakit dan kram selama atau setelah orgasme disebut dengan dysorgasmia.

Rasa sakit dan kram setelah orgasme biasanya terjadi segera dan selama beberapa jam setelah berhubungan seks. Anda bisa merasakan kram di mana saja. Misalnya di vagina, bagian bawah perut, atau punggung.

Apa yang menyebabkan kram setelah orgasme?

Beberapa wanita mengalami kram yang menyakitkan di perut bagian bawah, entah selama atau sesudah mencapai orgasme. Hal ini bisa terjadi karena otot-otot panggul Anda berkontraksi hebat selama orgasme, sehingga rasa sakit ini bisa berasal dari otot yang kejang.

Kemungkinan lainnya adalah adanya perubahan hormon. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara penggunaan pil KB yang mengandung kadar estrogen lebih rendah (kurang dari 20 mikogram) dan rasa sakit selama orgasme. Beberapa wanita mulai mengalami nyeri panggul saat berhubungan seks ketika produksi estrogen menurun selama menopause.

Selain pil KB, pemasangan IUD (KB spiral) juga dapat mengakibatkan kram. Hal ini muncul terlepas setelah berhubungan seksual atau tidak. Jika terjadi setelah berhubungan seksual, kram mungkin lebih intens dan menusuk.

Namun, dalam beberapa kasus, masalah reproduksi wanita juga dapat memicu rasa sakit atau kram setelah orgasme. Misalnya kalau Anda punya penyakit radang panggul, endometriosis, kista ovarium, atau fibroid rahim.

Mungkin rasa sakit atau kram ini berasal dari gesekan yang terjadi saat berhubungan seks. Pada penyakit radang panggul dan endometriosis, peradangan dan nyeri yang sudah terkait dengan kondisi tersebut bisa semakin sakit karena gesekan penis.

Kehamilan mungkin jadi penyebab kram setelah orgasme

Selama Anda tidak memiliki kehamilan yang berisiko tinggi, hubungan seks saat hamil aman dan sehat. Jika rahim Anda terasa kram setelah orgasme, ini juga kondisi yang normal.

Wanita hamil sering mengalami kram setelah orgasme karena orgasme dapat memicu kontraksi di dalam rahim. Ini sangat umum terjadi ketika seorang wanita berada di trimester ketiga kehamilan.

Hal ini juga tidak akan berdampak negatif pada bayi atau Anda. Bersantai dulu selama beberapa menit dapat meredakan kram.

Namun, jika kram berlanjut selama lebih dari beberapa menit atau muncul dalam beberapa menit sekali, segera hubungi dokter kandungan Anda.

Menstruasi juga bisa sebabkan kram setelah orgasme

Selama berhubungan seks, nyeri menstruasi dapat dikurangi sampai taraf tertentu. Namun, tekanan pada leher rahim dapat menyebabkan rasa sakit setelahnya. Wanita yang berovulasi dan menstruasi lebih mungkin mengalami kram setelah bercinta dan mencapai orgasme. Kontraksi karena orgasme ini dapat memicu kram perut.

Lantas apa yang harus dilakukan?

Mengonsumsi obat antiradang sebelum berhubungan seks dapat membantu, dan beberapa orang mungkin dengan minum antidepresan dapat membantu. Terapi panggul bisa menjadi pilihan perawatan lainnya. Anda juga harus menemui dokter untuk memastikan Anda tidak memiliki masalah reproduksi yang menyebabkan rasa sakit seperti kista ovarium, endometriosis, atau infeksi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Saya Pingsan Setelah Orgasme, Apakah Ini Normal?

Orgasme adalah kenikmatan yang paling dicari saat berhubungan seks. Namun, beberapa orang justru bisa pingsan setelah orgasme. Anda pernah mengalaminya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 25 September 2018 . Waktu baca 3 menit

Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Ciri Perut Kembung yang Tidak Normal

Perut kembung merupakan hal normal, tetapi jika disertai gejala lain bisa jadi penanda masalah kesehatan serius. Berikut ciri perut kembung tidak normal.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Tak Melulu Dengan Bercinta, Orgasme Juga Bisa Tercapai Saat Olahraga

Orgasme spontan bisa terjadi tanpa adanya sentuhan seksual, salah satunya bisa terjadi saat olahraga. Kondisi ini disebut dengan coregasm.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Seks & Asmara, Fakta Unik 6 Juli 2018 . Waktu baca 5 menit

Tips dan Trik Mencapai Orgasme Hebat Dengan Merangsang Payudara Sendiri

Tak melulu harus merangsang area vagina untuk mencapai orgasme. Ternyata, wanita bisa mendapat orgasme dengan merangsang payudara. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Konten Bersponsor
merangsang payudara
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30 Juni 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pura-pura orgasme

Kenapa Ada Pria yang Pura-pura Orgasme Saat Bercinta?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
sakit perut saat lari

Jangan Menyerah! Coba 5 Tips Ini untuk Mencegah Sakit Perut Saat Lari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit
mengatasi gejala endometriosis

4 Cara Alami Mengatasi Gejala Endometriosis di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit
setelah aborsi

Pantangan dan Anjuran Bagi Ibu yang Baru Menjalani Aborsi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit