Gairah Seks Dipengaruhi Oleh Hormon, Tapi Apakah Berlaku Juga Sebaliknya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Besarnya hasrat seksual memang dipengaruhi oleh kadar hormon di dalam tubuh. Jadi, ketika ada hal yang membuat kadar hormon seks Anda tidak normal, bisa jadi gairah seks Anda juga menurun. Akan tetapi, apakah hal ini berlaku sebaliknya? Apakah kehidupan seks Anda bisa pengaruhi kadar hormon di dalam tubuh?

Apakah seks pengaruhi keseimbangan hormon?

Jika ada pertanyaan tentang apakah kegiatan seks mempengaruhi keseimbangan hormon, jawabannya, tidak. Alih-alih dipengaruhi oleh kegiatan seksual, justru hormon mempengaruhi kegiatan seksual. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh hormon tertentu pada aktivitas seksual yang dilakukan oleh pria dan wanita.

Hormon sendiri adalah zat kimia yang diproduksi oleh kelenjar di dalam sistem endokrin. Hormon masuk ke dalam aliran darah menuju ke jaringan dan organ, menyampaikan pesan kepada organ untuk memberi tahu apa tugas organ dan kapan organ tersebut harus bekerja.

Hormon sangat penting untuk regulasi yang terjadi di dalam tubuh, termasuk saat melakukan aktivitas seksual. Dalam melakukan kegiatan seksual, hormon yang berpengaruh adalah hormon estrogen, progesteron, dan hormon testosteron.

Selain berpengaruh dalam kegiatan seksual, hormon-hormon ini juga berpengaruh pada pertumbuhan seksual dalam tubuh pria dan wanita.

Hormon yang berpengaruh saat melakukan hubungan seksual

Hormon yang berfungsi untuk pertumbuhan seksual pada tubuh adalah estrogen, progesteron dan testosteron.

1. Estrogen

Hormon yang dapat mempengaruhi kegiatan seks ini diproduksi pada indung telur, namun ada juga yang diproduksi di dalam sel dan kelenjar adrenal. Hormon ini berperan dalam pubertas, menstruasi, kehamilan, dan menopause.

Fungsi utama dari hormon ini adalah pembentukan karakteristik seksual pada wanita, contohnya pertumbuhan payudara, rambut vagina dan rambut ketiak, serta  siklus menstruasi dan sistem reproduksi.

Pada dasarnya, level hormon estrogen pada wanita bisa berbeda-beda. Bahkan, pada wanita yang sama, level estrogen akan variatif setiap harinya. Oleh sebab itu, perbedaan level estrogen tidak menandakan sesuatu yang berarti. Hanya saja, jika level ini meningkat atau menurun terlalu drastis, dapat menyebabkan efek samping. Hal ini pula yang menyebabkan hormon mempengaruhi kegiatan seks.

Sebab, salah satu efek samping dari level estrogen yang menurun adalah menurunnya hasrat seksual. Sementara, hormon mempengaruhi kegiatan seks yang ditandai dengan libido meningkat terjadi saat level hormon juga sedang meningkat . Saat itu, tubuh akan memproduksi pelumas pada vagina. Produksi ini meningkatkan keinginan atau hasrat wanita terhadap kegiatan seksual.

2. Progesteron

Hormon progesteron utamanya berfungsi untuk mendukung proses kehamilan dan menekan produksi hormon estrogen setelah ovulasi. Hormon ini juga membantu menstabilkan siklus mentruasi.

Level progesterone umumnya rendah sebelum ovulasi, namun hormon ini akan meningkat ketika sel telur keluar dari indungnya. Level ini biasanya akan meningkat hingga beberapa hari. Jika berujung pada kehamilan, maka level progesterone akan terus meningkat. Namun, jika level hormon menurun maka akan terjadi menstruasi.

Jika level progesterone tidak meningkat dan menurun setiap bulannya, maka ada kemungkinan Anda memiliki masalah pada ovulasi, menstruasi atau keduanya dan hal ini bisa menyebabkan infertilitas pada wanita.

Berbeda dengan hormon estrogen yang dapat meningkatkan gairah seks, peningkatan hormon progesteron justru dapat mengurangi hasrat seksual pada wanita.

Meski dianggap sebagai hormon wanita, progesteron juga dapat ditemukan pada laki-laki. Hormon mempengaruhi kegiatan seks dengan indikasi jika jumlah hormon ini menurun pada pria, maka libido atau hasrat seksual yang dimilikinya juga akan menurun. Bahkan selain menurunnya libido, hormon mempengaruhi kegiatan seks ditandai dengan disfungsi ereksi pada pria.

3. Testosteron

Hormon testosterone bertanggung jawab terhadap berbagai perkembangan seksual pada pria. Hormon ini membantu organ eksternal maupun internal untuk berkembang, termasuk organ reproduksi pada pria seperti penis dan testis.

Pada masa pubertas, hormon bertanggung jawab terhadap pembentukan suara pada pria, pertumbuhan rambut pada area penis, wajah, dan ketiak. Selain itu, hormon mempengaruhi kegiatan seks di mana hormon ini meningkatkan sisi agresif pada pria dan meningkatkan libidonya. Hal ini disebabkan laki-laki membutuhkan testosterone dalam reproduksi sperma.

Sementara pada wanita, hormon mempengaruhi kegiatan seks dengan meningkatkan libido. Selain itu, testosterone pada wanita juga berfungsi membantu hormon penting lain pada siklus menstruasi.

Di samping itu, hormon ini juga membantu metabolisme dan regulasi lain pada laki-laki dan wanita, contohnya menstimulasi tubuh untuk membuat sel darah merah.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Minyak Kelapa Memengaruhi Hormon Testosteron Pria?

Hormon testosteron dibutuhkan pria untuk meningkatkan gairah seks. Minyak kelapa disebut dapat memengaruhi dan meningkatkan kadar testosteron. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Pria, Hidup Sehat 8 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Ampuhkah Progesteron Pada Obat Penguat Kandungan Mencegah Keguguran?

Progesteron kabarnya dapat menguatkan kandungan di dalam rahim. Namun, benarkah obat mengandung progesteron sudah cukup untuk mencegah keguguran?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Fase Dalam Siklus Menstruasi yang Harus Wanita Kenali Tiap Bulan

Sebelum akhirnya menstruasi, ada banyak fase yang harus dilewati tubuh tiap bulan. Mengetahui tahapan siklus menstruasi akan sangat berguna untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 14 Agustus 2019 . Waktu baca 7 menit

4 Bahaya Suplemen Testosteron Jika Diminum Sembarangan

Meski bermanfaat untuk meningkatkan gairah bercinta, suplemen testosteron menyimpan risiko penyakit jantung jika digunakan sembarangan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebugaran, Perawatan Pria, Hidup Sehat 25 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Hormon Estrogen Rendah Pada Wanita, Apa Tanda dan Gejalanya?

Ciri-ciri Hormon Estrogen Terlalu Rendah Pada Wanita

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 5 menit
pria sulit menangis

Alasan Psikologis Mengapa Pria Lebih Sulit Menangis Dibanding Wanita

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
hormon gnrh dengan kesuburan

Mengenal Fungsi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) bagi Kesuburan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
vitamin pria untuk program hamil

3 Suplemen Penambah Hormon Testosteron untuk Para Pria

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit