Ini Dampaknya Jika Anda Terlalu Lama Menahan Hasrat Seksual

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gairah seks adalah keinginan, nafsu, atau hasrat untuk melakukan aktivitas seksual. Ini sering disebut juga dengan libido. Munculnya gairah ini dikendalikan oleh hormon seks yang kadarnya meningkat karena adanya rangsangan. Namun, pada situasi tertentu, tidak semua orang dapat memenuhi hasrat ini pada pasangannya. Lantas, apa jadinya jika seseorang menahan nafsu seks yang dirasakannya dalam waktu yang cukup lama?

Dampak karena menahan nafsu seks terlalu lama

Bagi Anda sudah menikah, tentu tidak perlu repot untuk menunaikan keinginan untuk berhubungan seks dengan pasangan. Anda tinggal luangkan waktu, pasang jurus manja, berikan sedikit rangsangan dan permainan di atas ranjang pun bisa didapatkan. Sekali pun Anda dan pasangan berencana untuk menunda punya momongan, ada banyak kontrasepsi yang bebas Anda pilih sehingga hubungan intim tetap bisa dilakukan.

Sayangnya, tidak semua pasangan punya kesempatan ini, terutama pasangan yang harus menjalani hubungan jarak jauh (long distance relationship), mengalami perceraian, atau hidup sendiri karena ditinggal mati oleh pasangan. Orang dengan kondisi tersebut, cenderung akan menahan nafsu seks yang mereka rasakan.

Menurut sisi medis, ternyata ada dampak negatif yang bisa terjadi jika Anda atau pasangan menahan libido terlalu sama, yaitu:

1. Menimbulkan stres dan depresi

Bukan hanya testosteron dan estrogen, ternyata ada hormon lainnya yang ikut berperan ketika gairah seks muncul. Craig Malkin, seorang psikolog yang juga menulis buku mengenai cara mengendalikan libido mencatat bahwa beberapa hormon yang terlibat, seperti dopamin, serotonin, norapenephine, dan oksitosin.

Kombinasi dari hormon yang diproduksi sistem saraf pusat ini menimbulkan gairah seks, perasaan pusing, dan euforia. Jika Anda atau pasangan mencoba menahan nafsu seks tersebut, kemungkinan besar akan menimbulkan adanya gangguan proses kimia pada otak sehingga bisa menimbulkan stres dan depresi.

2. Merusak hubungan yang Anda jalin dengan pasangan

Tercapainya keinginan Anda, pasti menimbulkan perasaan senang dan puas, bukan? Ini sama halnya dengan gairah seks. Saat kebutuhan seksual Anda atau pasangan terpenuhi, kepuasaan dalam berhubungan tentu akan didapatkan. Ya, kepuasaan dalam menjalin hubungan akan membuat hubungan jadi lebih erat dan langgeng.

Sebaliknya, jika kebutuhan seksual ini terabaikan, maka hubungan yang terjadi jadi tidak sehat. Menahan nafsu seks dan tidak mendapat kepuasaan dalam berhubungan ini membuat Anda makin menjauh dan akhirnya menghancurkan hubungan.

pasangan berubah

Lantas, harus bagaimana?

Menahan nafsu seks terlalu lama memang tidak baik untuk kesehatan tubuh sekaligus hubungan yang Anda bangun. Kunci untuk menghindarinya adalah tidak menahan nafsu seks, namun memadamkan gejolak tersebut  dengan cara berikut ini, seperti:

  • Masturbasi. Kegiatan ini adalah cara alternatif untuk mendapatkan rangsangan seksual dengan menyentuh, meraba, atau memainkan organ intim sendiri.
  • Olahraga. Aktivitas fisik ini dapat mengalihkan diri Anda dari gejolak untuk melakukan hubungan intim.
  • Bicarakan dengan pasangan. Alih-alih memuaskan diri sendiri dengan melakukan masturbasi, coba pertimbangkan untuk membicarakan hal ini dengan pasangan. Meski tidak bisa secara langsung memeluk, mencium, atau mencumbu pasangan, teknologi canggih seperti telepon, chatting, video call bisa jadi media untuk melepaskan rasa kangen dan sayang Anda pada pasangan.
  • Lakukan konsultasi ke pakar seks. Tidak ada salahnya jika Anda mencoba untuk melakukan konsultasi pada psikolog atau seksolog. Mereka akan membantu Anda untuk mencari jalan keluar dari masalah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Trik Antigagal untuk Bangkitkan Kembali Gairah Seks Pria yang Menurun

Gairah seks pria wajar untuk turun sesekali. Namun, bukan berarti urusan ranjang Anda berdua jadi harus ikut basi, lho! Intip rahasianya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 26 Agustus 2018 . Waktu baca 3 menit

Makan Seafood Dua Kali Seminggu Bangkitkan Kembali Gairah Bercinta Anda

Sedang kehabisan ide untuk berkencan? Coba mampir ke restoran seafood terdekat. Psstt... Manfaat makan seafood bisa bangkitkan kembali gairah bercinta, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

Awas, Ini 3 Dampak Negatif Handphone Pada Kehidupan Seks Anda!

Penelitian terbaru menemukan bahwa dampak negatif handphone ternyata juga berpengaruh pada kehidupan seks Anda. Mengapa bisa begitu? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 2 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit

4 Posisi Seks Saat Menstruasi yang Aman dan Nyaman

Seks saat menstruasi mungkin sedikit berantakan. Empat posisi seks ini direkomendasikan para ahli agar Anda berdua tetap bisa bercinta tanpa khawatir kotor.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 26 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nafsu seks ibu hamil

Kenali Perubahan Gairah Seks Ibu Hamil di Trimester Ketiga, Plus Tips Seks yang Aman

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
melihat proses melahirkan mempengaruhi seks pria

Ternyata, Melihat Istri Melahirkan Bisa Pengaruhi Gairah Seks Suami

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Juli 2019 . Waktu baca 6 menit
gairah seksual menurun

Nyalakan Rokok, Gairah Seks Jadi Padam. Kenapa Bisa Begitu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Libido Rendah Terus, Kapan Harus Waswas dan Cek ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2018 . Waktu baca 4 menit