Kapan Waktu Terbaik Berhubungan Seks Kalau Belum Mau Hamil?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Buat Anda dan pasangan yang belum mau hamil, bukan berarti Anda tidak boleh berhubungan seks sama sekali. Ada saat-saat di mana peluang kehamilan Anda kecil. Kapan saja waktu aman dan terbaik berhubungan seks jika belum mau hamil? Ini dia ulasannya.

Memahami siklus menstruasi dan terjadinya kehamilan

Sebelum menentukan waktu bercinta paling aman, pahami dulu bagaimana siklus menstruasi bekerja. Pasalnya, kesuburan dan kehamilan sangat ditentukan oleh siklus ini. Setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, mulai dari 21 hingga 31 hari. Dalam satu putaran siklus haid, tubuh mengalami serangkaian perubahan.

Hari pertama siklus dimulai dari hari pertama menstruasi. Sedangkan hari terakhir siklus adalah tepat sehari sebelum menstruasi berikutnya. Pada hari pertama siklus haid, tubuh sedang meluruhkan dinding rahim (yang ditandai dengan perdarahan menstruasi).

Setelah perdarahan berhenti, Anda memasuki masa awal ovulasi. Masa awal ovulasi disebut juga sebagai masa subur karena pada saat ini tubuh sedang mempersiapkan diri melepaskan sel telur. Jika Anda berhubungan seks pada masa ini, kemungkinan kehamilannya tinggi.

Pasalnya, sel sperma akan bertahan hidup hingga lima hari lamanya. Bila masih ada sel sperma dalam tubuh wanita ketika sel telur dilepaskan (pelepasan sel telur dinamakan ovulasi), kedua sel ini akan bertemu dan terjadilah pembuahan. Pembuahan sel yang berhasil akan tumbuh menjadi janin. Masa awal ovulasi dan masa ovulasi terjadi mulai dari 7-19 hari sebelum menstruasi berikutnya. Akan tetapi hitungan ini bisa terus berubah-ubah, meskipun siklus haid Anda setiap bulannya sama.

Waktu paling aman untuk seks jika belum mau hamil

Bila Anda belum mau hamil, hindari berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi di masa subur Anda. Saat di mana wanita tidak subur atau peluang kehamilannya kecil adalah di hari pertama menstruasi hingga hari ketujuh. Pada saat ini, dalam tubuh Anda sel telur sedang tidak diproduksi sehingga sel sperma tidak bisa melakukan pembuahan.

Setelah perdarahan menstruasi selesai, Anda juga mungkin memiliki celah waktu yang sangat sempit, yaitu 1-2 hari untuk berhubungan seks dengan risiko hamil kecil. Jika Anda bercinta tanpa alat kontrasepsi sehari setelah menstruasi selesai, sperma mungkin masih hidup dalam tubuh sampai lima hari kemudian. Setelah itu sel sperma akan mati. Sementara itu, sel telur mungkin baru akan dilepaskan berhari-hari setelah sel sperma mati. Maka, kehamilan pun sulit terjadi.

Berhubungan seks di masa tidak subur masih bisa bikin hamil

Guna mencegah kehamilan, sebagian orang memanfaatkan masa tidak subur ini untuk berhubungan seks. Cara ini disebut juga sebagai metode kalender. Akan tetapi, sesungguhnya tidak ada jaminan dan kepastian medis bahwa kehamilan tak mungkin terjadi bila Anda berhubungan seks di masa Anda tidak subur. Peluang kehamilan memang lebih kecil dibandingkan dengan seks di masa subur, tapi tetap ada kemungkinan hamil kapan pun Anda berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi.

Pasalnya, sulit sekali untuk menentukan secara pasti kapan masa subur dan tidak subur seseorang. Siklus menstruasi Anda mungkin berubah-ubah terus. Maka, bila ovulasi terjadi lebih cepat dari dugaan Anda, Anda bisa saja hamil meskipun berhubungan seks saat masih haid.

Faktor-faktor seperti kadar hormon, gaya hidup, dan kondisi kesehatan wanita memengaruhi perubahan siklus. Jadi Anda tak bisa menggunakan tanggal terakhir menstruasi sebagai patokan mutlak kapan menstruasi berikutnya atau masa ovulasi akan tiba. Perhitungan siklus yang dianjurkan oleh dokter atau bidan hanya berfungsi sebagai gambaran saja.

Cara terbaik mencegah kehamilan

Bila Anda belum mau hamil, jangan hanya mencari waktu terbaik bercinta dengan risiko kehamilan kecil. Anda juga harus memanfaatkan alat kontrasepsi yang lebih ampuh, misalnya kondom atau pil KB. Dengan metode kontrasepsi bantuan, Anda dan pasangan pun tetap bisa berhubungan seks tanpa harus terlalu khawatir kalau kebobolan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
bolehkah suntik kb saat puasa

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020