Mengenal Vasektomi, Metode Kontrasepsi Versi Pria yang Bersifat Permanen

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda mengenai vasektomi? Vasektomi (vasectomy) adalah salah satu KB pria untuk mencegah kehamilan pada pasangannya. Prosedur ini merupakan metode kontrasepsi yang sifatnya permanen, tetapi pria tetap bisa melakukan ejakulasi dan orgasme. Agar lebih jelas, berikut informasi selengkapnya mengenai vasektomi atau lebih dikenal sebagai sterilisasi.

Apa itu vasektomi?

vasektomi reversal

Pengertian vasektomi adalah salah satu jenis kontrasepsi yang paling efektif pada pria dengan tingkat keberhasilan mencapai 99 persen.

Artinya, kurang dari 1 di antara 100 orang wanita yang hamil setelah satu tahun pria menjalani prosedur vasectomy.

Vasektomi dilakukan dengan cara memotong vas deferens, yakni saluran berbentuk tabung kecil di dalam skrotum yang mengantarkan sperma agar bisa keluar melalui penis.

Biasanya, dokter meminta Anda untuk menjalani tes lanjutan sekitar 8-16 minggu setelah vasektomi. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada sperma yang tersisa di dalam penis.

Meskipun begitu, Anda masih bisa membuat pasangan hamil hingga jumlah sperma benar-benar nol.

Itu sebabnya, setelah prosedur vasektomi (vasectomy) pada pria selesai, Anda disarankan tetap menggunakan metode kontrasepsi lain, setidaknya sampai 3 bulan.

Apa saja jenis-jenis vasektomi?

Vasektomi

Ada dua metode vasektomi yang dapat dilakukan, yaitu:

1. Metode sayatan

Pada vasectomy konvensional atau metode sayatan, dokter bedah akan membuat sayatan pada kedua sisi skrotum, yaitu bagian atas skrotum dan bagian bawah penis.

Kemudian vas deferens di dalamnya akan dihilangkan, diikat, atau bahkan dikaterisasi. Bekas luka kemudian akan dijahit sebagai tahap terakhir.

2. Metode tanpa sayatan

Sementara itu, pada vasectomy tanpa pisau bedah, dokter bedah akan menggunakan penjepit kecil untuk menahan saluran yang akan dipotong.

Selanjutnya, dibuat lubang kecil pada kulit skrotum lalu dokter memotong bagian saluran sebelum mengikatnya.

Prosedur vasektomi ini tidak memerlukan jahitan. Bahkan, vasektomi (vasectomy) bisa dibilang adalah prosedur yang paling populer karena minim risiko dan komplikasi.

Apa manfaat melakukan vasektomi?

kehamilan setelah vasektomi

Setelah memahami jenis vasektomi, kini saatnya Anda mengetahui manfaat yang bisa Anda peroleh jika menjalani prosedur ini, di antaranya:

1. Sangat efektif

Vasektomi adalah metode yang sangat efektif, apalagi jika dibandingkan dengan metode kontrasepsi lain seperti kondom, pil KB, dan metode lainnya.

Bahkan, vasektomi diperkirakan 99% efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan pada pasangan atau istri Anda.

2. Kenyamanan

Efek samping dan gangguan yang timbul dari prosedur vasektomi sangatlah minim.

Vasektomi adalah metode kontrasepsi permanen yang tidak akan memengaruhi kadar hormon testosteron, ereksi, klimaks, libido, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan kehidupan seks.

3. Tidak berpengaruh terhadap hubungan seks

Vasektomi tidak akan menurunkan kadar hormon testosteron. Selain itu, vasektomi juga tidak mengganggu gairah seks Anda.

Dengan begitu, Anda tetap bisa mengalami ereksi, orgasme, hingga ejakulasi.

Siapa yang dapat melakukan vasektomi?

Dikutip dari Planned Parenthood, pria (memiliki penis dan testis) dapat melakukan prosedur vasectomy.

Namun, pastikan Anda sudah yakin tidak ingin punya anak lagi nantinya sebelum melakukan steril untuk pria ini.

Prosedur ini mungkin tidak dianjurkan jika Anda dalam kondisi berikut:

  • Berencana punya anak di kemudian hari.
  • Mendapat tekanan oleh pihak lain, seperti pasangan, teman, atau keluarga.
  • Berpikir bahwa vasektomi dapat menyelesaikan masalah sementara, seperti masalah pernikahan, seksual, finansial, atau penyakit mental atau fisik.

Bagaimana persiapan dan proses vasektomi?

Dilansir dari laman Mayo Clinic, berikut adalah langkah-langkah melakukan vasektomi (vasectomy) yang dilakukan untuk mencegah kehamilan pada pasangan:

Persiapan sebelum prosedur operasi

konseling psikologi

Sebelum Anda menjalani prosedur vasektomi, dokter Anda akan memastikan sekali lagi apakah prosedur ini adalah metode kontrasepsi yang tepat untuk kondisi kesehatan Anda.

Dokter akan mengajak Anda berdiskusi seputar pemahaman Anda tentang vasectomy. Anda juga diharapkan sudah memiliki keputusan yang matang jika ingin memilih metode kontrasepsi yang satu ini.

Selain itu, pastikan Anda melakukan prosedur vasektomi dengan dokter yang tepat.

Saat prosedur operasi berlangsung

Setelah memastikan bahwa Anda telah yakin dengan pilihan menjalani vasectomy, Anda baru bisa menjalani prosedur operasi tersebut.

Vasektomi (vasectomy) adalah sebuah prosedur operasi yang berlangsung sekitar 10-30 menit.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan dokter selama operasi vasektomi berlangsung:

  • Pertama-tama, dokter akan memberikan anestesi lokal dengan membius area yang akan dioperasi.
  • Setelah Anda sudah tidak bisa merasakan apa-apa di area tersebut, dokter akan memotong sedikit skrotum bagian atas menggunakan pisau bedah.
  • Dokter kemudian mencari vas deferens, lalu menarik sebagian vas deferens melalui sayatan agar keluar dari skrotum untuk dipotong.
  • Setelah memotong ujung vas deferens, saluran tersebut kemudian ditutup dengan cara diikat, dikaterisasi (dipanaskan), atau ditutup dengan alat medis.
  • Jika sudah, dokter mengembalikan saluran tersebut kembali ke dalam skrotum.
  • Sayatan pada skrotum selanjutnya ditutup dan dijahit kembali oleh dokter.

Meski timbul luka, Anda tak perlu khawatir karena sayatan bekas operasi dapat segera pulih seiring berjalannya waktu.

Setelah prosedur operasi selesai

penis terjepit

Tidak berhenti sampai situ, Anda akan merasakan beberapa kondisi medis pasca operasi. Biasanya, Anda akan mengalami pembengkakan atau rasa sakit setelah menjalani vasektomi.

Namun, kondisi ini sebenarnya tidak bertahan lama. Artinya, bengkak dan rasa sakit itu akan segera hilang seiring berjalannya waktu.

Meskipun begitu, Anda perlu memberi tahu dokter jika mengalami gejala berikut ini:

  • Ada darah yang mengalir dari area yang dioperasi.
  • Suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 38℃elcius.
  • Kemerahan pada bagian tubuh tertentu.
  • Rasa sakit pada bekas sayatan.

posisi seks penis kecil

Selain itu, Anda juga direkomendasikan untuk melakukan hal-hal di bawah ini:

1. Kenakan perban

Anda akan diminta menggunakan perban atau pakaian dalam yang ketat selama kurang lebih dua hari setelah menjalani prosedur vasektomi.

2. Kompres skrotum dengan es baru

Hal lain yang harus Anda lakukan selama 2 hari setelah menjalani vasektomi (vasectomy) adalah mengompres skrotum dengan es batu.

3. Batasi aktivitas

Anda juga diharapkan untuk membatasi aktivitas setelah prosedur vasektomi.

Waktu yang Anda butuhkan untuk beristirahat setelah menjalani operasi vasektomi adalah kurang lebih 24 jam.

Jika ingin beraktivitas ringan, Anda baru diperkenankan setelah 2-3 hari pasca operasi.

Pastikan Anda tetap berhati-hati karena terlalu banyak beraktivitas setelah menjalani vasektomi dapat menyebabkan perdarahan di dalam skrotum.

penis kesemutan

4. Tunda berhubungan seksual

Aktivitas lain yang juga perlu Anda hindari setelah vasektomi adalah berhubungan seksual hingga sekitar 1 minggu.

Tujuannya adalah agar Anda tidak mengalami beragam efek samping yang mungkin terjadi setelah menjalani vasektomi.

Ini karena ejakulasi dapat menyebabkan rasa sakit dan air mani Anda mungkin mengandung darah.

5. Gunakan kontrasepsi lain saat berhubungan seksual

Meski sudah lewat dari 1 minggu setelah prosedur vasektomi, Anda juga diharapkan untuk menggunakan metode kontrasepsi lain selama berhubungan seksual, misalnya kondom.

Pemakaian kontrasepsi lainnya perlu Anda lakukan hingga dokter memastikan bahwa Anda sudah tidak menghasilkan sperma sama sekali.

Perlu diingat bahwa vasektomi bukan metode untuk menghentikan penyebaran penyakit kelamin dan HIV.

Anda berisiko menularkan atau mengalami penyakit kelamin bila berhubungan seks tanpa kondom dengan orang yang positif memiliki penyakit menular seksual.

Adakah efek samping vasektomi?

Beberapa jenis efek samping yang mungkin terjadi jika Anda menjalani KB vasektomi adalah sebagai berikut:

  • Perdarahan atau terbentuk gumpalan darah di dalam skrotum.
  • Ada darah pada air mani yang Anda produksi.
  • Terdapat luka pada skrotum.
  • Infeksi pada area tubuh yang dioperasi.
  • Rasa sakit atau rasa tak nyaman pada area genital.
  • Pembengkakan di area genital.

Tak hanya efek samping, vasektomi juga dapat menimbulkan komplikasi, di antaranya adalah:

  • Rasa sakit yang amat sangat, hal ini bisa dialami 1-2% orang yang menjalani vasectomy.
  • Muncul gangguan testis, yakni berupa penumpukan cairan pada testis yang menimbulkan rasa sakit setelah ejakulasi.
  • Peradangan yang disebabkan oleh sperma yang bocor atau bisa disebut granuloma.
  • Kehamilan, yang biasanya terjadi bila vasectomy gagal.
  • Kista yang terbentuk di dalam tabung kecil pada bagian atas testis yang seharusnya bertugas untuk mengumpulkan dan mengirimkan sperma.

Apakah prosedur vasektomi bisa dibatalkan?

manfaat minyak belacak

Sama halnya seperti tubektomi pada wanita, vasektomi pada pria adalah KB permanen.

Akan tetapi, masih ada kemungkinan untuk membatalkan prosedur ini jika Anda sudah terlanjur menjalaninya dan ingin kembali subur.

Operasi pembatalan vasektomi adalah vasectomy reversal. Prosedur pembatalan KB ini lebih rumit dan memerlukan waktu 2 kali lipat lebih lama daripada vasectomy.

Hal ini dikarenakan dokter bedah harus menemukan kedua ujung vas deferens yang dipotong dan membuka kembali ikatannya.

Bukan hanya itu, dokter juga harus memotong setiap jaringan parut pada organ reproduksi pria ini.

Kemudian kedua ujung tersebut harus sangat hati-hati dijahit bersama-sama dalam sebuah prosedur operasi.

Semakin jauh jarak antara vasectomy dengan vasovasostomy, akan semakin rendah peluang keberhasilan untuk mengembalikan fungsi vas deferens.

Sekalipun prosedur vasovasostomy sukses, Anda belum tentu secara otomatis bisa memiliki anak kembali.

Ini karena kehamilan juga tergantung dari kesuburan pasangan Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psst, Kaum Adam Wajib Tahu 15 Titik Rangsang Wanita Ini!

Bukan hanya satu bagian tubuh perempuan yang sangat peka bila disentuh lelaki. Nyatanya, wanita punya 15 titik rangsang, lho! Apa saja, ya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Mana yang Paling Ampuh di Antara Obat Kuat Viagra, Cialis, atau Levitra?

Obat kuat untuk mengatasi impotensi tidak hanya Viagra saja, ada juga Cialis dan Levitra. Tapi, manakah yang paling efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 17 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Disunat Atau Tidak, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Sunat tak bisa dipisahkan dari tradisi budaya dan agama. Bagaimana dari sisi medis? Lebih sehat disunat atau tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 17 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pasangan Suka Marah-Marah dan Emosian? Mungkin 4 Hal Ini Penyebabnya

Punya pasangan yang suka marah-marah tentu bikin hati jadi jengkel. Eits, jangan balik emosi dulu, ya. Psstt.. cari tahu dulu penyebab pasangan marah disini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 17 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
pasangan selingkuh

3 Tips Mempertahankan Hubungan Setelah Pasangan Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
kekerasan emosional

8 Tanda Anda Mengalami Kekerasan Emosional Dalam Hubungan Asmara

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
ngantuk sehabis seks

Kenapa Selalu Ngantuk Sehabis Seks?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit