Gigitan Hewan Peliharaan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/09/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

  • Definisi

Apa itu gigitan hewan peliharaan?

Sebagian besar gigitan hewan yang terjadi adalah dari anjing atau kucing. Hewan peliharaan yang diletakkan dalam ruangan kecil (seperti gerbil, hamster, marmut, dan tikus putih) biasanya tidak memiliki risiko penyakit rabies. Anjing dan kucing di banyak daerah metropolitan mungkin sudah terbebas dari rabies. Risiko utama dalam gigitan hewan peliharaan adalah infeksi luka serius yang mungkin timbul, bukan rabies.

Infeksi yang dihasilkan oleh gigitan kucing lima kali lebih parah daripada gigitan anjing. Luka tusukan cakar kucing lebih memungkinkan untuk menghasilkan infeksi. Luka akibat cakaran kucing diobati dengan cara yang sama dengan luka gigitan karena sama-sama terkontaminasi dengan air liur.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Tanda dan gejala yang menunjukkan bahwa luka gigitan telah terinfeksi meliputi:

  • Kemerahan dan bengkak di sekitar tempat luka
  • Luka jadi lebih menyakitkan
  • Cair atau nanah muncul dari tempat luka
  • Bengkaknya kelenjar getah bening
  • Demam sekitar 38°C atau lebih
  • Menggigil
  • Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Pertolongan Pertama untuk Luka Tusuk atau Luka Dalam

Cucilah area yang terluka dengan sabun cair dan air yang mengalir selama 10 menit sebelum Anda pergi ke dokter. Periksa juga status imunisasi anak Anda untuk memeriksa apakah ia sudah mendapat vaksin tetanus.

Goresan atau Luka ringan

Untuk luka yang tidak menembus kulit, cuci area tersebut dengan banyak air dan sabun cair selama 5 menit. Anda dapat membiarkan bekas luka itu terkena udara, atau menempatkan plester/perban di atasnya selama 12 jam jika area yang sedang luka mudah kotor. Anda tidak perlu memberi antiseptik.

Untuk Hewan Peliharaan

Jika kemungkinan hewan peliharaan Anda mengidap rabies, hewan peliharaan Anda harus diamati untuk melihat tanda-tanda penyakit dan isolasikan mereka dari kontak dengan manusia selama 10 hari. Jika hewan yang menggigit adalah milik keluarga lain dan mereka tidak peduli atau tak mau membantu, laporkan kejadian tersebut ke polisi sehingga mereka dapat menangani masalah ini. Saat ini memang terlalu banyak hewan peliharaan dibiarkan berkeliaran tanpa pengawasan pemiliknya sehingga risko mereka terpapar penyakit cukup tinggi.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Gigi atau cakar menembus kulit. Ingat: gigitan kucing di tangan dapat terinfeksi dengan cepat dan perlu perhatian segera.
  • Kulit robek dan mungkin perlu jahitan
  • Ada luka dangkal dan hewan yang menggigit tampaknya sakit, atau jika serangan hewan tak beralasan, atau hewan yang mengiggit adalah hewan liar/jalanan
  • Ada luka dangkal dan hewan yang menggigit tidak mendapat vaksin rabies. (Pengecualian: jika si anjing menggigit karena diajak bercanda dan ketakutan.)

Sebagian besar gigitan binatang harus diperiksakan karena lukanya tetap rentan terhadap infeksi.

Meski tidak sedarurat gejala di atas, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter ketika:

  • Luka mulai terinfeksi
  • Rasa sakit bertambah setelah hari kedua
  • Kemerahan bertambah setelah hari kedua
  • Anda merasa kondisi semakin parah
  • Pencegahan
  • Pilih hewan peliharaan yang ramah dan aman bermain bersama anak-anak.
  • Ajarkan anjing Anda perintah seperti “diam” dan “duduk.” Lalu ajarkan anak Anda untuk memberikan perintah ini.
  • Ajarkan anak Anda untuk tidak menyentuh hewan asing, mengajak bercanda, mendekati anjing yang makan, atau menyentuh anjing tidur.
  • Anak-anak di bawah usia 4 tahun harus selalu diawasi jika bermain di sekitar anjing dan kucing. Jangan biarkan mereka menggoda hewan peliharaan.
  • Bayi di bawah 1 tahun tidak boleh ditinggalkan sendirian di kamar dengan hewan peliharaan. Beberapa kasus yang dilaporkan menunjukkan bahwa kebanyakan anak diserang mungkin karena hewan peliharaan merasa cemburu. Ada laporan bahwa bayi yang baru lahir ditindih kucing.
  • Lindungi hewan peliharaan Anda dengan rutin memberi vaksin rabies tiap tahun. Vaksin pertama biasanya diberikan saat peliharaan Anda berusia 3 sampai 4 bulan.
  • Ajarkan anak Anda untuk tidak melarikan diri dari anjing liar. Gerakan cepat dan tiba-tiba dapat memicu insting predator anjing.
  • Jangan menyimpan hewan liar sebagai hewan peliharaan. Misalnya, musang sering menyebabkan luka gigitan di wajah anak-anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Parenting, Nutrisi Anak 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit

    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Bila Anda sedang menjalin hubungan dengan seorang single parent, tentu harus mendekatkan diri dengan anaknya. Berikut cara dekat dengan anak pasangan.

    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/03/2020 . Waktu baca 3 menit

    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Dicakar kucing tidak hanya menimbulkan lecet, tapi juga bisa berisiko menimbulkan infeksi pada anak. Lantas, bila si kecil terinfeksi, apakah akan menular?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 22/02/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab cantengan; kuku cantengan

    Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit