Cara Mencegah Iritasi Kulit Akibat Mencukur Bulu Vagina

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Bagi sebagian besar orang, mencukur rambut di sekitar vagina adalah hal yang wajib untuk menjaga kebersihan area tersebut. Akan tetapi, tidak jarang muncul reaksi iritasi kulit akibat mencukur bulu vagina—razor burn—yang mengganggu. Untuk itu, simak tips mencegah iritasi kulit akibat mencukur bulu vagina (razor burn)

Penyebab razor burn ketika mencukur bulu vagina

mencukur bulu vagina

Sebelum mengetahui bagaimana cara mencegah razor burn ketika mencukur bulu vagina, ketahui dahulu apa yang menjadi penyebab kondisi ini terjadi. 

Seperti yang dilansir dari Sutter Health, mencukur rambut di daerah pubik, memang merupakan pilihan masing-masing setiap orang. Mereka bebas mau melakukannya atau tidak. 

Jika memutuskan untuk mencukur rambut kemaluan, besar kemungkinan Anda akan berisiko mengalami iritasi kulit akibat mencukur atau razor burn. Hal ini terjadi karena kulit pada sekitar daerah kemaluan cenderung lebih sensitif. 

Terdapat beberapa penyebab Anda mengalami iritasi kulit akibat mencukur rambut vagina, antara lain: 

  • Menggunakan pisau atau alat cukur yang tumpul dan sudah berkarat. Hal ini terjadi karena orang cenderung harus menekan pisau ketika terlalu tumpul dan berkali-kali melewati area yang sama. 
  • Mencukur rambut ke arah yang berlawanan akan mendorong kembali akar rambut, sehingga lapisan kulit tergores dan menyebabkan ruam. 
  • Tidak membersihkan area yang akan dicukur membuat bakteri dan kuman yang ada berisiko menginfeksi kulit. 

Dengan berusaha mencegah razor burn karena mencukur rambut vagina, Anda dapat terhindar dari berbagai komplikasi yang timbul akibat iritasi kulit, seperti:

Cara mencegah iritasi kulit (razor burn) akibat mencukur bulu vagina

penyebab infeksi jamur vagina

Razor burn pada kulit di sekitar vagina memang cukup mengkhawatirkan. Masalahnya, iritasi kulit akibat mencukur di area sensitif tersebut tidak terlalu terlihat, sehingga akan sulit mendeteksinya. 

Beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah razor burn saat mencukur bulu vagina, yaitu: 

  • Menggunakan pisau atau alat cukur yang masih tajam dan baru.
  • Menggunakan air hangat saat membilas rambut-rambut vagina yang sudah tercukur agar mengurangi risiko kulit robek dan infeksi. 
  • Tidak terburu-buru saat mencukur bulu vagina karena terburu-buru akan membuat Anda lebih ceroboh, sehingga kulit vagina rentan luka. 
  • Menggunakan alat cukur elektrik bila pisau cukur tidak dapat mencegah razor burn akibat mencukur rambut vagina sebelumnya. 
  • Tidak mencukur terlalu dekat atau menekan pisau cukur terlalu dalam karena kulit terlalu sensitif dan rentan terkena infeksi akibat benda asing yang tajam. 
  • Menjaga kelembapan daerah vagina sebelum, selama, dan sesudah cukur dengan pelembap agar kulit tetap halus dan mudah dicukur. 
  • Mencukur bulu sesuai dengan tumbuhnya arah rambut untuk menghindari kembalinya batang rambut ke dalam pori-pori kulit. 
  • Tidak mencukur area yang sama berulang-ulang agar tidak mengikis lapisan sel kulit yang menyebabkan iritasi. 

Iritasi kulit akibat mencukur bulu vagina tentu tidak akan terjadi jika Anda betul-betul memperhatikan cara mencegah razor burn seperti di atas.

Sejak sekarang, biasakanlah untuk lebih berhati-hati ketika mencukur bulu pada area kemaluan karena kulit pada daerah ini lebih sensitif. 

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca