Seberapa Sering Pisau Cukur Harus Diganti?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Berucukur dilakukan untuk menghilangkan rambut yang tumbuh pada kulit khusunya pada bagian wajah dengan menggunakan pisau cukur atau alat tajam lainnya. Metode ini digunakan oleh kebanyakan pria untuk menghilangkan kumis atau jenggot secara teratur.

Jangka waktu pertumbuhan rambut pada setiap orang berbeda-beda, termasuk rambut pada wajah, yaitu kumis dan jenggot. Bagi sebagian orang yang memiliki keturunan berkumis dan berjenggot tebal, pisau cukur merupakan barang fundamental yang harus selalu ada.

Seberapa sering Anda harus bercukur?

Sebelum mengetahui seberapa sering Anda harus mengganti pisau cukur, Anda harus terlebih dulu mengetahui seberapa sering Anda harus bercuku.

Tidak ada pakem seberapa sering Anda harus bercukur. Semua bergantung kepada Anda apakah hendak mencukur habis, menyisakan sedikit, atau ingin punya penampilan yang lebih alami dengan menumbuhkan kumis dan jenggot.

Hal yang lebih penting untuk diperhatikan adalah bagaimana rambut tumbuh dan kondisi kulit saat setelah bercukur. Anda mungkin tidak perlu bercukur setiap hari.

Pasalnya, pisau cukur tidak hanya memangkas rambut, tetapi lapisan sel kulit luar juga ikut terbawa. Mencukur setiap hari berisiko menyebabkan masalah kulit di kemudian hari.

Anda bisa bercukur dua atau tiga hari sekali agar kulit Anda punya waktu untuk beregenerasi.

Seberapa sering Anda harus mengganti pisau cukur?

Untuk menghindari efek samping dari bercukur, selalu gunakan pisau cukur baru yang masih tajam agar aman. Atau, ganti segera pisau saat sudah tumpul atau terdapat retakan.

Seorang dermatolog, Jeffrey Benabio, MD, di Kaiser Permanente dan Adam Penstein, kepala dermatologi di Sistem Kesehatan North Shore-LIJ di Lake Success, N.Y mengatakan, “Tidak perlu gaya-gayaan menggunakan pisau cukur ganda. Hal yang paling penting adalah Anda harus menggunakan pisau cukur yang tajam.”

Kedua dokter kulit tersebut juga menyarankan untuk segera membuang pisau cukur saat terlihat terdapat retakan. Jika Anda sering bercukur, disarankan untuk mengganti pisau cukur dalam satu atau dua minggu sekali.

Keharusan untuk sering mengganti pisau cukur bagi pria juga dapat menjadi alasan mengapa Anda tidak perlu menggunakan pisau cukur ganda atau bahkan yang bermata pisau tiga.

Selain lebih mahal, hal ini akan membuat Anda cenderung malas mengganti pisau cukur, lalu tidak mengikuti anjuran.

Untuk pisau cukur sekali pakai, Anda mungkin dapat memakanya 5-10 kali pemakaian.

Mencegah efek efek samping karena bercukur

  • Selalu gunakan pisau cukur baru yang masih tajam. Anda harus segera mengganti pisau cukur jika sudah tumpul atau terdapat retakan
  • Cuci area yang akan dicukur dengan moisturizing cleanser (pembersih yang melembapkan) dan air hangat agar kumis atau janggut jadi lebih halus. Jaga kulit untuk tetap hangat dan lembap
  • Gunakan krim atau gel cukur, dan biarkan dahulu selama 2-3 menit sehingga rambut jadi lebih halus dan memudahkan Anda bercukur
  • Jika Anda memiliki kulit wajah sensitif, pilih produk khusus untuk kulit sensitif juga
  • Selalu bercukur mengikuti arah rambut tumbuh
  • Bilas pisau cukur sesering mungkin untuk menghilangkan rambut dan krim cukur
  • Gunakan air dingin saat membasuh untuk membantu mengurangi peradangan pada kulit
  • Oleskan dengan pelembap agar kulit kembali terhidrasi

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kiat Cepat Menumbuhkan Jenggot Supaya Terlihat Lebih Gagah

Memiliki jenggot memberikan kesan maskulin pada pria. Supaya lebih cepat tumbuh, Anda bisa mengikuti cara menumbuhkan jenggot berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 4 September 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Pilihan Cara Menghilangkan Kumis yang Aman dan Efektif untuk Wanita

Bagi pria, kumis adalah simbol kejantanan. Namun bagi wanita, kehadiran kumis justru mengganggu. Apa cara menghilangkan kumis wanita yang efektif?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan, Informasi Kesehatan 9 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Bukan Digaruk, Berikut 3 Cara Tepat Mengatasi Kumis yang Gatal

Kumis yang gatal tentu membuat tak nyaman. Tak cukup dengan menggaruk, kumis yang gatal perlu diatasi dengan cara yang tepat sesuai penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 29 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab yang Bisa Bikin Wanita Punya Kumis Tebal Seperti Pria

Selain faktor hormon dan keturunan, ada banyak kondisi yang bisa jadi seorang wanita memiliki kumis tebal. Apa saja? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Wanita 23 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hypertrichosis, hipertrikosi, werewolf syndrom

Hipertrikosis, Kelainan Langka yang Membuat Sekujur Tubuh Ditumbuhi Bulu Lebat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menghilangkan kumis dan jenggot

2 Cara Mudah Hilangkan Kumis dan Jenggot, Sekali untuk Selamanya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencegah iritasi mencukur ketiak

5 Tips Mencegah Iritasi Pada Ketiak Setelah Bercukur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
mencukur jenggot kulit berjerawat

6 Tips Mencukur Jenggot bagi Pemilik Kulit Mudah Berjerawat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19 September 2019 . Waktu baca 4 menit