Apakah Penyakit Psoriasis Menular Seperti Penyakit Kulit Lainnya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Bagi Anda yang belum tahu penyakit psoriasis, mungkin Anda akan mengira kondisi ini adalah penyakit kulit yang menular. Psoriasis adalah penyakit yang berhubungan dengan kondisi kulit. Bahkan sebenarnya ini bukan dari kulit semata, lebih dalam lagi ada yang memengaruhi kulit, yakni sistem kekebalan tubuh.  Kalau begitu, apa penyakit psoriasis menular? Seperti melakukan kontak fisik atau berada di sekitar orang yang mengalami psoriasis? Nah ini bagi Anda yang takut psoriasis menular, sebaiknya simak dulu penjelasannya.

Apa penyebab psoriasis?

Psoriasis adalah penyakit yang disebabkan karena kondisi autoimun. Ketika seseorang mengalami penyakit psoriasis, sistem kekebalan tubuh akan membuat sel kulit tumbuh lebih cepat dari biasanya. Sel kulit akhirnya menumpuk dan membuat jaringan kulit tumbuh tidak normal, sehingga kulit terlihat tebal dan bersisik. Kondisi kesehatan ini kerap kali muncul di permukaan kulit bagian siku, kulit kepala, punggung bagian bawah, dan lutut.

Kulit, normalnya membutuhkan waktu 28 hingga 30 hari untuk memproduksi sel kulit baru dan melepaskan sel kulit yang sudah lama. Sementara pada orang dengan penyakit psoriasis, sel kulit baru bisa muncul dalam 3-4 hari dan terus menekan ke permukaan kulit.

Seiring tumbuhnya sel kulit baru, sel kulit sebelumnya yang sudah muncul belum bisa dilepaskan dari permukaan kulit.  Alhasil, semuanya saling menumpuk di atas satu sama lain. Semakin banyak sel kulit baru yang diproduksi, sel kulit lama terdesak ke permukaan, membentuk lapisan tebal, merah, gatal dan bersisik.

Menurut American Academy of Dermatology, seseorang yang mengalami psoriasis memiliki suatu gen bawaan khusus yang dapat mengacaukan sistem kekebalan tubuh. Dalam beberapa kasus psoriasis, meski seseorang memiliki gen bawaan itu tetap diperlukan pemicu dari lingkungan agar psoriasis aktif dan bisa berkembang. Namun ada juga kondisi yang tidak dipengaruhi faktor pemicu tertentu.

Apa saja yang bisa memicu psoriasis?

Dilansir dalam laman Healthline, orang yang mengalami penyakit psoriasis ini tidak memiliki pemicu yang sama. Ada berbagai faktor lingkungan dan gaya hidup yang bisa memicunya yaitu:

  • Paparan matahari
  • Merokok
  • Infeksi
  • Trauma di kulit, seperti pernah terbakar, atau terpotong, atau digigit binatang.
  • Stres
  • Paparan suhu yang sangat dingin
  • Beberapa pengobatan seperti lithium, pengobatan tekanan darah, dan iodida
  • Peminum alkohol berat

Semua pemicu ini tidak bisa menimbulkan psoriasis tanpa kehadiran kelainan gen yang dialami orang dengan psoriasis.

Lalu, apakah penyakit psoriasis menular?

Banyak orang yang takut dan akhirnya menjauhi orang dengan penyakit kulit ini. Dari menghindari kontak fisik bahkan mengucilkannya. Ya, sebagian besar orang mungkin mengira jika penyakit psoriasis menular. Padahal sebenarnya penyakit psoriasis tidak menular.

Psoriasis tidak ditularkan secara seksual, melalui oral, oleh kontak fisik atau bahkan berenang di air yang sama dengan orang yang mengalami psoriasis. Psoriasis juga bukan disebabkan karena gaya hidup atau kebersihan diri yang buruk. Jadi orang yang mengalami psoriasis tidak juga bisa dikatakan punya kebersihan diri yang rendah atau tak terjaga.

Psoriasis tidak seperti penyakit kulit lainnya contohnya kudis atau impetigo, yang disebabkan oleh infeksi dari bakteri, virus, ataupun jamur. Ini masalah gen dari dalam tubuh yang pasti tidak menular. Kecuali, diturunkan sifat gennya yang memengaruhi kondisi autoimun dari orang tua maka anak akan memiliki risiko mengalami psoriasis.

Psoriasis tidak akan menyebar ke bagian tubuh lain

Lagi-lagi, berbeda dengan penyakit kulit pada umumnya, psoriasis tidak akan menyebar ke bagian tubuh lain. Biasanya, kondisi ini akan terbagi dalam beberapa tingkat keparahan, yaitu:

  • Tingkat ringan, yaitu penyakit hanya merusak 3 persen dari seluruh permukaan kulit.
  • Tingkat sedang, terjadi jika psoriasis menyerang 3-10 persen permukaan kulit.
  • Tingkat parah, ditandai dengan kerusakan yang terjadi lebih dari 10 persen dari permukaan kulit.

Meski sebenarnya belum ada obat yang dapat mengatasi psoriasis secara tuntas, tapi pengobatan dapat membuat gejala penyakit ini berkurang. Untuk tahu mana pengobatan yang tepat bagi Anda, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca