Dikenal Berkolesterol Tinggi, Ternyata Ini Beragam Manfaat Daging Kepiting

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Katanya, daging kepiting mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Tak heran jika banyak orang yang menghindarinya. Meski begitu, makanan laut yang satu ini punya beragam nutrisi penting lainnya, lho. Jadi, jangan keburu menyimpulkan daging kepiting itu buruk bagi kesehatan, ya. Yuk, simak berbagai kandungan zat gizi dan manfaat daging kepiting bagi tubuh.

Kandungan nutrisi dalam daging kepiting

Manfaat daging kepiting tidak terlepas dari kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Berdasarkan informasi gizi yang dimuat dalam laman panganku.org, 100 gram daging kepiting segar memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

  • Energi: 151 kalori
  • Protein: 13,8 gram
  • Lemak: 3,8 gram
  • Kalsium: 210 mg
  • Fosfor: 250 mg
  • Vitamin A: 61 mcg
  • Vitamin B1: 0,05 mg
  • Kolesterol: 78 mg

Selain beragam nutrisi di atas, daging kepiting juga mengandung nutrisi lain yang sama pentingnya seperti asam folat, vitamin B kompleks, serta berbagai mineral (kalium, magnesium, zat besi, yodium, selenium, zinc, dan mangan).

Daging kepiting juga kaya akan lemak menyehatkan dalam bentuk omega-3. Bahkan, cukup dengan mengonsumsi 100 gram daging kepiting, Anda sudah memenuhi 45% kebutuhan omega-3 dalam sehari. Zat gizi ini tidak diproduksi oleh tubuh, karena itu konsumsi daging kepiting dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan asupannya.

Manfaat daging kepiting untuk kesehatan

Baik dipanggang, dibakar, maupun direbus, kelezatan daging kepiting memang tak ada duanya. Selain lezat, kandungan nutrisi dan manfaat daging kepiting juga berperan penting dalam menjaga fungsi berikut:

1. Membantu memelihara kesehatan jantung

Lemak seringkali dikaitkan dengan penyebab penyakit jantung, tapi lemak yang terdapat pada kepiting merupakan omega-3 yang justru dapat membantu memelihara kesehatan jantung Anda.

Omega-3 dapat membantu tubuh menyeimbangkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan risiko penyumbatan plak kolesterol pada pembuluh darah sehingga anda terlindungi dari risiko stroke dan penyakit jantung.

2. Baik untuk kesehatan otak

Dilansir dari Healthline, kandungan omega-3 dan vitamin B-12 dalam daging kepiting dan hewan sejenisnya sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan otak. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa kedua zat gizi tersebut juga berperan penting dalam perkembangan otak anak dan memelihara fungsi otak pada orang dewasa.

3. Mendorong kinerja sistem kekebalan tubuh

Ternyata, buah kaya vitamin C bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dapat menunjang sistem kekebalan tubuh. Daging kepiting pun memiliki fungsi serupa berkat kandungan selenium di dalamnya.

Selenium merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh serta bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari penyakit akibat peradangan seperti artritis, asam urat, dan penyakit pada saluran pencernaan.

4. Berpotensi menurunkan berat badan

Bosan dengan makanan yang itu-itu saja dalam program diet Anda? Daging kepiting mungkin bisa menjadi alternatifnya. Bahan makanan ini rendah kalori tapi kaya protein dan lemak ‘baik’. Keduanya akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah Anda mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Meskipun kolesterolnya terbilang tinggi, kandungan nutrisi dan manfaat daging kepiting bisa Anda dapatkan selama Anda cermat memerhatikan beberapa hal. Konsumsilah dalam jumlah yang wajar, gunakan metode memasak yang lebih sehat, dan perhatikan apakah ada reaksi alergi setelah mengonsumsinya.

Jika mengonsumsinya dengan tepat, daging kepiting bisa menjadi salah satu sumber protein hewani terbaik yang Anda konsumsi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Daftar Makanan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker

Makanan bisa menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko kanker. Lantas, makanan jenis apa saja yang menjadi penyebab kanker? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker 16 Agustus 2017 . Waktu baca 10 menit

Apakah Sushi Termasuk Makanan Sehat?

Apakah Anda salah satu yang gemar makan sushi? Tergantung dari jenisnya, sushi terjadi bisa jadi makanan yang kurang menyehatkan karena cara pengolahannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Mei 2017 . Waktu baca 5 menit

4 Aturan Aman Makan Kepiting Saat Hamil

Bolehkah makan kepiting saat hamil? Pertanyaan ini mungkin terdengar sepele untuk Anda, Namun sebagai ibu hamil, Anda harus tahu jawabannya di artikel ini.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Februari 2017 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

scallop adalah

Berkenalan dengan Scallop (Kerang Kampak), Kerang Laut Mewah yang Padat Nutrisi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan darat dan laut

Benarkah Makanan Darat dan Laut Tidak Boleh Dimakan Bersamaan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2019 . Waktu baca 4 menit
makan crab stick

Makan Crab Stick Setiap Hari, Apa Dampaknya bagi Tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
manfaat cumi-cumi

4 Manfaat Cumi-cumi untuk Kesehatan Tubuh (Tapi Sadari Juga Bahayanya Kalau Kebanyakan)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2017 . Waktu baca 4 menit