home
close

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pentingnya Zinc untuk Membantu Penyerapan Vitamin C Dalam Tubuh

Pentingnya Zinc untuk Membantu Penyerapan Vitamin C Dalam Tubuh

Apakah Anda selalu disibukkan dengan jadwal kegiatan yang padat setiap harinya? Jika ya, Anda harus cermat dalam memilah-milah cara apa yang tepat untuk menjaga kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit. Selain dengan istirahat yang cukup dan makan teratur, sebaiknya juga imbangi dengan konsumsi zinc dan vitamin C. Mengapa harus bersamaan? Apakah ini ada kaitannya dengan proses penyerapan vitamin C? Simak semua jawabannya dalam ulasan berikut ini.

Pentingnya membarengi konsumsi zinc dan vitamin C

Karena padatnya aktivitas yang harus Anda jalani setiap hari, Anda harus menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah sakit. Terlebih bila pola makan Anda tidak teratur, ada kemungkinan satu atau dua zat gizi dalam tubuh tidak tercukupi.

Kondisi inilah yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah kesehatan, termasuk melemahnya sistem kekebalan tubuh. Kemudian, ini akan secara langsung berpengaruh pada aktivitas Anda sehari-hari. Contohnya bila Anda jatuh sakit, meski hanya flu atau batuk biasa, akhirnya menghambat kegiatan penting sehari-hari.

Tak perlu khawatir, di sinilah peran zinc dan vitamin C akan mengambil alih pertahanan tubuh Anda. Mengapa? Coba simak beberapa fungsi dari zinc dan vitamin C berikut ini:

Fungsi zinc

  • Mengatur fungsi sistem kekebalan tubuh
  • Mencegah serangan flu
  • Mencegah pneumonia atau infeksi sistem pernapasan lainnya

Fungsi vitamin C

  • Mencegah penurunan sistem kekebalan tubuh
  • Menurunkan risiko penyakit jantung
  • Mencegah komplikasi dari flu yang lebih parah, seperti pneumonia dan infeksi paru
  • Mempercepat penyembuhan dari infeksi atau radang

Setelah memahami betul fungsi dari zinc dan vitamin C, bisa disimpulkan bahwa kombinasi dari kedua zat gizi ini akan sangat membantu dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh Anda setiap harinya.

Kenapa perlu zinc untuk membantu penyerapan vitamin C?

Kebanyakan orang hanya mengutamakan sumber asupan vitamin C, tanpa memerhatikan asupan zinc. Padahal, zinc bisa membantu penyerapan vitamin C dengan baik bila dimakan atau diminum secara bersamaan.

Pasalnya, menurut European Journal of Immunology, zinc dalam tubuh berguna untuk mengaktifkan sel T (limfosit T). Sel T sendiri bekerja dalam tubuh melalui dua cara. Cara pertama yaitu mengendalikan respon imun. Yang kedua, menyerang sel yang membawa kuman penyakit. Maka, jika tubuh kekurangan zinc sistem kekebalan tubuh Anda pun ikut terganggu.

American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa orang yang kekurangan zinc akan mudah terserang berbagai macam patogen (bibit penyakit) yang akhirnya menyebabkan penyakit.

Sementara itu, menurut penelitian dalam World Journal of Gastrointestinal Pathophisiology, kekurangan zinc bisa memengaruhi sistem pencernaan Anda. Dengan sistem pencernaan yang tidak optimal, tentu saja penyerapan zat gizi lainnya, termasuk vitamin C, jadi terganggu. Ya, para ahli telah mengaitkan kekurangan zinc dalam taraf sedang (moderate) dengan gangguan penyerapan makanan.

Karena itu, Anda juga perlu mencukupi asupan zinc harian agar tubuh bisa menyerap vitamin C dengan maksimal. Percuma saja Anda memasok vitamin C banyak-banyak di dalam tubuh bila tidak bisa diserap. Akhirnya vitamin C justru akan dibuang lagi oleh tubuh melalui urine.

Apa saja sumber zinc dan vitamin C?

Ada banyak makanan sumber zinc dan vitamin C yang bisa dengan mudah Anda temui sehari-hari. Sumber makanan dengan kandungan vitamin C tinggi misalnya jeruk, jambu biji, pepaya, kiwi, stroberi, nanas, mangga, brokoli, dan kembang kol. Sedangkan sumber makanan yang kaya akan zinc yakni daging sapi, kacang panjang, kacang polong, kacang pecan, bayam, daging ayam atau bebek, serta berbagai macam makanan laut.

Namun, apabila Anda tidak bisa mengonsumsi vitamin C dan zinc sekaligus dalam satu waktu, masih ada alternatif lain yang bisa Anda lakukan. Penuhi kebutuhan zinc dan vitamin C dalam tubuh dengan minum suplemen Redoxon.

Pasalnya, Redoxon mengandung kombinasi vitamin C dan zinc (double action formula) yang dapat membantu memelihara daya tahan tubuh dan memenuhi nutrisi yang Anda butuhkan selama berpuasa. Jangan lupa untuk selalu baca aturan pakai sebelum minum Redoxon, ya!

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Benefits of Vitamin C. https://www.webmd.com/diet/features/the-benefits-of-vitamin-c#1 Diakses pada 23 April 2018.

What Are The Health Benefits of Zinc? https://www.medicalnewstoday.com/articles/263176.php Diakses pada 23 April 2018.

Can I Take Zinc and Vitamin C at the Same Time? https://www.livestrong.com/article/546484-can-i-take-zinc-vitamin-c-at-the-same-time/ Diakses pada 23 April 2018.

A combination of high-dose vitamin C plus zinc for the common cold –  2012;40(1):28-42.

Skrovanek S, DiGuilio K, Bailey R, et al. Zinc and gastrointestinal diseaseWorld Journal of Gastrointestinal Pathophysiology. 2014;5(4):496-513. doi:10.4291/wjgp.v5.i4.496.

Zinc. https://www.emedicinehealth.com/zinc-page2/vitamins-supplements.htm. Diakses 24 April 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x