3 Jenis Ikan Paling Sehat untuk Disantap (Rasanya Juga Lezat, Lho!)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/12/2018
Bagikan sekarang

Ikan adalah makanan laut yang dianjurkan untuk masuk dalam menu makan sehari-hari. Bahkan, menurut American Heart Association (AHA), makan ikan dua kali seminggu bisa menurunkan risiko stroke. AHA juga merekomendasikan untuk mengonsumsi 3,5 gram ikan yang tidak digoreng setiap porsinya. Akan tetapi, di antara sekian banyak jenisnya, ada beberapa ikan paling sehat untuk dikonsumsi.

Jenis ikan paling sehat untuk kesehatan

makanan yang mengandung DHA

1. Salmon

Semua jenis salmon mengandung asam lemak omega 3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Selain asam lemak omega 3, salmon juga termasuk sumber vitamin D dan kalsium yang baik untuk menunjang kesehatan tulang.

Salmon juga mengandung selenium yang membantu mendukung metabolisme tubuh. Tak hanya itu, kandungan vitamin B12 yang terdapat pada salmon juga sangat baik untuk kesehatan otak dan tubuh Anda.

Namun, salmon yang ditangkap secara liar ternyata jauh lebih sehat dibandingkan dengan salmon yang dibudidayakan sendiri. Salmon yang lepas bebas di lautan mengandung lebih banyak omega 3, vitamin, dan mengandung lebih sedikit lemak jenuh.

2. Sarden

Sarden termasuk ikan berminyak yang kaya akan nutrisi. Dalam ikan sarden terkandung kalsium, zat besi, selenium, protein, vitamin B12, dan asam lemak omega 3. Selain itu, sarden juga termasuk salah satu sumber kalsium dan vitamin D alternatif yang sangat baik untuk Anda yang memiliki alergi susu atau intoleransi laktosa.

Meski lebih sehat jika dikonsumsi dalam bentuk segar, Anda pasti lebih kenal dengan sarden kalengan yang ada di supermarket. Sebelum membeli sarden kalengan, Anda harus membaca label kemasan dengan hati-hati. Pastikan kandungan minyak tambahan dan natriumnya tidak terlalu berlebihan.

3. Tuna

Tuna termasuk salah satu ikan yang kaya akan protein, asam lemak omega 3, dan selenium. Tuna mengandung mineral selenium dalam bentuk selenoneine. Bentuk selenium ini memegang peranan penting dalam kesehatan yaitu antioksidan dan melindungi sel darah merah dari kerusakan radikal bebas. Selain itu, selenium juga ternyata mampu mengikat senyawa merkuri di dalam tubuh ikan sehingga mengurangi bahayanya jika dikonsumsi oleh manusia.

Tidak semua tuna mengandung merkuri yang tinggi. Namun, tetap saja wanita hamil, ibu menyusui, bayi, dan anak-anak cenderung lebih rentan terhadap merkuri yang dapat merusak perkembangan sistem saraf. Oleh karenanya, porsinya perlu dibatasi yaitu sekitar dua porsi ikan per minggu.

Pilihlah tuna kalengan karena memiliki lebih sedikit merkuri dibandingkan dengan tuna segar atau beku. Selain itu, dibandingkan dengan tuna putih kalengan (albacore), pilihlah light canned tuna karena mengandung lebih sedikit merkuri.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Intip 5 Tips Membuat Sushi yang Sehat dan Lezat

Sushi memang lezat dan menyehatkan bila disajikan dengan cara yang benar. Lantas, bagaimana tips membuat sushi yang sehat dan lezat? Berikut tipsnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Sushi? Simak Penuturan Ahli Berikut Ini

Makanan mentah, seperti sushi menjadi pantangan untuk ibu hamil. Lantas, apakah ibu menyusui juga tidak boleh makan sushi? Yuk, cari tahu di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Menyusui 26/09/2019

Benarkah DNA Ikan Salmon Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Ikan salmon menyehatkan karena mengandung nutrisi penting yang baik untuk tubih. Namun, katanya manfaat salmon juga baik agar kulit senantiasa awet muda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Mana yang Lebih Bergizi: Ikan Laut Atau Air Tawar?

Baik ikan air tawar dan ikan laut sama-sama mudah diolah dan enak disantap. Namun, adakah perbedaan nilai gizi di antara keduanya? Mana yang lebih tinggi?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 26/04/2019

Direkomendasikan untuk Anda

resep sarden

3 Resep Olahan Sarden Kalengan agar Lebih Menyehatkan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
ikan tilapia

4 Manfaat Ikan Tilapia (Ikan Nila) untuk Kesehatan Anda

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 10/03/2020
ikan untuk asam urat

Jenis Ikan yang Boleh Dikonsumsi untuk Penderita Asam Urat

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 28/02/2020
anak makan sushi

Kapan Si Kecil Boleh Makan Sushi?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21/10/2019