Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

4 Manfaat Ikan Patin (Ikan Dori) untuk Kesehatan

4 Manfaat Ikan Patin (Ikan Dori) untuk Kesehatan

Ikan patin dikenal juga dengan sebutan ikan dori. Ikan ini jadi favorit makanan orang Indonesia karena hampir tak berduri dan tentunya bisa dijadikan lauk makan nasi. Namun, tahukah Anda apa saja manfaat ikan patin? Cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini!

Ikan dori sama dengan ikan patin

manfaat ikan patin dori resep

Mendengar ikan dori, pasti terbayangkan sosok ikan biru yang ada di film kartun Finding Nemo.

Sebenarnya, ikan yang ada dalam film fiksi tersebut berbeda dengan ikan dori yang selama ini Anda konsumsi.

Faktanya, ikan biru dengan nama latin Paracanthurus hepatus adalah jenis ikan herbivora yang hidup di area terumbu karang.

Ciri khas dari ikan ini adalah memiliki duri yang tajam dan itulah sebabnya ikan ini tergolong berbahaya.

Jadi, banyak yang salah memahami bahwa ikan biru ini adalah dori. Padahal, dori adalah nama ikan biru yang ada di film kartun, bukan jenis ikannya.

Ikan dori adalah sebutan lain untuk kan patin. Ikan dengan nama latin Pangasius sp. yang cukup umum dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Akan tetapi, menjadi lebih populer karena menjadi bahan utama dari makanan khas Inggris, yakni fish and chips.

Ikan pari sendiri memiliki tekstur yang lembut dan hampir tak berduri sehingga banyak disukai.

Kandungan zat gizi

Selain teksturnya yang empuk, ikan dori mengandung berbagai zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh.

Menurut data Panganku yang dikelola oleh Kemenkes RI, per 100 gram ikan patin segar mengandung zat gizi berikut ini.

  • Energi: 132 kkal.
  • Protein: 17,0 gram (g).
  • Lemak: 6,6 g.
  • Karbohidrat: 1,1 gr.
  • Kalsium: 31 miligram (mg).
  • Fosfor: 173 mg.
  • Zat besi: 1,6 mg.
  • Natrium: 77 mg.
  • Kalium: 346,0 mg.
  • Tembaga: 0,70 mg.
  • Zink: 0,8 mg.
  • Beta-karoten: 7 mcg.
  • Thiamin (vitamin B1): 0,20 mg.
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,03 mg.
  • Niasin (vitamin B3): 1,7 mg.

Manfaat ikan patin (ikan dori) untuk kesehatan

manfaat ikan patin dori resep

Berdasarkan zat gizinya, berikut adalah berbagai manfaat ikan patin untuk kesehatan tubuh.

1. Mendukung perbaikan sel yang rusak

Sudah bukan rahasia jika ikan menjadi sumber makanan kaya protein, termasuk ikan patin.

Kandungan protein dalam ikan patin memberikan banyak manfaat, yang paling utama adalah memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Setiap hari sel-sel di tubuh Anda akan mengalami kerusakan. Nah, sel yang rusak ini akan diganti dengan sel baru dan terjaga fungsinya. Begitu juga dengan jaringan maupun organ yang ada di dalam tubuh.

Jika Anda sedang sakit, makanan berprotein ini bisa membantu mempercepat proses pemulihan tubuh.

Asupan protein dari ikan patin memberikan manfaat tersebut, ditambah dengan beberapa kegunaan berikut ini.

  • Membuat Anda merasa sehat dan energik menjalani berbagai aktivitas.
  • Mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak dan menjaga kesehatan lansia.
  • Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut, dan otot.
  • Mempertahankan massa tubuh tanpa lemak saat menjalani diet sehat.

2. Menjaga tekanan darah tetap stabil

Kandungan kalium pada ikan patin cukup tinggi ketimbang mineral atau vitamin. Mineral dari ikan patin ini memberikan manfaat bagi tubuh dengan menjaga menjaga tekanan darah.

Ini karena kalium pada ikan dori dapat mengurangi efek natrium yang masuk ke tubuh. Semakin banyak makanan kaya kalium yang Anda konsumsi, semakin banyak pula natrium akan hilang dalam urin.

Seperti yang Anda tahu, natrium dapat meningkatkan tekanan darah. Jika asupannya tinggi, Anda berisiko mengalami hipertensi, atau bisa juga memicu kambuhnya gejala pada pengidap hipertensi.

Adanya kalium bisa menyeimbangkan kadar natrium sehingga hipertensi dan berbagai komplikasinya bisa dicegah.

Kalium juga membantu meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah. Manfaat ini membantu menurunkan tekanan darah lebih lanjut.

Perlu Anda Waspadai

Kalium dapat berbahaya bagi pasien dengan penyakit ginjal, kondisi apa pun yang memengaruhi cara tubuh menangani kalium, atau mereka yang mengonsumsi obat tertentu. Jadi, asupannya perlu diperhatikan.

3. Menyehatkan tulang

Selain sumber protein, ikan patin juga memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan tulang. Ini karena ada kandungan fosfor dan kalsium di dalamnya.

Fosfor adalah komponen penting penyusun tulang dan gigi. Begitu juga dengan kalsium yang mendukung kekuatan dan pertumbuhan tulang.

Tulang sendiri membentuk dan menunjang tubuh, mendukung pergerakan, serta tempat menyimpan berbagai mineral penting.

Dengan menjaga kesehatan tulang, menghindari Anda dari masalah tulang di kemudian hari, seperti patah tulang atau osteoporosis.

Di samping fungsi utamanya, fosfor juga mengaktifkan enzim, mengatur gen, dan menjadi bagian dari struktur membran sel. Sementara kalsium membantu proses penggumpalan darah dan menjaga fungsi saraf.

4. Menurunkan kadar kolesterol

Niasin atau vitamin B3 yang kandungannya cukup tinggi dibanding jenis vitamin B lainnya pada ikan dori. Vitamin ini digunakan oleh tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi.

Di samping itu, vitamin B membantu menjaga kesehatan sistem saraf, sistem pencernaan, dan kulit.

Menurut situs Mayo Clinic, konsumsi niasin dalam bentuk suplemen dapat membantu mengontrol kadar kolesterol.

Potensi ini didapat dari mekanisme niasin dalam meningkatkan kadar kolesterol high-density lipoprotein (HDL), yang Anda kenal juga dengan sebutan kolesterol baik.

Peningkatan HDL bisa mencegah terjadinya kadar kolesterol tinggi yang erat kaitannya dengan penyakit jantung. Anda bisa memperoleh manfaaat ikan dori ini secara optimal dengan tidak menggoreng ikan dalam minyak.


Ingin mendapatkan berat badan ideal?

Yuk konsultasikan masalahmu dengan ahli gizi atau berbagi tips bersama di Komunitas Berat Badan Ideal!


Resep olahan ikan patin (dori) di rumah

manfaat ikan patin

Kepopuleran ikan dori di kalangan remaja salah satunya berasal dari makanan fish and chips. Tidak harus selalu membelinya, makanan ini juga bisa Anda buat sendiri.

Tentunya dengan bahan utama ikan patin yang kaya manfaat. Untuk membuatnya, perhatikan langkah-langkahnya berikut ini.

1. Siapkan berbagai bahan yang diperlukan

Penting untuk menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan sehingga nanti Anda tinggal mengolah, tidak lagi mencari-cari bahan yang kadang tidak ada di rumah.

Bahan utama yang dibutuhkan

  • 300 gram tepung terigu
  • ½ sendok teh garam
  • ½ sendok teh lada
  • 150 gram filet ikan patin jambal
  • ½ buah lemon yang diperas
  • 1 cangkir air
  • 250 gram minyak goreng

Bahan saus lemon

  • 1 botol mayones
  • ½ buah jeruk lemon
  • 2 siung bawang putih
  • Seledri secukupnya, cacah halus

Bahan lainnya

  • 50 gram brokoli
  • 50 gram kentang dipotong kecil

2. Cara mengolah fish dan chips

Ikuti langkah-langkah mengolah ikan patin menjadi fish and chips ini.

  • Campurkan bahan-bahan seperti mayones, perasan lemon, garam, lada, bawang putih, dan seledri.
  • Panaskan 1 sendok teh minyak, tambahkan air sedikit lalu aduk rata hingga mengental.
  • Campurkan 150 gram tepung, garam, lada, lemon, dan 1/2 cangkir air.
  • Masukkan ikan patin yang sudah dibersihkan dan direndam ke dalam adonan basah.
  • Masukkan ikan patin yang sudah dilapisi dengan adonan basah ke dalam wadah 150 gram tepung kering.
  • Balur ikan dengan tepung kering, bolak balik potongan ikan agar tepung kering menempel.
  • Goreng hingga kuning kecoklatan, angkat serta tiriskan.
  • Rebus brokoli dan kentang sampai matang, sajikan di samping ikan dan saus tartar.

Meski enak, pengolahan ini membuah ikan patin mengandung lebih banyak lemak sehingga kurang sehat.

Jadi, jangan keseringan mengonsumsinya. Lebih baik Anda memasak ikan dengan cara yang lebih sehat, seperti dikukus atau direbus.

Dengan begitu, manfaat ikan patin tetap didapat tanpa menimbulkan masalah kesehatan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Thurston, A. (n.d.). Paracanthurus hepatus (flagtail surgeonfish). Animal Diversity Web. Retrieved June 3, 2022, from https://animaldiversity.org/accounts/Paracanthurus_hepatus/

Ikan Patin, Segalanya Kamu harus Tahu Tentang Patin. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. (n.d.). Retrieved June 3, 2022, from https://dkpp.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/ikan-patin-segalanya-kamu-harus-tahu-tentang-patin-73

Panganku. Kemenker RI. Retrieved June 3, 2022, from https://www.panganku.org/id-ID/view (keyword: ikan patin, segar)

How potassium can help control high blood pressure. www.heart.org. (2022, April 14). Retrieved June 3, 2022, from https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/changes-you-can-make-to-manage-high-blood-pressure/how-potassium-can-help-control-high-blood-pressure

Robinson, L. (2022, February 8). Choosing healthy protein. HelpGuide.org. Retrieved June 3, 2022, from https://www.helpguide.org/articles/healthy-eating/choosing-healthy-protein.htm

Increasing dietary calcium. Cleveland Clinic. (n.d.). Retrieved June 3, 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/16297-increasing-calcium-in-your-diet

U.S. Department of Health and Human Services. (n.d.). Office of dietary supplements – phosphorus. NIH Office of Dietary Supplements. Retrieved June 3, 2022, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Phosphorus-HealthProfessional/

Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2020, November 12). Niacin. Mayo Clinic. Retrieved June 3, 2022, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-niacin/art-20364984

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 5 days ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan