Manfaat Jeruk Limau, dari Menurunkan Berat Badan Hingga Cegah Kanker

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Jeruk limau umumnya dijadikan pelengkap bumbu kacang di siomay. Selain memiliki citarasa khas, kecut, dan pahit, buah satu ini juga memiliki  aroma segar yang menggoda. Tak hanya itu, jeruk limau ternyata juga memiliki segudang manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, simak berbagai manfaat jeruk limau di bawah ini.

Berbagai manfaat jeruk limau

Jeruk limau adalah salah satu buah citrus yang sering digunakan sebagai penambah rasa dalam makanan. Buah satu ini paling umum digunakan dalam masakan Meksiko, Vietnam, dan Thailand.

Jeruk limau mengandung vitamin C yang berlimpah. Satu jeruk limau dengan diameter sekitar 5 cm sudah memenuhi  32 persen kebutuhan harian vitamin C Anda. Kandungan vitamin C dan berbagai nutrisi penting lainnya dalam jeruk limau membuat buah satu ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Berikut berbagai manfaat jeruk limau yang perlu Anda ketahui:

1. Meremajakan kulit

perawatan kulit malam hari

Berbagai senyawa yang terkandung dalam jeruk limau menjadikannya pilihan yang tepat untuk perawatan kulit. Ya, kandungan vitamin C dan flavonoid yang berlimpah dalam buah yang satu ini dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit, seperti melawan radikal bebas penyebab peradangan, mencerahkan kulit, dan mengurangi bekas kerutan di wajah. Tak hanya itu, vitamin C juga merupakan vitamin penting yang membantu memproduksi kolagen agar kulit lebih lembut dan kenyal.

Meski limau bermanfaat untuk kulit, jangan sembarangan menggunakan buah yang satu ini. Jeruk limau tidak boleh dioleskan langsung ke kulit karena dapat menyebabkan iritasi. Terutama jika Anda memiliki kulit yang sensitif. Alih-alih mendapatkan kulit yang mulus dan bersih, hal ini justru membuat kulit Anda semakin rusak.

Pada dasarnya semua buah citrus akan membuat kulit Anda menjadi lebih sensitif terhadap matahari. Limau dapat memicu jenis ruam yang parah yang disebut phytophotodermatitis. Phytophotodermatitis sendiri merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika bahan kimia yang terkandung dalam jenis tanaman tertentu menyebabkan kulit terbakar atau meradang saat kena sinar matahari.

2. Melancarkan pencernaan

enzim pada pencernaan

Kandungan flavonoid dalam limau juga membantu meningkatkan produksi enzim yang diperlukan untuk mengurai makanan dalam tubuh. Tubuh pun jadi tak perlu menimbun terlalu banyak sisa racun dan makanan. Sifat asam yang dimiliki limau juga meningkatkan sekresi air liur untuk memecah makanan agar dapat dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan.

Manfaat ini tentu baik untuk orang-orang yang sering mengalami sembelit.  Namun, jangan selalu gunakan limau guna terus menguras perut dan memperlancar pencernaan Anda. Bisa-bisa, Anda malah jadi mulas berlebihan. Selain itu, jika Anda memiliki GERD, meminum  segelas air hangat yang sudah dicampur dengan 2 sendok teh perasan limau dan madu 30 menit sebelum makan dapat membantu mencegah kekambuhan gejala asam lambung naik.

3. Membantu menurunkan berat badan

berat badan sulit turun

Siapa yang tidak ingin menurunkan beberapa kilogram atau mempertahankan berat badan yang ideal? Sayangnya, menurunkan berat badan lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Jangan berkecil hati, karena salah satu manfaat jeruk limau yang paling dicari adalah membantu menurunkan berat badan. Kandungan asam sitrat dalam limau dapat meningkatkan metabolisme tubuh, membakar lebih banyak kalori, dan menyimpan lebih sedikit lemak.

Namun, jangan berharap bahwa limau dapat berperan seperti obat ajaib yang secara langsung dapat menurunkan berat badan. Pasalnya, manfaat jeruk limau satu ini tak akan berarti jika Anda tidak mengimbanginya dengan olahraga teratur dan menjaga pola makan. Ya, aktif bergerak setiap hari dan mengontrol porsi makan secara teratur adalah dua hal penting untuk mengontrol serta menurunkan berat badan.  

4. Meningkatkan sistem imun tubuh

makanan sehat kunci kesehatan mental

Makanan yang tinggi vitamin C dan antioksidan lainnya dapat membantu sistem kekebalan tubuh melawan kuman yang menyebabkan pilek atau flu, termasuk jeruk limau dan buah citrus lainnya.  Vitamin C dapat membantu sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan lebih banyak sel sehat yang dapat membunuh mikroba dan melindungi tubuh terhadap penyakit.

5. Menjaga kesehatan jantung

mencegah penyakit jantung keturunan

Jeruk limau mengandung magnesium dan kalium yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung. Kalium secara alami dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah, yang mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Selain itu, kandungan vitamin C dalam limau juga sering dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, meskipun nutrisi lain yang umum dalam buah dan sayuran, seperti kandungan serat, juga dianggap berperan.

Dalam sebuah penelitian pada hewan yang diterbitkan dalam jurnal Atherosclerosis ARYA, perasan jeruk limau dan kulitnya terbukti mengurangi lapisan lemak yang ditemukan pada arteri koroner. Adanya lapisan lemak ini merupakan indikator penumpukan plak dan penyakit kardiovaskular.

Sebuah studi lain juga menunjukkan bahwa seseorang yang kekurangan vitamin C lebih mungkin untuk terkena penyakit stroke. 

6. Mencegah kanker

kulit sehat agar awet muda

Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tak terkendali dan dapat berkembang di berbagai bagian tubuh termasuk payudara, paru-paru, dan ginjal. Rutin minum air limau dapat mengurangi risiko terkena kanker dan membantu Anda melawan penyakit ini.

Kandungan antioksidan dalam jeruk limau juga dapat meningkatkan pertumbuhan sel yang sehat dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh Anda dalam melawan sel kanker.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 28/05/2020 . 14 menit baca

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Tahukah Anda jika cara makan sayuran dan penyajiannya tidak tepat, membuat sayur jadi sulit dicerna tubuh. Simak tips berikut untuk mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 27/05/2020 . 4 menit baca

Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Studi menunjukkan manfaat makan buah rutin bisa untuk menurunkan risiko penyakit Alzheimer. Namun, benarkah demikian? Yuk, ulas lebih dalam di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Saraf, Health Centers 27/05/2020 . 4 menit baca

Langsung Minum Jus Buah Saat Berbuka Puasa, Boleh atau Tidak?

Nikmat memang minum jus buah untuk meredakan dahaga saat berbuka puasa. Namun, amankah jika langsung minum jus buah saat berbuka?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 18/05/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 5 menit baca
diet south beach

Mengulik Serba-Serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . 5 menit baca
cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . 7 menit baca