5 Kelebihan Susu Almond Dibanding Susu Lainnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/03/2020
Bagikan sekarang

Kurang lebih sejak tahun 2014 lalu, susu almond menjadi tren gaya hidup sehat di kalangan masyarakat masa kini. Susu almond telah menjadi “pengganti” susu sapi yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Tapi kadang (dan mungkin selalu) muncul pertanyaan, “Memang apa kelebihan susu almond dibanding susu sapi?”

Jika Anda seorang vegan, tidak suka susu, atau sensitif terhadap susu, susu almond adalah alternatif yang baik untuk gaya hidup sehat Anda.

Tahun 2015 kemarin, TIME membuat sebuah polling yang melibatkan 5 ahli kesehatan tentang pandangan mereka terhadap manfaat susu almond. 4 dari 5 ahli kesehatan tersebut setuju kalau susu almond memiliki manfaat lebih dan mengandung banyak nutrisi yang tidak dimiliki oleh susu lain.

Apa keunggulan susu almond dibanding susu lain?

Susu almond dianggap sebagai pilihan yang jelas untuk para vegan dan orang-orang yang alergi laktosa. Selain itu, kandungan kalori susu almond 50% lebih rendah dibandingkan susu sapi, kata Kristin Kirkpatrick, ahli diet dan manajer layanan nutrisi kesehatan di Cleveland Clinic’s Wellness Institute.

“Susu almond memiliki manfaat bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan, karena ia bukan produk hewani, ia tidak memiliki kolesterol,” paparnya.

Di tengah kepopuleran susu almond, ada yang perlu Anda perhatikan dan catat. Susu almond tidak memiliki banyak protein atau kalsium untuk menjadi pengganti susu sapi sepenuhnya. Satu gelas susu almond hanya memiliki 1 gram protein bila dibandingkan susu sapi yang memiliki 8 gram. Selain itu kandungan kalsiumnya 2 miligram bila dibandingkan kandungan kalsium susu sapi yang mengandung 300 miligram.

Alicia Romano, ahli diet dari Frances Stern Nutrition Center di Tufts Medical Center, mengatakan, “Tidak seperti susu sapi dan susu kedelai, susu almond secara alami mengandung protein yang rendah.”

Mungkin sedikit aneh, tapi sebenarnya 1 ons kacang mengandung 6 gram. Tapi karena akhirnya menjadi susu, yang kebanyakan adalah air, banyak nutrisi kacang almond yang kemudian menghilang.

Susu almond yang dijual di pasaran memang mulai banyak. Tapi sebelum Anda membelinya, pastikan dulu dalam labelnya kalau susu almond yang Anda beli memiliki bahan-bahan nutrisi tambahan lainnya dan tidak mengandung pengawet yang buruk. Kalau Anda lebih memutuskan untuk membuatnya sendiri, silakan. Karena memang untuk membuatnya pun cukup mudah!

8 manfaat mengkonsumsi susu almond

Ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa kita dapat bila mengkonsumsi susu almond. Berikut 5 manfaat yang bisa Anda peroleh :

1. Menyehatkan jantung

Susu almond tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh. Kandungan sodiumnya juga rendah dan lemak sehatnya tinggi (seperti asam lemak omega, seperti ditemukan pada ikan), yang membantu mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

2. Membantu menurunkan berat badan

1 gelas susu almond mengandung hanya 39 kalori, setengah dari kalori yang tedapat pada susu skim sapi. Susu almond membantu Anda mengurangi atau menjaga berat badan sehat Anda.

3. Tulang jadi lebih kuat

Meskipun pada awalnya tidak mengandung banyak kalsium dan vitamin D seperti dalam susu sapi, tapi susu almond yang diperkaya dengan kalsium dan vitamin D justru memiliki kandungan kalsium dan vitamin D yang lebih dari susu sapi. Ini membuat susu almod baik untuk mengurangi risiko osteoporosis serta meningkatkan kesehatan tulang dan gigi.

4. Mengurangi risiko diabetes

Susu almond (tanpa bahan tambahan) memiliki karbohidrat rendah, yang berarti ia tidak langsung meningkatkan kadar gula darah Anda secara signifikan, sehingga mengurangi risiko terkena diabetes. Ini karena susu almond mengandung indeks glikemik rendah, dan tubuh Anda akan menggunakan karbohidrat sebagai energi, jadi gula tidak disimpan sebagai lemak!

5. Tidak mengandung laktosa

Orang yang mengidap intoleransi laktosa kesulitan mencerna gula dalam susu sapi. Jika Anda sering sakit perut atau diare setelah minum susu, mungkin Anda juga mengidap intoleransi laktosa. Jika demikian, susu almond lebih cocok dikonsumsi oleh Anda sebagai pengganti susu sapi, karena ia tidak mengandung laktosa.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

    Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
    Hari Raya, Ramadan 21/05/2020

    Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

    Baru-baru ini masyarakat dikejutkan dengan foto Adele yang terlihat langsing di akun Instagramnya. Nyatanya, penyanyi terkenal ini menjalani sirtfood diet.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Manfaat Masak Sendiri bagi Kesehatan Fisik dan Mental

    Saat mengakhiri hari yang sibuk, makan di luar rasanya menjadi pilihan tercepat dan mudah, padahal masak makanan sendiri punya banyak manfaat lho.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

    Mana yang Lebih Sehat, Susu Hangat atau Susu Dingin?

    Susu dipenuhi nutrisi yang tentunya memberi banyak manfaat bagi tubuh. Namun, mana yang lebih sehat, susu hangat atau susu dingin?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Nutrisi, Hidup Sehat 03/05/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    karbohidrat untuk diet

    7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

    Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

    10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    diagnosis hiv

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020