Kurang lebih sejak tahun 2014 lalu, susu almond menjadi tren gaya hidup sehat di kalangan masyarakat masa kini. Susu almond telah menjadi “pengganti” susu sapi yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Tapi kadang (dan mungkin selalu) muncul pertanyaan, “Memang apa kelebihan susu almond dibanding susu sapi?”

Jika Anda seorang vegan, tidak suka susu, atau sensitif terhadap susu, susu almond adalah alternatif yang baik untuk gaya hidup sehat Anda.

Tahun 2015 kemarin, TIME membuat sebuah polling yang melibatkan 5 ahli kesehatan tentang pandangan mereka terhadap manfaat susu almond. 4 dari 5 ahli kesehatan tersebut setuju kalau susu almond memiliki manfaat lebih dan mengandung banyak nutrisi yang tidak dimiliki oleh susu lain.

Apa keunggulan susu almond dibanding susu lain?

Susu almond dianggap sebagai pilihan yang jelas untuk para vegan dan orang-orang yang alergi laktosa. Selain itu, kandungan kalori susu almond 50% lebih rendah dibandingkan susu sapi, kata Kristin Kirkpatrick, ahli diet dan manajer layanan nutrisi kesehatan di Cleveland Clinic’s Wellness Institute.

“Susu almond memiliki manfaat bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan, karena ia bukan produk hewani, ia tidak memiliki kolesterol,” paparnya.

Di tengah kepopuleran susu almond, ada yang perlu Anda perhatikan dan catat. Susu almond tidak memiliki banyak protein atau kalsium untuk menjadi pengganti susu sapi sepenuhnya. Satu gelas susu almond hanya memiliki 1 gram protein bila dibandingkan susu sapi yang memiliki 8 gram. Selain itu kandungan kalsiumnya 2 miligram bila dibandingkan kandungan kalsium susu sapi yang mengandung 300 miligram.

Alicia Romano, ahli diet dari Frances Stern Nutrition Center di Tufts Medical Center, mengatakan, “Tidak seperti susu sapi dan susu kedelai, susu almond secara alami mengandung protein yang rendah.”

Mungkin sedikit aneh, tapi sebenarnya 1 ons kacang mengandung 6 gram. Tapi karena akhirnya menjadi susu, yang kebanyakan adalah air, banyak nutrisi kacang almond yang kemudian menghilang.

Susu almond yang dijual di pasaran memang mulai banyak. Tapi sebelum Anda membelinya, pastikan dulu dalam labelnya kalau susu almond yang Anda beli memiliki bahan-bahan nutrisi tambahan lainnya dan tidak mengandung pengawet yang buruk. Kalau Anda lebih memutuskan untuk membuatnya sendiri, silakan. Karena memang untuk membuatnya pun cukup mudah!

8 manfaat mengkonsumsi susu almond

Dikutip dari LifeHack.org ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa kita dapat bila mengkonsumsi susu almond. Berikut 8 manfaat yang bisa Anda peroleh :

  1. Menyehatkan jantung

Susu almond tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh. Kandungan sodiumnya juga rendah dan lemak sehatnya tinggi (seperti asam lemak omega, seperti ditemukan pada ikan), yang membantu mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

  1. Membantu menurunkan berat badan

1 gelas susu almond mengandung hanya 60 kalori, berbeda dengan susu sapi yang mengandung 146 kalori, 122 kalori dalam 2%, 102 kalori dalam 1%, 85 kalori dalam skim. Susu almond membantu Anda mengurangi atau menjaga berat badan sehat Anda.

  1. Tulang jadi lebih kuat

Meskipun tidak mengandung banyak kalsium seperti dalam susu sapi, susu almond memberikan 30% manfaat kalsium sehari-hari, juga 25% manfaat vitamin D yang mengurangi risiko arthritis, osteoporosis, dan meningkatkan fungsi imun. Ia juga meningkatkan kesehatan tulang dan bentuk gigi.

  1. Mengurangi risiko diabetes

Susu almond (tanpa bahan tambahan) memiliki karbohidrat rendah, yang berarti ia tidak langsung meningkatkan kadar gula darah Anda secara signifikan, sehingga mengurangi risiko terkena diabetes. Ini karena susu almond mengandung indeks glikemik rendah, dan tubuh Anda akan menggunakan karbohidrat sebagai energi, jadi gula tidak disimpan sebagai lemak!

  1. Menjaga kesehatan kulit

Susu almond mengandung 50% jumlah vitamin E, yang mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit, seperti melindungi kulit dari kerusakan karena paparan cahaya matahari.

  1. Membantu memperkuat otot dan penyembuhan

Meski hanya mengandung 1 gram protein setiap gelasnya, ia mengandung banyak vitamin B seperti zat besi dan riboflavin, yang keduanya penting untuk pertumbuhan otot kuat dan penyembuhan.

  1. Tidak mengandung laktosa

Orang yang mengidap intoleransi laktosa kesulitan mencerna gula dalam susu sapi. Jika Anda sering sakit perut atau diare setelah minum susu, mungkin Anda juga mengidap intoleransi laktosa. Jika demikian, susu almond lebih cocok dikonsumsi oleh Anda sebagai pengganti susu sapi, karena ia tidak mengandung laktosa.

  1. Memperlancar pencernaan

Susu almond mengandung hampir 1 gram serat per gelas, yang sangat penting untuk pencernaan yang sehat!

Sumber
Yang juga perlu Anda baca