6 Menu Sarapan yang Malah Bisa Bikin Gemuk

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/09/2017 . 6 menit baca
Bagikan sekarang

Sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam satu hari. Tidak hanya sarapan memberikan Anda dorongan energi untuk memulai hari baru, tapi sarapan juga terkait dengan begitu banyak manfaat kesehatan — termasuk pengendalian berat badan dan mempersempit risiko diabetes serta penyakit jantung.

Tapi jika makin hari lingkar pinggang terasa makin melar, menu sarapan Anda mungkin pelakunya.

Menu sarapan yang bikin gemuk

Berikut adalah 6 menu sarapan umum yang bukannya membantu kemulusan jalannya diet, namun justru membuat celana jins favorit Anda terasa semakin sempit menyesakkan. Tak hanya itu, dilansir dari Men’s Fitness, Marie Spano, MS, RD, CSCS, CSSD, seorang ahli gizi olahraga terdaftar, mengatakan, “Jika Anda memulai hari dengan konsumsi makanan yang sarat dengan gula, terigu putih, dan lemak tak sehat, Anda akan merasa lebih cepat lemas, baik secara mental dan fisik.”

1. Sereal manis

Banyak orang yang berpikir bahwa sereal sarapan kemasan adalah pilihan yang bergizi untuk anak-anak dan orang dewasa. Sereal sarapan komersil sering mencantumkan jargon-jargon kesehatan klise, seperti “mengandung biji-bijian utuh”. Padahal, sereal ini sangat terproses rumit dalam pabrik sehingga hanya mengandung sedikit sisa dari gandum utuh.

Sereal sarapan juga mengandung banyak gula. Bahkan, gula merupakan bahan yang biasanya berada di urutan pertama atau kedua dalam daftar komposisi. Semakin tinggi urutan suatu bahan dalam daftar komposisi, semakin besar kuantitas yang digunakan. Sereal sarapan kemasan pada umumnya bisa mengandung hingga sekitar 20 gram atau lebih gula dalam satu porsi penyajian. Sereal sarapan “sehat”, seperti granola dan energy bar kemasan, juga tak luput dari sasaran. Asupan gula tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kondisi kesehatan kronis lainnya.

2. Pancake

Pancake adalah pilihan favorit keluarga untuk menu sarapan akhir pekan. Pancake mengandung susu dan telur, yang jika diolah dengan tepat dapat membantu upaya pemangkasan lemak sekitar perut. Namun pancake diolah dengan cara yang agak berbeda, dalam rangka mencapai bentuk dan tekstur uniknya.

Meskipun kadar protein dalam protein masih lebih tinggi daripada menu sarapan lainnya, bahan utama pancake adalah tepung terigu putih. Banyak peneliti percaya bahwa terigu halus prosesan berperan penting terhadap resistensi insulin dan diabetes.

Selain itu, pancake biasa ditemani dengan guyuran sirup gula atau selai cokelat dan taburan gula halus, yang berisi sirup jagung tinggi fruktosa. Sirup jagung berfruktosa tinggi dapat menyebabkan peradangan yang mendorong resistensi insulin, yang juga dapat menyebabkan kondisi pradiabetes atau diabetes tipe 2.

3. Omelet

Telur adalah salah satu makanan sehat yang Anda bisa makan tanpa rasa bersalah. Telur kaya protein berkualitas tinggi, lemak sehat, serta banyak vitamin dan mineral penting. Telur juga sangat mengenyangkan namun begitu rendah kalori, membuat telur sebagai pilihan menu makan yang sangat baik untuk diet Anda.

Tapi omelet dapat dengan cepat berbalik mengkhianati rencana penurunan berat badan Anda ketika Anda mengisinya dengan bersendok-sendok mentega, parutan keju, dan irisan daging berlemak.

Isi omelet Anda dengan irisan berbagai macam sayuran segar sebagai gantinya, yang bisa menambahkan asupan serat dan nutrisi.

4. Roti panggang dan sandwich

Roti panggang yang diolesi margarin saja mungkin tampak seperti pilihan menu sarapan yang baik jika dibandingkan dengan menu-menu lain di atas karena tidak mengandung gula maupun lemak jenuh. Namun, roti putih biasa pun dapat menjadi menu sarapan yang bisa bikin pinggang tambah melar karena dua alasan penting.

Pertama, produk roti putih yang dijual di pasaran terbuat hampir seluruhnya dari tepung terigu putih. Roti putih tinggi karbohidrat olahan dan rendah serat, oleh karena itu roti panggang dapat melonjakkan kadar gula darah Anda. Peningkatan gula darah mengarah pada kebiasaan ngemil sepanjang siang karena membuat Anda lebih cepat lapar, yang dapat membuat Anda memperoleh beberapa kilo tambahan sebagai gantinya.

Kedua, sebagian besar margarin olesan mengandung lemak trans, yang merupakan jenis yang lemak paling tidak sehat. Sampai saat ini belum ada penelitian yang berhasil menunjukkan lemak trans menyebabkan kerusakan tertentu, tapi yang pasti lemak trans sudah dijamin buruk bagi kesehatan. Ada sejumlah besar bukti bahwa lemak trans sangat bersifat meradang dan meningkatkan risiko berbagai jenis penyakit.

5. Kopi

“Kecuali Anda memiliki kepekaan terhadap kafein atau kondisi medis yang membuat Anda diwajibkan untuk tidak mengonsumsi kopi, kopi dapat menjadi menu sarapan yang lezat dan bermanfaat untuk meningkatkan mood dan fungsi otak Anda,” kata ahli kesehatan Dr. Lisa Davis, Wakil Presiden Scientific and Clinical Affairs di Medifast, dilansir dari Shape.

Apa yang Anda tambahkan ke dalam secangkir kopi Anda sangat berpengaruh. Gula, sirup berperisa, whipped cream, krimer dapat mengubah secangkir kopi hitam sederhana menjadi ramuan yang bikin gemuk. Misalnya, mengonsumsi vanilla latte hangat ukuran grande dengan susu putih biasa berarti Anda akan mendapatkan asupan tambahan 300 kalori dan 15 gram lemak. Dan jika Anda rutin mengonsumsi kopi berperisa tambahan setidaknya satu cangkir (atau lebih) setiap hari, maka jangan keran jika gelambir lemak di sekitar perut semakin menebal.

Eits, tapi jika Anda berpikir krimer non-dairy adalah alternatif pemanis yang lebih sehat, tahan dulu pemikiran itu. Banyak produk krimer non-dairy yang sebenarnya hanya menukar lemak jenuh dengan lemak trans, ditambah gula dan pemanis buatan. Lemak trans meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke dengan meningkatkan kolesterol LDL.

6. Nasi goreng

Nasi goreng adalah menu sarapan sejuta umat. Tapi meski menjadi favorit, nasi goreng adalah sumber kolesterol tinggi. Sepiring nasi goreng kaya akan kalori dan lemak. Jumlah minyak yang digunakan untuk menggoreng adalah faktor yang berperan besar dalam menentukan kadar lemak akhir. Memasukkan irisan daging berlemak juga meningkatkan kadar lemak, terutama jika daging telah digoreng sebelum dimasukkan dalam nasi.

Sepiring nasi goreng juga dapat dibuat dengan berbagai saus tambahan yang biasanya dibuat dengan minyak. Karena begitu beragamnya metode persiapan, bahan, dan ukuran porsi nasi goreng, kandungan lemaknya dilaporkan dapat bervariasi dari 3 g sampai 40 gram.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Banyak orang mengurangi karbo untuk menurunkan berat badan. Tapi, siapa bilang harus dihindari? Pilih beberapa sumber karbohidrat untuk diet berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020 . 5 menit baca

7 Resep Smoothies untuk Sahur yang Bikin Kenyang Seharian

Bulan puasa kali ini ingin menyiapkan menu sahur yang praktis tapi kaya nutrisi? Silakan contek resep smoothies untuk sahur yang enak dan bergizi berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 06/05/2020 . 5 menit baca

3 Kunci Mengatur Pola Makan Saat Puasa Supaya Berat Badan Naik

Sering makan salah satu kunci untuk menaikkan berat badan sulit dilakukan saat puasa. Jadi, atur kembali pola makan saat puasa dengan cara berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020 . 4 menit baca

Hanya Minum Susu untuk Sarapan, Sehatkah Kebiasaan Ini?

Banyak orang minum susu untuk sarapan karena praktis dan mudah disiapkan. Namun, apakah kebiasaan tersebut benar-benar sehat ?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 11/04/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
penyebab jantung koroner

Kenali Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020 . 9 menit baca
turun berat badan naik setelah diet

3 Penyebab Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020 . 5 menit baca
berat badan naik saat karantina

Berat Badan Naik Jadi Efek Serius Selama Karantina

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . 5 menit baca