Apakah Anda tipe orang yang pemalu untuk soal aktivitas di ranjang? Jika iya, pasti Anda suka menahan desahan saat bercinta dengan berbagai alasan. Tahukah Anda mendesah saat bercinta ternyata memiliki manfaat? Apa saja? Simak ulasannya.

Ternyata mendesah saat bercinta memiliki manfaat

Sebagian wanita malu mengeluarkan desahan saat bercinta karena takut terkesan terlalu agresif di ranjang. Padahal suara, baik itu berupa desahan atau erangan menjadi salah satu hal yang cukup penting agar sesi bercinta jadi lebih menyenangkan dan menggairahkan. Berikut manfaat mendesah saat bercinta menurut ahli kesehatan seksual, Ian Kerner.

1. Sebagai pesan intim untuk pasangan

Suara desahan, erangan atau teriakan ringan bisa menjadi cara untuk Anda dan pasangan berkomunikasi soal seks tanpa harus berkata-kata. Dengan bersuara, berarti secara tidak langsung Anda telah memberitahu pasangan bahwa apa yang dilakukannya sudah sesuai dengan keinginan.

Suara juga memberi sinyal, bagian mana yang Anda inginkan untuk diberi rangsangan lebih, posisi bercinta seperti apa yang memberikan kenikmatan maksimal juga performa seksnya yang Anda sukai.

Menurut Ian Kerner, bersuara saat bercinta, misalnya mengerang, adalah sinyal yang menandakan Anda sedang menikmati ‘permainannya’ dan cara untuk mengatakan bahwa apapun yang dilakukannya saat itu berhasil untuk Anda.

2. Lebih mudah mengatur napas

Membuka mulut dengan bersuara akan membuat Anda lebih mudah mengatur napas. Seperti diketahui, bercinta adalah aktivitas fisik yang cukup intens, hampir setara dengan fitnes atau olahraga. Saat olahraga Anda disarankan mengatur napas agar tidak mudah lelah, begitu pun dalam bercinta. Selain itu mengatur napas juga penting untuk relaksasi dan menciptakan rangsangan seks.

3. Lebih mudah orgasme

Suara desahan yang seksi tak hanya bermanfaat bagi wanita tapi juga pria. Dengan bersuara sensual akan membuat pria lebih mudah mencapai orgasme karena menambah rangsangan.

Hasil penelitian yang dimuat dalam Archives of Sexual Behavior menunjukkan bahwa wanita akan bersuara lebih kencang sebelum dan saat pasangannya orgasme. Belum dipastikan penyebabnya, namun peneliti berspekulasi bahwa secara insting naluriah, wanita melakukannya untuk membantu pasangannya lebih mudah orgasme.

4. Lebih rileks

Menurut Ian Kerner, beberapa orang sangat ‘pendiam’ dan menahan keinginan mereka untuk bersuara saat bercinta. Tapi dengan mendesah, bersuara atau melakukan obrolan nakal bisa membuat Anda lebih relaks dan mengeluarkan stres.

Dengan bersuara, berarti menunjukkan pada pasangan bahwa momen bercinta saat itu membuat Anda nyaman dan Anda menikmati momen kebersamaan bersamanya. Anda juga akan terlihat percaya diri dan itu membuat pasangan semakin bergairah dalam momen sensual tersebut.

Desahan sebenarnya adalah respon spontan dari tubuh saat Anda merasakan sensasi kenikmatan atau bahkan rasa sakit saat berhubungan intim. Dengan tetap mengeluarkan desahan atau erangan ini, komunikasi saat berhubungan intim bisa tetap terjaga.

Pasangan menjadi lebih tahu posisi atau gaya mana yang membuat Anda merasa nyaman dan menikmati hubungan intim atau justru sebaliknya. Anda pun bisa mengeksplorasi berbagai posisi seks dan gaya yang membuat hubungan intim menjadi lebih nikmat.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca